Kejari Jayawijaya Minta Jokowi-Ma'ruf Telusuri Pejabat 'ABS' Presiden Joko Widodo - Wapres Ma'ruf Amin. ANTARA FOTO/Setpres-Lukas/foc.

Merahputih.com - Masyarakat mengharapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin menelusuri pejabat yang suka menyampaikan laporan tidak sesuai kenyataan di lapangan atau menyajikan laporan berdasarkan 'Asal Bapak Senang' (ABS).

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya Andre Abraham mengatakan di masa kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang sudah memasuki dua tahun ini, perlu pengawasan ketat lagi terhadap pemerintahan di level bawah.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Serahkan Nama Calon Panglima TNI ke DPR Awal November

"Karena masih banyak yang asal bapak senang (ABS). Laporannya ke atas (Presiden) sangat bagus-bagus, ternyata di lapangan ada masalah," Andre dikutip Antara, Kamis (21/10).

Contoh terbaru adalah pada Piala Thomas yang ternyata tidak dikibarkan bendera Merah Putih. "Ternyata di Menpora ada masalah yang kita tidak tahu kalau tidak terkuak saat pengibaran benderan juara Thomas Cup," tandas dia.

Presiden Joko Widodo tiba di Sorong, Papua Barat. (Foto: Antara)
Presiden Joko Widodo tiba di Sorong, Papua Barat. (Foto: Antara)

Menurut dia, Presiden Jokowi merupakan pemimpin berkarakter yang langsung mencarikan solusi terhadap masalah, sehingga pejabat tingkat bawah perlu terbuka kepada Presiden.

"Di level menteri ke bawah itu ada yang disembunyikan mengenai kekurangan-kekurangan, jadi itu mungkin mesti disisir sama Jokowi, siapa-siapa saja yang tidak terus terang. Beliaunya kan orangnya langsung kerjakan kalau ada masalah. Langsung cari solusinya," kata Andre.

Baca Juga:

Isu Pelanggaran HAM dan Kebebasan Demokrasi Masih Jadi Masalah di Rezim Jokowi-Ma'ruf

Ia berpendapat tipikal orang yang menyembunyikan masalah, lebih mementingkan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan rakyat, padahal Presiden Jokowi menghendaki pelayanan kepada masyarakat.

"Kadang-kadang demi jabatan orang menyembunyikan masalah supaya kelihatan baik-baik saja. Itu yang mungkin Pak Jokowi harus hati-hati di situ," katanya pula. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Saat Pilkada Serentak, Warga Positif Corona Bertambah 6 Ribu
Indonesia
Saat Pilkada Serentak, Warga Positif Corona Bertambah 6 Ribu

Kasus konfirmasi positif COVID-19 hari ini, Rabu (9/12), bertambah sebanyak 6.058.

Warga Diajak Jadi Wali Asuh Ribuan Anak Kehilangan Orang Tua karena COVID-19
Indonesia
Warga Diajak Jadi Wali Asuh Ribuan Anak Kehilangan Orang Tua karena COVID-19

Anak yang kehilangan orang tua karena COVID-19 memiliki beberapa masalah psikologis seperti depresi dan emosi yang tidak stabil.

Pimpinan DPR Tantang Komjen Listyo Realisasikan Janji Jika Disahkan Jadi Kapolri
Indonesia
Pimpinan DPR Tantang Komjen Listyo Realisasikan Janji Jika Disahkan Jadi Kapolri

"Saya apresiasi Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang ingin melayani masyarakat dengan cepat, Seperti memesan makanan cepat saji. Tentunya hal ini harus dapat direalisasikan dalam program 100 hari kinerjanya sebagai prestasi ke depannya, usai dirinya menjabat sebagai Kapolri," pungkasnya.

Olimpiade Tokyo: Praveen Jordan/Melati Daeva Kandas dari Pasangan Tuan Rumah
Olahraga
Digitalisasi Bikin Kinerja Bank Jabar dan Banten Moncer
Indonesia
Digitalisasi Bikin Kinerja Bank Jabar dan Banten Moncer

Tahun ini bank bjb meluncurkan beberapa layanan digital baru yang tumbuh dengan cepat, yakni penyaluran kredit secara online untuk UMKM hingga Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

KPK Dalami Intervensi Bupati soal Usul Kuota Rokok dan Miras di BP Bintan
Indonesia
KPK Dalami Intervensi Bupati soal Usul Kuota Rokok dan Miras di BP Bintan

KPK mendalami dugaan adanya intervensi khusus dari Bupati nonaktif Bintan Apri Sujadi soal pengusulan kuota rokok da

Pangdam Jaya Sebut RSD Wisma Atlet Siap Tampung Pemudik Positif COVID-19
Indonesia
Pangdam Jaya Sebut RSD Wisma Atlet Siap Tampung Pemudik Positif COVID-19

Pangdam Jaya Mayjen (TNI) Dudung Abdurachman bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meninjau Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Vaksinasi COVID-19 dan Suntik KB Warnai Peringatan Harganas 2021 di Bandung
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 dan Suntik KB Warnai Peringatan Harganas 2021 di Bandung

Vaksinasi COVID-19 dan penyuntikan KB akan mewarnai peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Bandung. Untuk vaksinasi, pelaksanaannya akan dihelat di Sport Jabar Arcamanik, Bandung, Kamis (24/6)

Permendikbudristek 30/2021 Dinilai Bikin Hak Berpikir Mahasiswa dan Mahasiswi Sama
Indonesia
Permendikbudristek 30/2021 Dinilai Bikin Hak Berpikir Mahasiswa dan Mahasiswi Sama

Ia mengapresiasi pendefinisian kekerasan seksual di dalam Pasal 1 ayat (1) Permendikbudristek PPKS

Polisi Ringkus Pelaku Penikaman Pendeta di Wamena
Indonesia
Polisi Ringkus Pelaku Penikaman Pendeta di Wamena

Anggota Polres Jayawijaya mengamankan terduga pelaku penikaman terhadap Pdt Tomas Tabuni (51 th) yang terjadi Minggu (31/1) di Wamena.