Kejagung Sebut Belum Temukan Aliran Dana ke Parpol dalam Kasus Ekspor CPO Minyak goreng kemasan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menemukan indikasi dugaan uang hasil dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengalir ke partai politik.

Hal itu dikonfirmasi oleh Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Supardi di Jakarta, Jumat.

Baca Juga:

Kejagung Cari Aset Tersangka Dugaan Korupsi Ekspor Minyak Goreng

"Tidak ada sampai sekarang ditemukan adanya indikasi ke sana (parpol). Jadi jangan dipelintir-pelintir, kami tidak menemukan sampai ke sana," kata Supardi saat dikonfirmasi, Jumat.

Hingga kini, kasus dugaan korupsi ekspor minyak sawit mentah itu melibatkan lima orang tersangka, dimana empat di antaranya adalah pihak swasta dan satu orang Dirjen Perdagangan Luar Negeri di Kementerian Perdagangan.

Menurut Supardi, pihaknya bekerja sesuai dengan fakta, dari fakta yang ada saat ini tidak ditemukan adanya aliran dana dari tersangka ekspor CPO itu ke parpol.

"Sampai detik ini tidak ada fakta sampai ke sana. Jadi ojo (jangan) dipelintir. Kira-kira kami nanti membuat-buat. Kami kan secara fakta, faktanya enggak ada, ya enggak ada," tambahnya.

Kejagung bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam upaya menelusuri aliran dana para tersangka guna mencari indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus tersebut.

Baca Juga:

Kejagung Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Ekspor CPO

"Semua perkara di sini pasti ada kerja sama dengan PPATK. Artinya, untuk kalau ada indikasi TPPU, kami kalau mau tracing (menelusuri) apakah ada TPPU-nya atau enggak, kami pasti menggandeng PPATK," jelasnya.

Kejagung telah menetapkan lima orang tersangka dalam perkara dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk minyak goreng, selama Januari 2021 sampai Maret 2022. Satu dari kelima tersangka itu adalah Indrasari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kementerian Perdagangan.

Empat tersangka lain dari pihak swasta adalah Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Stanley M.A. selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affairs PT Musim Mas, dan Lin Che Wei selaku pendiri dan penasihat kebijakan/analisa PT Independent Research & Advisodry Indonesia.

Perbuatan para tersangka mengakibatkan kerugian ekonomi negara, yaitu kemahalan serta kelangkaan minyak goreng hingga terjadi penurunan konsumsi rumah tangga dan industri kecil yang menggunakan minyak goreng dan menyulitkan kehidupan rakyat. (*)

Baca Juga:

Kejagung Perpanjang Masa Penahanan Tersangka Ekspor Minyak Goreng

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Digugat Viani Limardi Rp 1 Triliun, Begini Tanggapan PSI
Indonesia
Digugat Viani Limardi Rp 1 Triliun, Begini Tanggapan PSI

Sejauh ini PSI sudah sesuai makanisme dalam mencoret Viani dari keanggotaan partai.

Eks Wakil Ketua KPK: Penegakan Hukum di Rezim Jokowi Bermasalah
Indonesia
Eks Wakil Ketua KPK: Penegakan Hukum di Rezim Jokowi Bermasalah

Dua tahun pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, aspek penegakan hukum dinilai masih bermasalah.

Pemprov DKI Minta Warga Dapat Maklumi Sistem Ganjil Genap
Indonesia
Pemprov DKI Minta Warga Dapat Maklumi Sistem Ganjil Genap

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya memahami ketidaktahuan warga soal adanya aturan ganjil genap di masa penerapan PPKM Level 4.

Kecuali Rizieq Shihab, Lima Mantan Petinggi FPI Bebas dari Penjara
Indonesia
Kecuali Rizieq Shihab, Lima Mantan Petinggi FPI Bebas dari Penjara

Lima orang mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) bebas dari penjara pada Rabu (6/10).

PKS Sebut Narasi yang Dilontarkan Giring Tidak Menyehatkan
Indonesia
PKS Sebut Narasi yang Dilontarkan Giring Tidak Menyehatkan

Mardani mengatakan, setiap orang punya hak berpendapat. Namun, menurutnya narasi negatif yang dilontarkan Giring tidak menyehatkan.

Pengamat Sebut Pertemuan Cak Imin dengan Komisioner KPU-Bawaslu Terpilih Memalukan
Indonesia
Pengamat Sebut Pertemuan Cak Imin dengan Komisioner KPU-Bawaslu Terpilih Memalukan

Pengamat politik dari Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti menilai, pertemuan Cak Imin dengan para penyelenggara Pemilu itu memalukan.

Papua Kedatangan Satu Generator Oksigen untuk Penanganan COVID-19
Indonesia
Papua Kedatangan Satu Generator Oksigen untuk Penanganan COVID-19

Sigit berharap, peserta vaksinasi mau mengajak masyarakat Papua lainnya

Nomor Telepon Layanan COVID-19 di Kota Bandung, Termasuk Hotline Puskesmas
Indonesia
Nomor Telepon Layanan COVID-19 di Kota Bandung, Termasuk Hotline Puskesmas

Masyarakat Kota Bandung yang membutuhkan bantuan penanganan COVID-19 bisa menghubungi nomor hotline yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Layanan ini bisa dihubungi dengan Whatsapp (WA) ke nomor 08112442119 atau telepon ke 119.

Tingkat Kepercayaan Polri Turun, Kapolri Instruksikan Personelnya Tak Menyimpang
Indonesia
Tingkat Kepercayaan Polri Turun, Kapolri Instruksikan Personelnya Tak Menyimpang

Khususnya responsif terhadap apa yang menjadi kemauan masyarakat

Perpanjangan PPKM Tanpa Target Bukti Pemerintah tak Akuntabel
Indonesia
Perpanjangan PPKM Tanpa Target Bukti Pemerintah tak Akuntabel

Menurutnya perpanjangan PPKM tanpa target dan indikator keberhasilan menunjukan Pemerintah tidak punya program penanggulangan pandemi yang jelas dan terukur (akuntabel).