Kekayaan Riza Tambah Rp 2,5 Miliar saat Jabat Wagub DKI Dianggap Wajar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat melakukan uji coba terbatas aplikasi integrasi JakLingko di Jakarta, Selasa (31/8/2021). (ANTARA/HO-JakLingko)

MerahPutih.com - Melejitnya harta kekayaan Ahmad Riza Patria sebesar Rp 2,4 miliar saat menjadi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta selama satu tahun dianggap wajar.

Menurut Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz, harta kekayaan pejabat negara bukan saja berasal dari gaji atau tunjangan saat ini menjabat. Tapi, bisa dari penghasilan mana saja.

"Kekayaan itu kan ada aset bergerak dan tetap, mungkin hal itu terjadi karena ada kenaikan harga aset berupa tanah atau bangunan yang beliau miliki," ucap Azis di Jakarta, Senin (13/9).

Baca Juga:

DPRD Sebut BST DKI Tak Dilanjutkan Lagi, Wagub: Tunggu Keputusan Pusat

Politikus asal PKS ini menganggap, sah-sah saja harta kekayaan Wagub Riza bertambah signifikan, asalkan pendapatan penghasilan tersebut bukan dari cara yang ilegal.

"Tidak masalah selama diperoleh dengan cara yang benar," pungkasnya.

Berdasarkan catatan KPK, harta kekayaan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meningkat Rp 2,5 miliar setelah menjabat sebagai orang nomor dua di ibu kota.

Pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2019, harta Riza hanya tercatat Rp 19,05 miliar. Saat itu, Riza masih menjadi anggota DPR.

Ahmad Patria Riza saat menghadiri Rakerda Partai Gerindra di Jakarta, Minggu (26/1/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Wagub DKI Jakarta Ahmad Patria Riza. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Namun pada LHKPN tahun 2020, Riza tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp 21,5 miliar. Dengan demikian, kekayaan Riza meningkat Rp 2,5 miliar sejak menjadi Wakil Gubernur DKI.

Harta Riza terdiri dari harta tidak bergerak dan bergerak. Untuk harta tidak bergerak, ia memiliki tanah dan bangunan senilai Rp 18,66 miliar. Aset-aset tersebut di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Bekasi.

Sementara itu, tanahnya ada di Jakarta Selatan, Tangerang, dan Cianjur.

Sementara untuk harta bergerak, Riza tercatat memiliki tiga mobil senilai Rp 755 juta. Tiga mobil tersebut yakni Toyota Vellfire keluaran 2011, Honda Freed keluaran 2015, dan Toyota Innova keluaran 2018.

Baca Juga:

Diminta Pecat Anggota Dishub Peras Sopir Bus, Wagub: Tidak Bisa Sembarangan

Politikus Partai Gerindra ini juga tercatat mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp 506,15 juta. Dia tidak tercatat memiliki surat berharga.

Ia juga melaporkan mempunyai kas dan setara kas senilai Rp 416,72 juta. Dia juga tercatat mempunyai harta lainnya senilai Rp 1,3 miliar. (Asp)

Baca Juga:

Kekayaan Riza Patria Meroket Rp 2,5 Miliar Setelah Jadi Wagub DKI

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Begini Respons Bupati Alor atas Pencabutan Dukungan PDIP
Indonesia
Begini Respons Bupati Alor atas Pencabutan Dukungan PDIP

Amon Djobo menyatakan bahwa pencabutan dukungan PDI Perjuangan terhadap dirinya merupakan hak dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Upacara Penutupan PON XX Papua Tak Bisa Diikuti Sembarang Orang
Indonesia
Upacara Penutupan PON XX Papua Tak Bisa Diikuti Sembarang Orang

Bahkan penutupan PON Papua juga tetap diramaikan pesta kembang api

Polisi Kantongi Akun-Akun yang Diduga Ajak Jakmania Turun ke Jalan
Indonesia
Polisi Kantongi Akun-Akun yang Diduga Ajak Jakmania Turun ke Jalan

Polisi juga mengagendakan pemeriksaan Ketua Umum The Jakmania

PSI Kritik Mantan Napi Koruptor Jadi Komisaris BUMN
Indonesia
PSI Kritik Mantan Napi Koruptor Jadi Komisaris BUMN

PSI menilai penunjukan mantan koruptor sebagai komisaris BUMN merupakan salah satu praktik impunitas terhadap kejahatan korupsi dan pelakunya.

Penyidik Stepanus Pattuju Terima Gratifikasi Rp 10 Miliar Lebih Selama Kerja di KPK
Indonesia
Penyidik Stepanus Pattuju Terima Gratifikasi Rp 10 Miliar Lebih Selama Kerja di KPK

Dalam perkara Lampung Tengah yang terkait saudara Aliza Gunado, terperiksa menerima uang dari Azis Syamsuddin lebih kurang sejumlah Rp 3.150.000.000

Pakai Skema G to G, Sindikat Vaksin Palsu Tidak Bakal Beroperasi di Indonesia
Indonesia
Pakai Skema G to G, Sindikat Vaksin Palsu Tidak Bakal Beroperasi di Indonesia

Pemerintah terus memantau masalah pemalsuan vaksin. Pemerintah juga mengedukasi dan terus melakukan koordinasi dengan perusahaan yang melakukan pengadaan vaksin lain dalam skema gotong royong.

Polisi Segera Periksa RS UMMI Tempat Rizieq Dirawat
Indonesia
Polisi Segera Periksa RS UMMI Tempat Rizieq Dirawat

Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor dinilai tengah melakukan fungsi mendeteksi pasien yang diduga kontak erat COVID-19.

Pembatasan Mobilitas Sampai Jam Malam Disiapkan Polisi Dukung PPKM Darurat
Indonesia
Pembatasan Mobilitas Sampai Jam Malam Disiapkan Polisi Dukung PPKM Darurat

Upaya lain yang turut dilakukan Polri yakni dengan mengerahkan seluruh personel jajarannya baik di tingkat Polda, Polres, ataupun Polsek untuk mendukung PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Pejabat Kemensos Ungkap Juliari Arahkan Pungut Fee Bansos Hingga Rp30 Miliar
Indonesia
Pejabat Kemensos Ungkap Juliari Arahkan Pungut Fee Bansos Hingga Rp30 Miliar

"Target Juliari Batubara saat itu, adalah, saya (Adi Wahyono) dan Joko bisa memungut fee sebesar kurang lebih Rp 30 miliar pada tahap 1, 3, dan 6. Saya sampaikan bahwa pemintaan itu sedang diproses oleh Matheus Joko Santoso," kata tim kuasa hukum Harry membacakan BAP Adi Wahyono

363 Tenaga Medis Gugur Akibat COVID-19
Indonesia
363 Tenaga Medis Gugur Akibat COVID-19

Bagi setiap orang untuk memeriksakan kesehatannya apabila terdapat gejala