Kejaksaan Agung Buka Sosok Cleaning Service yang Diduga Terlibat Insiden Kebakaran Petugas Laboratorium forensik (Labfor) dan Inafis tiba di gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu (23/8). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menanggapi isu adanya anak buah mantan Jaksa Agung Muda (JAM) yang berprofesi sebagai cleaning service dan selalu menjadi saksi dalam kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung. Tanggapan tersebut merupakan respons terhadap pernyataan anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, menjelaskan orang yang selalu menjadi saksi cleaning service itu merupakan Pengamanan Sumber Daya Organisasi (Pam SDO). Menurutnya, Pam SDO ini tidak terikat pada pejabat siapa pun termasuk JAM terdahulu.

"PAM SDO ini tidak melekat pada siapa pun pejabat terdahulu. Artinya pejabat terdahulu sudah berganti dengan jabatan sekarang maka PAM SDO mendapat perintah dari pejabat atau atasan yang bersangkutan untuk selalu memposisikan pengamanan sumber daya organisasi," kata Hari kepada wartawan di Badiklat Kejagung, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (30/9).

Baca Juga

Polri Mendadak Tunda Pengungkapan Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung

Pam SDO bertugas bukan dalam arti mendampingi seperti pengacara terhadap kliennya. Akan tetapi, tugasnya mengamankan agar pemeriksaan berjalan lancar dan tak ada gangguan.

"Mungkin teman-teman memposisikan informasi yang barang kali kurang tepat. Jadi Pam SDO ini bekerja tidak mengikuti pimpinan terdahulu. Dan itu selalu kami lakukan ketika terkait dengan institusi. Kan semuanya ingin berjalan lancar nggak ada yang mengganggu dan lain sebagainya. Bukan mendampingi loh ya," tuturnya.

Terkait dengan penyebutan Pam SDO sebagai anak buah mantan JAM, Hari mengatakan, hal itu sebaiknya dikonfirmasi lagi kepada yang mengeluarkan pernyataan. Dia menegaskan, Pam SDO bertugas tidak terikat pada pejabat terdahulu.

"Jadi siapa pun kalau katakanlah sekarang Jamintelnya Pak Sunarta, maka PAM SDO ini bekerja berdasarkan surat perintah Jamintel atau direktur atau atas nama Jamintel, jadi sekali lagi fungsinya adalah pengamanan, bukan mendampingi, berbeda," jelas dia.

"Oleh karena itu, mari kita tunggu hasil penyidikannya seperti apa, apakah itu nanti ada kaitannya dengan peristiwa yang sedang disidik ataukah itu hanya pengembangan daripada proses penyidikan itu," imbuhnya.

Kejagung menyebut ada dua kemungkinan status kerja si cleaning service tersebut. Pertama, bisa saja dia bernaung di perusahaan yang dikontrak Kejagung atau dari pihak Kejagung yang memberikan honor kepada si cleaning service ini.

Sebelumnya, anggota Komisi III F-PDIP Arteria Dahlan bertanya pada Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin terkait sosok cleaning service yang menjadi saksi dalam kasus itu. Tak hanya itu, politisi PDIP itu juga bertanya soal isi rekening sosok tersebut yang mencapai ratusan juta rupiah.

"Saya ingin sampaikan begini Pak Jaksa Agung, ada anak cleaning service yang diperiksa, banyak. Saya ingin sampaikan apakah mungkin, tolong nanti Bapak hati-hati, ada tidak manipulasi keterangan? Jaksa Agung harus curiga ada satu cleaning service, dia orang kerja di lantai bawah, di lantai dasar, kok bisa punya akses ke lantai 6, yang ditengarai dia itu tidak hanya cleaning service, bisa berbuat sesuatu," kata Arteria, Selasa (29/9).

Baca Juga

Bareskrim Terbitkan SPDP, Sudah Ada Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung?

"Apa benar, dicek juga, Pak, rekening uangnya itu di atas Rp 100 juta tuh cleaning service? Apa benar, saya hanya bertanya, kalau dia diperiksa selalu didampingi oleh anak buahnya mantan JAM-lah gitu?" katanya lagi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pledoi Heru Hidayat Sebut Tuntutan JPU soal Kendalikan 13 MI Tidak Terbukti Selama Persidangan
Indonesia
Catatan Muhammadiyah Setahun Jokowi-Ma'ruf dari Aspek Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia
Catatan Muhammadiyah Setahun Jokowi-Ma'ruf dari Aspek Pertumbuhan Ekonomi

Muhammadiyah memiliki catatan kritis dari sisi perekonomian menyikapi setahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Jokowi Ungkap Rencana Besar Pemerintah di Tahun 2021
Indonesia
Jokowi Ungkap Rencana Besar Pemerintah di Tahun 2021

Ia menyebut pelajaran mahal selama pandemi COVID-19 membuat Indonesia lebih siap memasuki 2021.

DVI Polri Serahkan Jenazah Penumpang Sriwijaya Air Asy Habul Yamin ke Keluarga
Indonesia
DVI Polri Serahkan Jenazah Penumpang Sriwijaya Air Asy Habul Yamin ke Keluarga

Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur kembali menyerahkan jenazah penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 atas nama Asy Habul Yamin.

Polisi Tutup Lebih dari 450 Tempat Usaha Gegara Langgar Ketentuan PPKM
Indonesia
Polisi Tutup Lebih dari 450 Tempat Usaha Gegara Langgar Ketentuan PPKM

Sanksi yang diberikan berupa teguran lisan dan tertulis

Tanggapan DPRD DKI Seorang Influencer Terima Vaksin Ketiga
Indonesia
Tanggapan DPRD DKI Seorang Influencer Terima Vaksin Ketiga

DPRD DKI Jakarta membantah telah memberikan vaksin dosis ketiga atau vaksin booster kepada seorang influencer.

Ini Penjelasan DPR Soal Adanya Sejumlah Versi Draf UU Ciptaker
Indonesia
Ini Penjelasan DPR Soal Adanya Sejumlah Versi Draf UU Ciptaker

Beredarnya 5 versi draf UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) membuat polemik di tengah masyarakat.

Bukan Polisi atapun TNI, Ini Profesi Pengemudi Pajero Penganiaya Sopir Truk
Indonesia
Bukan Polisi atapun TNI, Ini Profesi Pengemudi Pajero Penganiaya Sopir Truk

Dalam penangkapan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti.

Presiden Jokowi Bertolak ke Yogyakarta untuk Kunjungan Kerja
Indonesia
Presiden Jokowi Bertolak ke Yogyakarta untuk Kunjungan Kerja

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (28/2), dalam rangka kunjungan kerja.

Fadli Zon Sambangi RS Polri Bersama Keluarga Pengawal Rizieq
Indonesia
Fadli Zon Sambangi RS Polri Bersama Keluarga Pengawal Rizieq

Politisi Partai Gerindra Fadli Zon menyambangi Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (8/12) sore.