Kejagung Usut Dugaan Korupsi di PT Askrindo Mitra Utama PT Askrindo Mitra Utama. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama (AMU) tahun anggaran 2016-2020.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyebut pihaknya telah memanggil Kepala Cabang Utama PT Askrindo berinisial LH.

Baca Juga

Pinangki Diduga Masih di Rutan Kejagung, MAKI Sebut Ada Perlakuan Spesial

"LH selaku Kepala Cabang Utama PT Askrindo diperiksa terkait pengelolaan keuangan di Kantor Cabang Utama Kemayoran," ujar Eben dalam keterangannya kepada wartawan yang dikutip, Kamis (5/8).

Selain LH, kata Eben, Kejagung juga memanggil sejumlah pimpinan cabang perusahaan tersebut di wilayah Lampung. Mulai dari Kasi Keuangan dan Umum berinisial FP dan Pimpinan Cabang PT Askrindo cabang Lampung berinisial AFM.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri," tuturnya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. (ANTARA/HO-Humas Kejagung/aa.)
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. (ANTARA/HO-Humas Kejagung/aa.)

Dia menambakan, pihaknya masih menelusuri terkait nominal kerugian keuangan negara akibat dugaan tindak pidana korupsi Askrindo tersebut. Kejagung juga tengah menggali fakta-fakta hukum terkait kasus ini.

Sebagai informasi, PT AMU merupakan anak usaha PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) yang bergerak memasarkan produk-produk dari kepala usaha pelat merah tersebut. (Knu)

Baca Juga

Formappi Sebut Seleksi Kepala Kejati di Kejagung Hanya Formalitas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kampung Leluhur Biden di Irlandia Turut Bersukacita
Indonesia
Kampung Leluhur Biden di Irlandia Turut Bersukacita

Desa leluhur Joe Biden di Irlandia turun merayakan merayakan kemenangannya bersama Kamal Harris, dalam pemilihan presiden Amerika Serikat, pada Sabtu (7/11).

Setelah Diancam Ditangkap, Rizieq Datangi Polda Metro Jaya Pekan Depan
Indonesia
Mal Pelayanan Publik Sidoarjo Jadi Tempat Isolasi Pasien COVID-19
Indonesia
Mal Pelayanan Publik Sidoarjo Jadi Tempat Isolasi Pasien COVID-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berencana membuka kembali gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai tempat isolasi pasien terpapar positif COVID-19.

Kodam Jaya-Polda Metro Jaya Gelar Patroli Berskala Besar
Indonesia
Kodam Jaya-Polda Metro Jaya Gelar Patroli Berskala Besar

Patroli tidak ada kaitannya dengan hal lain

Sekat Perbatasan Zona Merah COVID-19, Korlantas Dirikan Ratusan Check Point
Indonesia
Sekat Perbatasan Zona Merah COVID-19, Korlantas Dirikan Ratusan Check Point

Korlantas Mabes Polri mendirikan sebanyak 143 pos check point di sejumlah daerah di seluruh Indonesia.

Divonis 15 Tahun Penjara, John Kei Tertawa
Indonesia
Divonis 15 Tahun Penjara, John Kei Tertawa

John sempat mengajukan nota pembelaan

Oknum Anggota TNI AU Diproses karena Sambut Kedatangan Rizieq Shihab
Indonesia
Oknum Anggota TNI AU Diproses karena Sambut Kedatangan Rizieq Shihab

Dunia maya kembali dihebohkan dengan adanya video viral seorang anggota TNI Angkatan Udara (AU) yang tengah melantunkan nyanyian menyambut kedatangan pimpinan FPI Rizieq Shihab.

Kapolri Diminta Tarik dan Copot Komjen Firli Bahuri
Indonesia
Kapolri Diminta Tarik dan Copot Komjen Firli Bahuri

ICW memiliki sejumlah laporan berkaitan kontroversi yang dibuat oleh Firli

Vaksin Nusantara Dinilai Berhasil Karena Terawan "Keras Kepala"
Indonesia
Vaksin Nusantara Dinilai Berhasil Karena Terawan "Keras Kepala"

"Dari awal kita sangat mendukung pengembangan vaksin Nusantara yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Apalagi saat ini saya mendengar vaksin Nusantara telah melewati uji klinis tahap dua tanpa adanya kendala dan segera memasuki tahapan selanjutnya," ujar Sultan

Kelola TMII 44 Tahun, Yayasan Keluarga Soeharto Tidak Berkontribusi ke Keuangan Negara
Indonesia
Kelola TMII 44 Tahun, Yayasan Keluarga Soeharto Tidak Berkontribusi ke Keuangan Negara

Yayasan Harapan Kita merupakan organisasi yang didirikan oleh mendiang istri Presiden ke-2 Soeharto, Tien Soeharto