Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi di PT Pupuk Indonesia Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung RI Supardi di Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Selasa (24/8). ANTARA/Laily Rahmawaty

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi pada PT Pupuk Indonesia, dengan memanggil sejumlah saksi baik dari eksternal maupun internal perusahaan.

"Benar, kasus itu sedang kami selidiki. Masih tahap penyelidikan," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Supardi di Jakarta, Rabu (25/8).

Baca Juga

Kejagung tidak Tahan Tersangka Pembunuhan Anggota Laskar FPI, Ini Alasannya

Supardi menuturkan, pihaknya sudah memanggil sejumlah saksi baik dari pihak internal PT Pupuk Indonesia maupun eksternal untuk diklarifikasi keterangannya mengenai kasus korupsi tersebut.

Tetapi, Supardi enggan menjelaskan lebih rinci posisi perkara dugaan korupsi tersebut, termasuk nilai kerugian negara yang muncul.

"Pokoknya on progress," tegas Supardi

https://merahputih.com/post/read/kejagung-tidak-tahan-tersangka-pembunuhan-anggota-laskar-fpi-ini-alasannya
Ilustrasi

Menurut Supardi, sejauh ini perkara korupsi yang terjadi pada PT Pupuk Indonesia itu masih dalam tahap penyelidikan dan jika ditemukan alat bukti yang cukup, maka kasus itu segera naik ke tahap penyidikan.

"Hasilnya seperti apa, nanti dilihat. Jika cukup alat bukti, maka akan segera dinaikkan ke tahap penyidikan," pungkasnya.

Sebagai informasi, kasus tersebut bermula sejak surat perintah penyelidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus nomor : Print-07/M.2/Fd.1/03/2021 tanggal 18 Maret 2021 dikeluarkan. Penyidik menduga adanya tindak pidana korupsi tahun anggaran 2017-2019.

Sementara itu, Jampidsus Kejagung masih fokus dalam penuntasan perkara dugaan korupsi di PT Asabri, Perum Perindo, PT Askrindo Mitra Utama dan perkara lainnya. (*)

Baca Juga

Kejagung Periksa Direktur Hingga Sales Terkait Kasus Jiwasraya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPRD Sebut Formula E Jadi Beban Gubernur Setelah Anies
Indonesia
Ketua DPRD Sebut Formula E Jadi Beban Gubernur Setelah Anies

Pemprov DKI Jakarta diminta memikir ulang kembali untuk menggelar mobil balap Formula E.

Warga Surabaya Ditangkap Densus 88 Bersama Anak Usia 1 Tahun
Indonesia
Warga Surabaya Ditangkap Densus 88 Bersama Anak Usia 1 Tahun

"Saat penggeledahan ada banyak barang yang dibawa. Termasuk handphone, laptop, kotak amal dan pisau," lanjut Askar.

Ketua DPD: Akar Persoalan Bangsa Adalah Belum Terwujudnya Sila ke-5 dari Pancasila
Indonesia
Ketua DPD: Akar Persoalan Bangsa Adalah Belum Terwujudnya Sila ke-5 dari Pancasila

Akar persoalan yang terjadi di republik ini adalah belum terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Kelompok Usia 18 Tahun ke Atas Terima Vaksin COVID-19
Indonesia
Kelompok Usia 18 Tahun ke Atas Terima Vaksin COVID-19

Kelompok usia 18 tahun ke atas dipastikan menerima vaksin COVID-19. Kepastian ini disampaikan juru bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.

Setelah Anggaran Bengkak, PT KAI Diusulkan Ambil Alih Pimpinan Proyek Kereta Cepat
Indonesia
Setelah Anggaran Bengkak, PT KAI Diusulkan Ambil Alih Pimpinan Proyek Kereta Cepat

Proyek tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar USD 6,07 miliar atau Rp 86,8 triliun. Namun, setelah proyek berjalan, biaya proyek tersebut diperkirakan mencapai USD 8 miliar atau sekitar Rp 114,4 triliun.

Soal PPKM Darurat, Kapolda Metro Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
Indonesia
Soal PPKM Darurat, Kapolda Metro Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

"Nanti kita tunggu penjelasan pemerintah pusat. Yang jelas, kita siap melaksanakan," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran

KPK Sita Dokumen Bansos di Rumah Pribadi Mensos Juliari
Indonesia
KPK Sita Dokumen Bansos di Rumah Pribadi Mensos Juliari

KPK telah menetapkan Menteri Sosial Juliari P Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka.

Libur Imlek, Belasan Ribu Warga Tinggalkan Jakarta Gunakan Kereta Api
Indonesia
Libur Imlek, Belasan Ribu Warga Tinggalkan Jakarta Gunakan Kereta Api

Kahumas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menuturkan, angka keberangkatan tertinggi terjadi pada Kamis 11 Februari 2021 atau satu hari jelang moment libur keagamaan Imlek, tercatat untuk Kamis (11/2) terdapat sekitar 10.200.

Buat Konsultasi, PCR dan Obat Gratis, Pasien COVID-19 di Jakarta Bisa Gunakan 11 Telemedicine
Indonesia
Buat Konsultasi, PCR dan Obat Gratis, Pasien COVID-19 di Jakarta Bisa Gunakan 11 Telemedicine

Melalui layanan ini, rumah sakit bisa melakukan skrining awal untuk pasien dengan gejala sedang/berat termasuk pemberian paket obatnya melalui fasilitas pelayanan kefarmasian yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan.

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Terima Uang Korupsi Rp100 Miliar dari Saham Bir
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Terima Uang Korupsi Rp100 Miliar dari Saham Bir

"Terebongkarrrr..!! Korupsi 100 Miliar Miras DKI Ternyata Anis Baswedan Gunakan untuk Hal Ini"