Kejari Jaksel Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kredit BNI Syariah Pengelola Pembiayaan PT BNI Syariah berinisial RF sebagai tersangka dugaan korupsi pembiayaan kredit macet PT BNI Syariah senilai Rp 27,89 miliar di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/11). AN

MerahPutih.com - Penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) menetapkan dua tersangka berinisial RF dan RL terkait dugaan tindak pidana korupsi kredit modal kerja PT Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah senilai Rp 27,89 miliar.

Kasie Intel Kejari Jakarta Selatan, Odit Megonondo menjelaskan, kedua tersangkan diduga terlibat korupsi pemberian dan penggunaan pembiayaan musyarakah (kredit modal kerja) oleh PT Capitalinc Finance bersama "end user" dari PT BNI Syariah.

Baca Juga

KPK Pastikan Bakal Panggil PT Jakpro Terkait Dugaan Korupsi Formula E

Odit menuturkan, tim penyidik Kejari Jakarta Selatan telah menyatakan pembiayaan tersebut tidak dapat dikembalikan (kolektibilitas lima), sehingga merugikan keuangan negara dengan "outstanding" sebesar Rp27.899.712.513 terhitung sejak Desember 2016.

"Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah memperoleh alat bukti yang cukup," kata Odit dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (12/11).

Alat bukti tersebut lanjut Odit, yakni keterangan dari 28 orang dan surat berupa data dan dokumen terkait proses pembiayaan yang telah mendapatkan Penetapan Penyitaan dari Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Odit mengatakan, RF adalah pengelola pembiayaan PT BNI Syariah, sedangkan RL sebagai Direktur PT Capitalinc Finance.

Kronologis aksi tindak pidana sekitar 2012 hingga 2013, tersangka RL memproses pemberian pembiayaan yang tidak sesuai ketentuan dan tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Pengelola Pembiayaan, sehingga pada saat terjadi kolektibilitas lima pada 2016, telah mengakibatkan kerugian keuangan negara senilai Rp 27,89 miliar.

Sementara itu, tersangka RF sejak 2012-2014 telah mengajukan pembiayaan yang tidak sesuai ketentuan, tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga mengakibatkan kerugian Rp 27,89 miliar.

Direktur PT Capitalinc Finance berinisial RL sebagai tersangka dugaan korupsi pembiayaan kredit macet PT BNI Syariah senilai Rp27,89 miliar di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/11/2021). (ANTARA/HO-Kejari Jakarta Selatan)
Direktur PT Capitalinc Finance berinisial RL sebagai tersangka dugaan korupsi pembiayaan kredit macet PT BNI Syariah senilai Rp27,89 miliar di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/11/2021). (ANTARA/HO-Kejari Jakarta Selatan)

Odit menuturkan, penetapan kedua tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Nomor: Prin-266/M.1.14/Fd.2/08/2021 tertanggal 18 Agustus 2021 juncto Surat Penyidikan Nomor: Prin-01/M.1.14/Fd.2/11/2021 tertanggal 11 Agustus 2021.

Penyidik juga menahan kedua tersangka sesuai Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Nomor: Prin-01/M.1.14/Fd.1/09/2021 tertanggal 18 Agustus 2021 atas nama RF juncto Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Nomor: Prin-02/M.1.14/Fd.1/09/2021 tertanggal 18 Agustus 2021 atas nama RL.

Kedua tersangka dijerat pasal Primair, yakni Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Serta Subsidair Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Tersangka RF dilakukan penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan tersangka RL dilakukan penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari pada 11-30 November 2021.

Odit menambahkan, proses hukum mulai dari pemeriksaan saksi, penetapan, hingga penahanan tersangka dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. (*)

Baca Juga

Korupsi Cukai, KPK Periksa Eks Walkot Tanjungpinang dan Eks Gubernur Riau

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Simulasi Capres: Prabowo-Puan Lebih Unggul Dibandingkan Anies-AHY
Indonesia
Simulasi Capres: Prabowo-Puan Lebih Unggul Dibandingkan Anies-AHY

Dalam presentasinya, Saiful menunjukkan bahwa jika yang bertarung hanya dua pasangan, di mana Prabowo Subianto-Puan Maharani melawan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono, Prabowo-Puan mendapatkan 41 persen, Anies-AHY 37,9 persen. Ada 21 persen yang belum menentukan pilihan.

Disdik DKI Bantah Ada Sekolah Negeri Paksa Siswinya Pakai Hijab
Indonesia
Disdik DKI Bantah Ada Sekolah Negeri Paksa Siswinya Pakai Hijab

Dugaan keharusan mengenakan hijab bagi siswi di salah satu sekolah negeri di Jakarta tengah menjadi sorotan.

Harta Sandiaga Uno Meroket Rp 6,802 Triliun
Indonesia
Harta Sandiaga Uno Meroket Rp 6,802 Triliun

Berdasarkan data dari elhkpn.kpk.go.id yang dilihat Merahputih.com pada Selasa (19/4), Sandiaga memiliki harta Rp 10,617 triliun.

BNPT Minta Hindari Politisasi Agama saat Pemilu 2024
Indonesia
BNPT Minta Hindari Politisasi Agama saat Pemilu 2024

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar mengingatkan agar masyarakat tetap mengacu pada politik kebangsaan yang berdasar pada konstitusi negara jelang Pemilu 2024.

Jokowi Ungkap Isi Pembicaraan via Telepon dengan Presiden Ukraina
Indonesia
Jokowi Ungkap Isi Pembicaraan via Telepon dengan Presiden Ukraina

"Berbicara dengan Presiden Ukraina Zelensy terkait dengan situasi di Ukraina dan inisiatif kesepakatan biji-bijian laut Hitam," tulis Jokowi

 Pemkab Sleman Buat Tanggul di Lereng Merapi Antisipasi Kesulitan Air Bersih
Indonesia
Pemkab Sleman Buat Tanggul di Lereng Merapi Antisipasi Kesulitan Air Bersih

Pemkab terus mempercepat perbaikan jaringan pipa air bersih di sekitaran Kali Boyong dan Kali Kuning Gunung Merapi.

Elektabilitas Prabowo Stagnan, Ganjar dan Anies Melejit
Indonesia
Elektabilitas Prabowo Stagnan, Ganjar dan Anies Melejit

"Elektabilitas Prabowo stagnan, sedangkan Ganjar dan Anies bergerak melejit," kata dia.

Lagu Bengawan Solo Jadi Penutup Gala Dinner Delegasi G20 di Puro Mangkunegaran
Indonesia
Lagu Bengawan Solo Jadi Penutup Gala Dinner Delegasi G20 di Puro Mangkunegaran

Gala dinner ditutup dengan lagu "Bengawan Solo" yang dinyanyikan Sandhy Sondoro.

Kepanitian Terbentuk, MotoGP Siap Digelar di Indonesia
Indonesia
Kepanitian Terbentuk, MotoGP Siap Digelar di Indonesia

Pekan ini, menjadi pembuktian dengan penyelenggaraan test resmi pramusim yang akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 11 sampai 13 Februari 2022.

Jokowi Masih Lakukan Kalkulasi Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
Indonesia
Jokowi Masih Lakukan Kalkulasi Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani berharap pemerintah bisa menghitung dampak rencana kenaikan harga BBM jika nantinya akan dilakukan.