Kejati Sumatera Selatan Panggil Jimly Asshiddiqie, Kasus Apa? Jimly Asshiddiqie. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshidiqie dijadwalkan dipanggil Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan pada Senin (12/4) dalam perkara dugaan korupsi Masjid Sriwijaya yang telah memunculkan empat tersangka.

Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Khaidirman menuturkan, Jimly diperiksa sebagai saksi karena kapasitas-nya selaku Ketua Pembina Yayasan Masjid Sriwijaya.

Baca Juga

Insiator KAMI Diperlakukan bak Teroris, Jimly: Penjara Bukan untuk yang Beda Pendapat

"Saksi (Jimly) akan diperiksa di Kejaksaan Agung," ujar Khaidirman di Palembang, Jumat (9/4).

Sementara pada perkara korupsi Masjid Sriwijaya itu pihaknya telah melakukan pemanggilan puluhan tokoh dan pejabat yang terlibat dalam kepanitiaan dan yayasan Masjid Sriwijaya.

"Termasuk mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang telah dua kali dipanggil, namun belum menghadiri pemeriksaan, pihaknya juga menggandakan kembali pemanggilan Alex pada pekan depan. Pemeriksaan Alex tetap di Kejati Sumsel," ucapnya dikutip Antara.

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie. ANTARA/Mulyana
Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie. ANTARA/Mulyana

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan sendiri telah menahan empat tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya yang diduga merugikan negara hingga Rp130 miliar.

Keempatnya masing-masing mantan Ketua Pembangunan Masjid Sriwijaya Edi Hermanto, KSO PT Brantas Abipraya Ir. Dwi Kriyana, Ketua Divisi Pelaksanaan Lelang Syarifudin dan kuasa KSO Adipraya-PT Yodyakarya Yudi Wahyoni.

Masjid Sriiwjaya yang digadang-gadang menjadi masjid terbesar tersebut mulai dibangun pada 2009 dan telah menyerap dana hibah yang bersumber dari APBD Sumsel total Rp130 miliar pada 2015-2017.

Masjid yang dibangun di atas lahan Pemprov Sumsel seluas sembilan hektare itu membutuhkan dana hingga Rp668 miliar, namun pembangunannya baru menyelesaikan pondasi dasar dan kini mangkrak. (*)

Baca Juga

Jimly Asshiddiqie: DKPP Pelopor Peradilan Kode Etik di Dunia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Masyarakat Disarankan Hentikan Aktivitas Tak Perlu, Epidemiolog: Bulan Depan Idul Adha
Indonesia
Masyarakat Disarankan Hentikan Aktivitas Tak Perlu, Epidemiolog: Bulan Depan Idul Adha

Sementara itu, untuk wilayah Bali, tidak terjadi lonjakan

Skandal Djoko Tjandra, MAKI Serahkan Bukti Istilah "Bapak" dan "King Maker" ke KPK
Indonesia
Skandal Djoko Tjandra, MAKI Serahkan Bukti Istilah "Bapak" dan "King Maker" ke KPK

Boyamin Saiman menyerahkan bukti yang diduga hasil percakapan jaksa Pinangki Sirna Malasari (PSM) dengan sejumlah pihak terkait skandal Djoko Tjandra.

BMKG Prediksi Yogyakarta Masuk Musim Hujan Akhir Oktober
Indonesia
BMKG Prediksi Yogyakarta Masuk Musim Hujan Akhir Oktober

"Yogyakarta mulai turun hujan pertengahan Oktober sampai awal November 2020. "jelas Reni

Dalih Pimpinan KPK Tak Bisa Selamatkan Pegawai Tak Lolos TWK
Indonesia
Dalih Pimpinan KPK Tak Bisa Selamatkan Pegawai Tak Lolos TWK

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengklaim kelima pimpinan sudah berusaha memperjuangkan nasib para pegawai yang tak lolos asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK).

Menkes Tegaskan Orang yang Sudah Divaksin Tak Kebal 100 Persen Kayak Superman
Indonesia
Menkes Tegaskan Orang yang Sudah Divaksin Tak Kebal 100 Persen Kayak Superman

Budi meminta masyarakat yang sudah divaksinasi tetap menjalankan protokol kesehatan

Perpanjangan PSBB di Jakarta Perlu Pengetatan Berbasis Lokal
Indonesia
Perpanjangan PSBB di Jakarta Perlu Pengetatan Berbasis Lokal

Secara khusus Yani meminta, agar penerapan PSBB ini menekankan pada pengetatan berbasis lokal pemukiman.

KPK Segera Buat Kontra Memori PK Lawan Bekas Kakorlantas Djoko Susilo
Indonesia
KPK Segera Buat Kontra Memori PK Lawan Bekas Kakorlantas Djoko Susilo

"KPK tentu siap menghadapi Permohonan PK yang diajukan oleh pihak terpidana tersebut," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (1/2).

Oknum Sipir Selundupkan Handphone Jadi Tersangka, Ngaku Tergiur Uang Rp750 Ribu
Indonesia
Oknum Sipir Selundupkan Handphone Jadi Tersangka, Ngaku Tergiur Uang Rp750 Ribu

Pengakuan pelaku nekat menyelundupkan handphone karena tergiur imbalan uang Rp750.000.

Dewas KPK tak Tahu Ada Usulan Pembelian Mobil Dinas
Indonesia
Dewas KPK tak Tahu Ada Usulan Pembelian Mobil Dinas

"Dewas sama sekali tidak tahu adanya usulan pembelian mobil dinas untuk pimpinan dan dewas tahun anggaran 2021," kata Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris

Gatot Brajamusti Tutup Usia
Indonesia
Gatot Brajamusti Tutup Usia

Mantan Ketua Persatuan Artis Film (PARFI) Gatot Brajamusti tutup usai.