Kejagung Sita Tiga Tanah Terkait Kasus Korupsi PT Taspen di Solo Kejagung menyita tiga aset tanah dan bangunan Ndalem Kusumobratan di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Selasa (10/5). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah aset tanah dan bangunan Ndalem Kusumobratan di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Selasa (10/5).

Penyitaan aset tanah tersebut berkaitan dengan penanganan kasus dugaan korupsi PT Taspen yang sedang ditangani Kejagung. Penyitaan ditandai dengan pemasangan papan bertuliskan Tanah/Bangunan ini Telah Disita oleh Penyidik Kejaksaan Agung.

Baca Juga

Kejagung Selidiki Kasus Dugaan Korupsi PT Taspen

Penyitaan berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Dirdik Jampidsus Kejagung No PRINT-101/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 10 Mei 2022 dalam perkara tindak pidana korupsi di PT Asuransi Jiwa Taspen tahun 2017-2020 atas nama Maryoso Sumaryono DKK.

Lurah Gajahan, Suyono membenarkan adanya penyitaan aset berupa tanah oleh Kejagung di wilayahnya. Penyitaan berlangsung pada Selasa (10/5).

"Saya yang turut mendampingi petugas dari Jampidsus Kejagung saat dilakukan penuitaan aset tanah itu," ujar Suyono, Kamis (12/5).

Dikatakannya, tanah yang disita sertifikatnya merupakan Hak Guna Bangunan (HGB). Ketiga aset tersebut atas nama pemegang hak PT Swarna Surakarta Hadiningrat, dengan kasus korupsi PT Asuransi Jiwa Taspen dengan tersangka Maryoso Sumaryono.

"Kami diminta Kejagung untuk turut mengawasinya. Saya kerahkan Linmas untuk terus mengawasinya," ucap dia.

Dikonfirmasi, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung I Ketut Sumedana membenarkan adanya penyitaan beberapa aset tersebut. Penyitaan ini berkaitan dengan Tindak Pidana Korupsi (TPK) PT Taspen.

"Yang jelas ada beberapa kasus, ada tiga perkara disana," ujar I Ketut Sumedana pada awak media.

Baca Juga

Laporkan Kasus Dugaan KDRT, Istri Dirut Taspen Diperiksa Polisi

Diketahui, Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) menetapkan 2 tersangka dalam kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwa Taspen. Dua tersangka itu adalah Maryoso Sumaryono dan Hasti Sriwahyuni.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana menjelaskan Maryoso adalah mantan Direktur Utama sekaligus Ketua Komite Investasi PT Asuransi Jiwa Taspen.

Sedangkan Hasti adalah Benefical Owner Group PT Sekar Wijaya termasuk PT Prioritas Raditya Multifinance (PRM). Kasus korupsi berlangsung pada 2017-2020.

Selain tindak pidana korupsi, Hasti juga ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dalam perkara ini keduanya disebut telah melakukan tindak pidana korupsi dari uang senilai Rp 150 miliar milik PT Asuransi Jiwa Taspen.

Maryoso dan Hasti disangkakan Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Sementara Hasti juga disangkakan Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Bareskrim Polri Panggil Istri Dirut Taspen Minta Klarifikasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Taliban Akhirnya Beri Kebebasan untuk Wanita
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Taliban Akhirnya Beri Kebebasan untuk Wanita

Akun Twitter shweta (@CandidShweta) mengunggah cuitan berupa foto wanita bercadar diborgol oleh seorang pria dengan narasi yang menyebutkan “Taliban”.

Wacana Penundaan Pemilu 2024, Elite Politik Diminta Ikuti Keinginan Konstituen
Indonesia
Wacana Penundaan Pemilu 2024, Elite Politik Diminta Ikuti Keinginan Konstituen

Penundaan Pemilu 2024 berpotensi menciptakan ketakpastian dalam kehidupan demokrasi di Indonesia.

Ribuan Hoaks COVID-19 dan Vaksinasi Bertebaran di Medsos, Terbanyak Facebook
Indonesia
Ribuan Hoaks COVID-19 dan Vaksinasi Bertebaran di Medsos, Terbanyak Facebook

Kemkominfo mengungkapkan telah mengindentifikasi lebih dari seribu hoaks terkait COVID-19 pada unggahan di media sosial sejak Januari 2020.

Dalam Sepekan Kasus COVID-19 di Jakarta Meningkat, Ini Penyebabnya
Indonesia
Dalam Sepekan Kasus COVID-19 di Jakarta Meningkat, Ini Penyebabnya

Dalam sepekan terakhir, jumlah kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta mengalami peningkatan.

Pihak Paling Diuntungkan dari Pelaksanaan Formula E
Indonesia
Pihak Paling Diuntungkan dari Pelaksanaan Formula E

Sehingga penyelenggaraan Formula E tetap bisa berlangsung sesuai rencana pada 4 Juni 2022

Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Dekati 3 Juta
Indonesia
Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Dekati 3 Juta

ROGR bisa dimanfaatkan warga negara Indonesia (WNI) yang berstatus positif COVID-19

Mendag Zulhas Tegaskan Tidak akan Menghapus Minyak Goreng Curah
Indonesia
Mendag Zulhas Tegaskan Tidak akan Menghapus Minyak Goreng Curah

Mendag dengan tegas menyatakan tidak akan menghapus minyak goreng curah. Namun, pihaknya berencana secara bertahap akan mengubah minyak goreng curah menjadi kemasan agar lebih higienis di masyarakat.

Pelaku Teror Penembakan Subway New York Ditangkap Setelah 30 Jam Buron
Dunia
Pelaku Teror Penembakan Subway New York Ditangkap Setelah 30 Jam Buron

James ditangkap 30 jam setelah serangan terjadi pada pagi hari yang sibuk ketika kereta jalur N rute Manhattan memasuki stasiun bawah tanah di kawasan Sunset Park di Brooklyn, New York City.

RS Lapangan Kogabwilhan II Surabaya Sudah Nihil Pasien COVID-19
Indonesia
RS Lapangan Kogabwilhan II Surabaya Sudah Nihil Pasien COVID-19

Hasil swab pasien terakhir negatif, dan sudah diizinkan pulang. Jadi, saat ini otomatis sudah zero COVID-19. WNP terkategori pasien umum berasal dari Purwokerto.

Kondisi Schumacher Pasca Kecelakaan di Kecepatan 240 Km/Jam
Dunia
Kondisi Schumacher Pasca Kecelakaan di Kecepatan 240 Km/Jam

Mick Schumacher menegaskan bahwa dirinya dalam keadaan baik, namun dia tidak akan ambil bagian dalam Grand Prix Arab Saudi pada Minggu setelah mobil Haas-nya dalam kecepatan 240 km per jam mengalami kecelakaan dalam latihan di sirkuit jalanan berkecepatan tinggi Jeddah.