Kejagung Usut Dugaan Dana Hasil Korupsi ASABRI Mengalir ke Jual Beli Bitcoin Logo PT Asabri (Persero) (Antara/Istimewa)

MerahPutih.com - Tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Direktur PT Indodax Nasional Indonesia untuk menelusuri dugaan aliran dana korupsi PT Asabri mengalir ke perusahaan jual beli bitcoin tersebut.

"Karena diperiksa sebagai saksi, pasti pasti ada tersangka yang dicurigai memakai fasilitas itu," kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah kepada wartawan, di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Jumat (16/4).

Terkait siapa tersangka yang dimaksud menggunakan fasilitas bitcoin di PT Indodax Nasional, Febrie mengatakan, terkait dengan Benny Tjockrosaputro dan Heru Hidayat yang juga jadi tersangka dalam kasus korupsi Jiwasraya.

Baca Juga:

Adik Benny Tjokro Ikut Terseret Kasus Dugaan Korupsi Asabri

"Tetap terkait tersangka khusus Benny Tjockro dan Heru Hidayat," ucap Febrie.

Kejagung memeriksa OAD selaku Direktur PT Indodax Nasional untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang didengar sendiri, dilihat sendiri dan didalami sendiri.

Penyidik berusaha menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT Asabri.

Selain OAD, penyidik Jampidsus memeriksa empat orang saksi lainnya yakni SH selaku nominee, MM selaku karyawan swasta dan ACA selaku karyawan PT Henan Putihrai Aset Manajemen.

Kejaksaan Agung. (Foto:Antara)
Kejaksaan Agung. (Foto:Antara)

Febrie menyebutkan, pemeriksaan tersebut untuk mendalami apakah tersangka Asabri menyimpan atau menyimpan dana di bitcoin tersebut.

"Apakah ini dalam kepentingan menyimpan atau menyembunyikan, nah ini sedang diperdalam," ujar Febrie.

Dalam kasus ini, penyidik Kejagung menaksir nilai kerugian keuangan negara sebesar Rp23,73 triliun. Kerugian negara di kasus ini jauh lebih besar dari kasus Jiwasraya.

Sejauh ini, Jampidsus Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

Baca Juga:

Cari Bukti Kasus Asabri, Jaksa Periksa Sejumlah Direktur Perusahaan

Sembilan tersangka tersebut adalah Dirut PT Asabri periode 2011 sampai Maret 2016 Mayjen Purn Adam Rachmat Damiri, Dirut PT Asabri periode Maret 2016 Juli 2020 Letjen Purn. Sonny Widjaja, Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008 Juni 2014 Bachtiar Effendi, serta Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019 Hari Setiono.

Berikutnya Kepala Divisi Investasi PT Asabri Juli 2012, Januari 2017 Ilham W. Siregar, Dirut PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo, Dirut PT Hanson International Tbk. Benny Tjokrosaputro, dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.

Baik Benny maupun Heru merupakan tersangka dalam kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. (Knu)

Baca Juga:

Ratusan Tanah Seluas 309 Hektar Disita Terkait Kasus Korupsi ASABRI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Tangkap Direktur TV Swasta Terkait Kasus Dugaan Hoaks
Indonesia
Polisi Tangkap Direktur TV Swasta Terkait Kasus Dugaan Hoaks

Dalam penangkapan itu, 2 orang lainnya turut diciduk oleh aparat polisi

Dirut Transjakarta Datangi Kantor Polisi
Indonesia
Dirut Transjakarta Datangi Kantor Polisi

Polisi akan menagih janji Transjakarta

Pemerintah Klaim Perlindungan Sosial Selamatkan 5 Juta Orang dari  Kemiskinan Baru
Indonesia
Pemerintah Klaim Perlindungan Sosial Selamatkan 5 Juta Orang dari Kemiskinan Baru

Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Rasio Gini adalah sebesar 0,385 per September 2020 atau meningkat 0,005 poin dibandingkan September 2019 sebesar 0,380.

Pemprov DKI Paling Banyak Beri Bantuan Pengelolaan Masjid Secara Provinsi
Indonesia
Pemprov DKI Paling Banyak Beri Bantuan Pengelolaan Masjid Secara Provinsi

Pemda DKI yang paling banyak memberikan bantuan pengelolaan masjid

Pengunjung Membludak, Anies Tegur Keras Manajemen Ancol
Indonesia
Pengunjung Membludak, Anies Tegur Keras Manajemen Ancol

Kapasitas Ancol mencapai 192.000 orang dan ketentuan Pemprov DKI selama masa liburan dengan jumlah kunjungan sebesar 30 persen.

Jokowi Puji Anggota Dewan yang Terhormat, Bersama Sukses Golkan Omnibus Law
Indonesia
Jokowi Puji Anggota Dewan yang Terhormat, Bersama Sukses Golkan Omnibus Law

Menjadi pilar utama reformasi struktural di Indonesia.

Pasien RSHS Bandung Turun, BOR Gawat Darurat Masih Tinggi
Indonesia
Pasien RSHS Bandung Turun, BOR Gawat Darurat Masih Tinggi

Berkurangnya jumlah pasien Covid-19 RSHS membuat ketersediaan tempat tidur terjadi penurunan 45,49 persen dibandingkan dengan dengan rata-rata bulan Juli yaitu 75,8 persen.

Dukung Anies Jual Saham Miras, Demokrat: Uangnya Bisa Bangun Rumah Sakit dan Sekolah
Indonesia
Dukung Anies Jual Saham Miras, Demokrat: Uangnya Bisa Bangun Rumah Sakit dan Sekolah

Fraksi Demokrat DPRD DKI mendukung keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjual kepemilikan saham minuman keras (miras) di PT Delta Djakarta.

Respons Wagub DKI soal Penggeledahan Kantor Dinas Pertamanan Jakarta
Indonesia
Respons Wagub DKI soal Penggeledahan Kantor Dinas Pertamanan Jakarta

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria meyakini semua pejabat di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta paham ketentuan terkait pengadaan lahan.

Hari Pertama di Kepolisian, Novel Baswedan Cs Masih Menyesuaikan Diri
Indonesia
Hari Pertama di Kepolisian, Novel Baswedan Cs Masih Menyesuaikan Diri

Sebanyak 44 aparatur sipil negara (ASN) di kepolisian eks pegawai KPK menyatakan siap berjuang untuk memberantas korupsi.