Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Logo BUMN Perum Perindo (Foto: perumperindo.id)

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung kembali menetapkan satu tersangka kasus dugaan korupsi terkait dengan penyalahgunaan surat utang jangka menengah (medium term note/MTN) Perum Perindo periode 2016-2019.

Tersangka baru tersebut berinisial IG dari pihak swasta. IG sendiri sudah dua kali mangkir dari panggilan sebagai saksi.

"Berdasarkan Pasal 119 KUHAP, kalau saksi dipanggil dua kali tidak datang, kami bisa berhak untuk membawa yang bersangkutan," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi, Kamis (28/10).

Baca Juga:

KPK Tangkap Petinggi Perum Perindo

Peran tersangka IG dalam kasus dugaan korupsi pada Perum Perindo adalah menjadi salah satu pihak yang mengadakan kerja sama perdagangan ikan dengan menggunakan transaksi-transaksi fiktif.

Transaksi-transaksi fktif dilakukan tanpa adanya perjanjian kerja sama, berita acara serah terima barang, laporan jual beli ikan, dan tidak ada dari pihak Perindo yang ditempatkan dalam penyerahan ikan dari supplier kepada mitra bisnis Perum Perindo.

"Dengan nilai kurang lebih Rp 17,6 miliar," tandas Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Kantor Perum Perindo. Foto: perumperindo.co.id
Kantor Perum Perindo. Foto: perumperindo.co.id

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik menahan IG di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari ke depan. "Penahanan untuk mempercepat penyidikan serta mencegah yang bersangkutan melarikan diri," kata Leonard.

IG juga dijerat dengan pasal yang sama dengan lima tersangka lainnya, yakni Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Hingga kini, total ada enam orang berstatus tersangka dalam perkara dugaan korupsi penyalahgunaan surat utang jangka menengah Perum Perindo periode 2016-2019.

Baca Juga

OTT Bos Perum Perindo Diduga Terkait Suap Impor Ikan

Sebelumnya, Kamis (21/10), penyidik telah menetapkan mantan Vice President Divisi P3 Perum Perindo Wenny Prihatini, Direktur PT Prima Pangan Madani Lalam Sarlam, dan Direktur PT Kemilau Bintang Timur Nabil M. Basyuni sebagai tersangka.

Pada hari Rabu, dua tersangka yang ditetapkan lebih dahulu sebelum IG, yakni mantan Direktur Utama Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) Syahril Japarin dan Riyanto Utomo Direktur Utama PT Global Prima Santosa. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jaksa Kembali Limpahkan Berkas Tersangka 13 MI Terkait Kasus Jiwasraya
Indonesia
Jaksa Kembali Limpahkan Berkas Tersangka 13 MI Terkait Kasus Jiwasraya

Hakim menilai surat dakwaan terhadap ke-13 terdakwa yang digabung akan menyulitkan proses persidangan

Hiendra Soenjoto, Penyuap Eks Sekretaris MA Nurhadi Dituntut 4 Tahun Penjara
Indonesia
Hiendra Soenjoto, Penyuap Eks Sekretaris MA Nurhadi Dituntut 4 Tahun Penjara

JPU KPK menuntut agar majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 4 tahun pidana penjara dan denda Rp150 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap Hiendra Soenjoto.

Kasus Aktif DKI Turun 141 Pasien, Tingkat Kesembuhan 98 Persen
Indonesia
Kasus Aktif DKI Turun 141 Pasien, Tingkat Kesembuhan 98 Persen

Kasus COVID-19 di Jakarta terus alami perubahan yang cukup baik.

Antisipasi Tradisi Toron, Jembatan Suramadu Kembali Disekat saat Idul Adha
Indonesia
Antisipasi Tradisi Toron, Jembatan Suramadu Kembali Disekat saat Idul Adha

Antisipasi tradisi toron (mudik), penyekatan kembali digelar di pintu masuk di Jembatan Suramadu dari arah Surabaya.

Kasus Bansos, KPK Geledah 2 Kantor di Gedung Patra Jasa
Indonesia
Kasus Bansos, KPK Geledah 2 Kantor di Gedung Patra Jasa

KPK menggeledah kantor dua perusahaan yakni PT ANM dan PT FMK

Petugas Gabungan bakal Awasi Pengunjung di Warung Makan
Indonesia
Petugas Gabungan bakal Awasi Pengunjung di Warung Makan

Tito juga minta pemilik usaha warung melakukan pengawasan. Harapannya Satpol PP dan personel TNI-Polri bisa memastikan aturan PPKM level 4 berjalan dengan baik.

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Pasar Rebo
Indonesia
Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Pasar Rebo

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah rumah terduga teroris di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Palestina Masih Memanas, Ribuan Aparat Kembali Jaga Kedubes AS
Indonesia
Palestina Masih Memanas, Ribuan Aparat Kembali Jaga Kedubes AS

Pengamanan akai fokus pada upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Mengingat adanya pengumpulan massa.

Dua Oknum Pegawai BNI Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Bilyet
Indonesia
Dua Oknum Pegawai BNI Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Bilyet

Dit Tipideksus Bareskrim Polri kembali menetapkan dua pegawai BNI Cabang Makassar, Sulawesi Selatan sebagai tersangka.

Klaster Perkantoran Meroket, NasDem DKI Ingatkan Jangan Ada Kelonggaran Prokes
Indonesia
Klaster Perkantoran Meroket, NasDem DKI Ingatkan Jangan Ada Kelonggaran Prokes

Lonjakan klaster perkantoran dalam sepekan terakhir ini menjadi sorotan