Kejati DKI Terima Pelimpahan Ratusan Perusuh 21-22 Mei Massa aksi depan Gedung Bawaslu bertahan hingga subuh di Jalan Wahid Hasyim. (MP/Rizki Fitrianto)

Merahputih.com - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menerima pelimpahan ratusan tersangka dan barang bukti kasus kerusuhan 21-22 Mei 2019 dari Polda Metro Jaya.

Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta Nirwan Nawawi, mengatakan, kasus tersebut telah masuk tahap II atau menunggu persidangan.

"Tengah dilakukan pemeriksaan tersangka dan barang bukti (tahap II) untuk wilayah hukum Jakarta Pusat dan wilayah hukum Jakarta Barat," ucap Nirwan kepada wartawan, Sabtu (20/7).

Baca Juga: Amnesty Internasional Penasaran Motif Kekerasan Aparat di Kerusuhan 22 Mei

Kejaksaan menerima 218 orang untuk kasus di wilayah hukum Jakarta Pusat. Mereka terdiri dari 207 orang dewasa, dan 11 orang anak-anak. Tersangka dewasa yang ditahan 207 orang. Tersangka anak sebanyak 11 orang dititipkan pada Dinas Sosial Handayani.

Mereka disangkakan melakukan tindak perusakan secara beramai-ramai setelah aksi di depan Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (22/5), sekitar pukul 23.00 WIB.

Massa aksi depan Gedung Bawaslu bertahan hingga subuh di Jalan Wahid Hasyim. (MP/Rizki Fitrianto)

"Para tersangka bersama-sama melakukan perbuatan melakukan kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum atau dengan kekerasan dan ancaman kekerasan memaksa seorang, pejabat untuk melakukan perbuatan jabatan, atau tidak melakukan perbuatan jabatan, atau dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang pada waktu rakyat berkerumun," ucap Nirwan.

Karena hal tadi, para tersangka disangkakan melawan hukum. Khususnya tentang perusakan barang secara beramai-ramai. "Bahwa perkara kerusuhan di wilayah hukum Jakarta Pusat atas nama tersangka Hari Lesmana, dan kawan-kawan, pada yang dilanggar kesatu pasal 170 ayat (1) KUHP, atau kedua pasal 212 KUHP, atau ketiga pasal 214 KUHP jo pasal 212 KUHP, atau keempat pasal 160 KUHP," ujar Nirwan.

Baca Juga: Amnesty International Minta Polri Usut Tuntas Pelanggaran HAM di Kerusuhan Mei 2019

Sementara itu, untuk wilayah hukum Jakarta Barat, Kejari Jakarta Barat menerima 13 tersangka berikut barang bukti dari 3 berkas perkasa. Mereka bertanggung jawab atas kerusuhan di depan kantor Bawaslu pada 21 Mei 2019 malam, yang berakhir dengan pembakaran mobil di kawasan Asrama Brimob pada 22 Mei 2019 pagi.

"Bahwa perkara kerusuhan di wilayah Jakarta Barat atas nama tersangka Doni Gustian, dan kawan-kawan, diduga melanggar kesatu Pasal 214 jo 212 KUHP dan atau kedua Pasal 170 ayat (1) KUHP dan atau ketiga Pasal 218 KUHP," ucap Nirwan. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH