Kejaksaan Meksiko Selidiki Pembunuhan Wartawan Honduras Ilustrasi. (Foto: Antara)

Kejaksaan Agung negara bagian Veracruz, Meksiko, pada Senin (Selasa WIB) mengatakan membuka penyelidikan penembakan hingga tewas pewarta foto Honduras, yang meninggalkan negaranya karena khawatir terhadap ancaman keselamatannya.

Jasad Edwin Rivera Paz ditemukan di Kota Acayucan pada Minggu, dengan sejumlah luka tembak. Ia kemudian dikenali oleh seorang anggota keluarganya. Demikian Kantor Kejaksaan Agung dalam sebuah pernyataan.

Rivera Paz adalah juru kamera acara televisi Honduras "Los Verduleros". Ia melarikan diri dari Honduras setelah kelompok bersenjata menembak dan membunuh Igor Padilla, sutradara dan produser acara tersebut, di Kota San Pedro Sula pada pertengahan Januari.

"Rivera Paz melarikan diri ke Meksiko setelah kematian Padilla. Ia khawatir bahwa ia mungkin juga akan terbunuh," kata wartawan Honduras yang meminta tidak disebutkan jati dirinya.

"Kami sedang mencari informasi lebih lanjut tentang kejahatan ini di Meksiko, untuk mengetahui apakah peristiwa ini terkait dengan pembunuhan Igor Padilla dan untuk melihat apakah terdapat keterlibatan kelompok kejahatan dari Honduras dalam kasus tersebut," kata Julian Hernandez, juru bicara kepolisian Honduras.

Jika dibandingkan dengan negara bagian lain di Meksiko, pembunuhan terhadap wartawan lebih banyak terjadi di Veracruz. Pada saat ini, negara bagian tersebut menjadi wilayah paling mematikan bagi awak media di belahan bumi bagian barat, kata Komite Perlindungan Wartawan pada May.

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE