Kejagung Siap Gelar Perkara Kasus Dugaan Korupsi PT Asabri Kantor Asabri. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Kejaksaan Agung berencana melakukan gelar perkara atau ekspos kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT. Asuransi Angkatan Bersenjata RI atau Asabri (Persero) pekan depan.

"Untuk penentuan tersangka," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (28/1).

Baca Juga:

Tata Kelola PT Asabri Dinilai Buruk

Sejauh ini, ada tujuh calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Asabri. Namun demikian, hingga kini kejagung belum mengajukan surat pencekalan para calon tersangka ke Direktorat Jenderal Imigrasi pada Kementerian Hukum dan HAM.

Jaksa penyidik telah memeriksa seluruh calon tersangka. Sehingga, Kejagung tidak membuka ke publik terlebih dahulu. "Karena menyangkut kepentingan penyidikan kami," kata Febrie.

Febrie pun tidak menyebut identitas para calon tersangka. Namun, dia memberi bocoran bahwa salah satunya dari pihak swasta.

Logo Asabri (Foto: Antaranews)
Logo Asabri (Foto: Antaranews)

Sebelumnya Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan bahwa terdapat tujuh calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asabri.

"Telah dilakukan pemeriksaan 18 saksi, sudah tujuh calon tersangka dan masih dapat berkembang lagi karena masih dilakukan pendalaman. Belum dapat kami sampaikan nama-nama tersangka-nya," ujar Burhanuddin dalam raker dengan Komisi III DPR di Jakarta, Selasa (26/1).

Tim penyidik telah mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) PT Asabri pada Kamis 14 Januari 2021.

Baca Juga:

Asabri Tiarap, Anggota Polri Paling Banyak Kena Dampaknya

Penanganan kasus Asabri ini tidak lepas dari permintaan dari Presiden Joko Widodo melalui Menteri Sekretariat Negara Pratikno. Pemerintah juga mengutus Menteri BUMN Erick Thohir pada Selasa 22 Desember 2020 untuk bertemu dengan Jaksa Agung. Dalam pertemuan itu, Erick Thohir meminta jaksa penyidik untuk menyelidiki dugaan korupsi di perusahaan plat merah itu.

Permintaan itu berkaitan dengan dua orang tersangka kasus megakorupsi PT Asuransi Jiwasraya yang diduga juga terlibat dalam perkara di PT Asabri. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Daerah Diminta Segera Siapkan Fasilitas Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Daerah Diminta Segera Siapkan Fasilitas Vaksinasi COVID-19

Kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut meliputi ketersediaan sumber daya manusia kesehatan, rantai dingin (cold chain) dan prasarana untuk mempertahankan mutu vaksin.

Ini Alasan Ridwan Kamil Dukung Anindya Bakrie Jadi Ketum Kadin
Indonesia
Ini Alasan Ridwan Kamil Dukung Anindya Bakrie Jadi Ketum Kadin

Ridwan Kamil mendukung pencalonan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia

KPK Diminta Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Penyaluran Beras Raskin di Merauke
Indonesia
KPK Diminta Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Penyaluran Beras Raskin di Merauke

Diduga, penyaluran beras sebanyak 80.010 ton itu diselewengkan dengan modus tipu-tipu

Enam Anggota FPI Tewas Ditembak, Negara Diminta Bertanggung Jawab
Indonesia
Enam Anggota FPI Tewas Ditembak, Negara Diminta Bertanggung Jawab

Enam anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) ditembak mati aparat kepolisian di Jalan Tol Jakarta-Cikampek saat mengawal Rizieq Shihab.

Mudik Dilarang, Polisi Bakal Periksa Setiap Kendaraan Keluar-Masuk Jakarta
Indonesia
Mudik Dilarang, Polisi Bakal Periksa Setiap Kendaraan Keluar-Masuk Jakarta

Polda Metro Jaya telah menyiapkan titik-titik penyekatan untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang mudik saat Lebaran 2021.

PSI Nilai Jerinx Sudah Tepat Diganjar Pakai UU ITE
Indonesia
PSI Nilai Jerinx Sudah Tepat Diganjar Pakai UU ITE

Di saat negara sedang dalam status darurat kesehatan, JRX justru membuat campaign

Gibran Kuasai Rekomendasi Parpol di Pilwakot Solo
Indonesia
Gibran Kuasai Rekomendasi Parpol di Pilwakot Solo

"Kami optimistis bisa memenangi Pilwakot Solo dengan suara 80 persen," kata dia.

PAN Berharap Kemelut Penjualan Saham Miras DKI Selesai Tahun Ini
Indonesia
PAN Berharap Kemelut Penjualan Saham Miras DKI Selesai Tahun Ini

Fraksi PAN DPRD DKI berharap kemelut pelepasan saham bir Pemprov sebesar 26,25 persen di PT Delta Djakarta dapat diselesaikan pada tahun ini.

LPSK Minta Para Saksi Lapor Soal Pembakaran Halte TransJakarta
Indonesia
LPSK Minta Para Saksi Lapor Soal Pembakaran Halte TransJakarta

"Posisi LPSK pada kasus ini, kami berharap saksi bisa dengan aman memberikan keterangan tanpa rasa cemas dan ancaman," kata Edwin.

Gubernur Banten Kaji Kembali Sekolah Tatap Muka Januari
Indonesia
Gubernur Banten Kaji Kembali Sekolah Tatap Muka Januari

Banten mengkaji kembali rencana pembukaan KBM secara tatap muka untuk SMA/SMK yang akan dilaksanakan mulai awal Januari 2021.