Kejati DKI Minta Polda Metro Tangkap Buronan Mafia Tanah Benny Tabalujan Ilustrasi sengketa lahan (Foto: Istimewa)

MerahPutih.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta meminta penyidik Satgas Mafia Tanah Polda Metro Jaya menangkap buronan kasus mafia tanah, Benny Tabalujan.

“Penyidik harus mencari DPO dimana, padahal dua orang sudah diproses. Pasti kita serius menangani semua perkara. Itu (Benny Tabalujan) bukan buronan Kejaksaan, tapi buronan polisi,” ucap Kasie Penkum Kejati DKI, Ashari Syam dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (2/5).

Baca Juga

Berkas Kasus Mafia Tanah yang Tipu Eks Menlu Dilimpahkan ke Jaksa

Ashari mengatakan dua mafia tanah komplotan Benny Tabalujan lainnya, yakni mantan juru ukur BPN Jakarta Timur Paryoto dan pimpinan PT Salve Veritate Achmad Djufri sudah diproses hukum hingga persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Paryoto juga dinyatakan bersalah oleh hakim Mahkamah Agung (MA).

Terkait putusan kasasi Mahkamah Agung yang menghukum bersalah Paryoto, Kejaksaan segera melakukan eksekusi setelah menerima salinan putusan tersebut. “Kalau sudah ada putusan Mahkamah Agung, ya tinggal dieksekusi,” tegasnya

  Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sejumlah orang dalam kasus mafia tanah. (Foto: MP/Kanugrahan)
Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sejumlah orang dalam kasus mafia tanah. (Foto: MP/Kanugrahan)

Sedangkan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Ahmad Fuady mengaku belum mengetahui perkembangan terhadap tersangka Benny Tabalujan. Dia hanya menerima pelimpahan berkas perkara pemalsuan sertifikat ini dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengingat kasusnya ditangani Polda Metro Jaya.

“Itu (Benny Tabalujan) belum tahu kita. Itu urusan penyidik. Kan kita (Kejari Jakarta Timur) hanya menerima limpahan dari Kejati DKI. Paryoto (terdakwa mantan juru ukur BPN) juga dari Kejati. Kita enggak tahu bagaimana perkembangannya. Kita nunggu dari Kejati aja,” jelas Ahmad Fuady.

Baca Juga

Polisi Bongkar Jaringan Mafia Tanah Intimidasi Warga di Jakarta Pusat

Satgas Mafia Tanah Bareskrim Polri akan menjadikan kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah di Cakung oleh PT. Salve Veritate sebagai prioritas dalam program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim, Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan hasil verifikasi secara keseluruhan antara Kementerian Agraria dan Tata Ruan/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), telah diterapkan target kasus mafia tanah tahun 2021 sebanyak 89 kasus.

Dari 89 kasus tersebut, kata Andi, ada 37 kasus yang menjadi target program 100 hari Kapolri dan 52 kasus menjadi target non program 100 hari Kapolri. Menurut dia, kasus Benny Tabalujan menjadi salah satu yang masuk prioritas.

“Termasuk target (kasus Benny Tabalujan),” ucap Brigjen Andi Rian Djajadi.

Menurut dia, Satgas Mafia Tanah Bareskrim akan membantu Subdit Harda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam menuntaskan kasus Benny Tabalujan, tersangka pemalsuan surat. Saat ini, Benny Tabalujan disinyalir berada di luar negeri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus bersama Sub Direktorat Harta dan Benda (Subdit Harda) di Ditreskrimum Polda Metro Jaya menghadirkan delapan orang mafia tanah yang menggadaikan sertifikat tanah dengan nilai Rp6 miliar, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/12/2020). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat/aa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus bersama Sub Direktorat Harta dan Benda (Subdit Harda) di Ditreskrimum Polda Metro Jaya menghadirkan delapan orang mafia tanah yang menggadaikan sertifikat tanah dengan nilai Rp6 miliar, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/12/2020). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat/aa.

Namun, Bareskrim akan menangani dengan pola penanganan tersendiri. Hanya saja, Andi tidak menjelaskan secara detail mengenai hal tersebut. “Perspektif yang berbeda dari Bareskrim,” katanya

Polda Metro Jaya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan akta autentik tanah, yaitu Benny Simon Tabalajun selaku pimpinan PT Salve Veritate dan rekannya, Achamd Djufri. Kasus itu bermula dari laporan polisi yang diterima pada 2018 lalu. Laporan itu terdaftar dengan nomor laporan LP/5471/X/2018/PMJ/Ditreskrim, tanggal 10 Oktober 2018. (Asp)

Baca Juga

Polisi Bongkar Mafia Tanah yang Kuasai Tanah di Alam Sutera

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Pastikan Usut Keterlibatan Bos Bank Panin Mu'min Ali dalam Kasus Suap Pajak
Indonesia
KPK Pastikan Usut Keterlibatan Bos Bank Panin Mu'min Ali dalam Kasus Suap Pajak

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan pihaknya akan mendalami dugaan keterlibatan pemilik PT. Bank Pan Indonesia (Bank Panin) Mu'min Ali Gunawan dalam kasus dugaan suap pengurusan nilai pajak.

Kepala Rutan Bareskrim Diperiksa Dalam Perkara Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece
Indonesia
Kepala Rutan Bareskrim Diperiksa Dalam Perkara Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Sebanyak tujuh anggota polisi yang bertugas di rutan diperiksa Propam Polri di kasus ini, termasuk Kepala Rutan Bareskrim.

Kasus Penembakan Exit Tol Bintaro, Polisi Dapatkan Rekaman CCTV di Lokasi
Indonesia
Kasus Penembakan Exit Tol Bintaro, Polisi Dapatkan Rekaman CCTV di Lokasi

Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan telah memiliki rekaman CCTV di lokasi penembakan terhadap dua orang korban tersebut.

Pemerintah Tangani PMK Seperti Penanganan COVID-19
Indonesia
Pemerintah Tangani PMK Seperti Penanganan COVID-19

Pemerintah melakukan sejumlah penanganan agar penyakit mulut dan kuku tidak masif kembali.

733 Kendaraan Ditilang karena Langgar Ganjil Genap
Indonesia
733 Kendaraan Ditilang karena Langgar Ganjil Genap

"Terdapat 733 kendaraan yang kami tilang," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (29/10).

Wisatawan Diimbau Tidak Berenang di Pantai Selatan
Indonesia
Wisatawan Diimbau Tidak Berenang di Pantai Selatan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Provinsi Banten mengimbau wisatawan yang mengisi liburan akhir pekan tidak berenang di pantai selatan guna menghindari kecelakaan laut.

KPK Pastikan Usut Orang Dalam Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Pastikan Usut Orang Dalam Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mengusut delapan orang dalam mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin

Muhammad Kece Bonyok Dihajar Jenderal Polisi, Polri Didorong Tanggung Jawab
Indonesia
Muhammad Kece Bonyok Dihajar Jenderal Polisi, Polri Didorong Tanggung Jawab

Kompolnas juga berharap sistem pengamanan di sel atau rutan Bareskrim Polri ini diperketat

Hindari Penumpukan di Stasiun, KAI Commuter Ajak Pemudik Balik Lebih Awal
Indonesia
Hindari Penumpukan di Stasiun, KAI Commuter Ajak Pemudik Balik Lebih Awal

Pemerintah memprediksi arus balik Lebaran 2022 mulai hari ini, Jumat (6/5) hingga Minggu (8/5) mendatang. Sejumlah antisipasi dilakukan guna menghindari kepadatan puncak arus balik.