Kejagung Periksa Para Broker Terkait Korupsi Asabri Kejaksaan Agung. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) kembali memeriksa dua saksi korporasi dalam lanjutan penyidikan korupsi, dan pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Ebenezer Simanjuntak mengatakan, kedua terperiksa adalah FBTT dan AK. FBTT diperiksa terkait perannya sebagai direktur PT Ciptadana Sekuritas Asia 2012-2019.

Baca Juga:

Kejagung Lelang Barang Sitaan Tersangka Asabri, dari Ferarri hingga Rolls Royce

"Saksi FBTT diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI," terang Ebenezer kepada wartawan di Kejakgung, Jakarta, Kamis (10/6).

Sementara, AK diperiksa terkait perannya sebagai sekretaris perusahaan PT Trada Alam Minera (TRAM) milik tersangka Heru Hidayat.

"Saksi AK, diperiksa terkait pemegang saham pengendali di perusahaan tersangka HH (Heru Hidayat)," kata Ebenezer.

Sampai saat ini, ada sembilan tersangka dalam perkara dugaan korupsi Asabri. Kesembilan tersangka yaitu, yaitu Jimmy Sutopo selaku Direktur Jakarta Emiten Investor Relation dan Benny Tjokrosaputro selaku Direktur PT Hanson Internasional. Tersangka lainnya, yaitu mantan Direktur Utama PT Asabri, Adam R Damiri dan Sonny Widjaja.

Kapuspen Kejagung Leonard Ebenezer Simanjuntak. (Foto: Antara)
Kapuspen Kejagung Leonard Ebenezer Simanjuntak. (Foto: Antara)

Kemudian, BE selaku Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014 dan HS selaku Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019. Ada pula IWS selaku Kadiv Investasi PT Asabri Juli 2012-Januari 2017, Heru Hidayat selaku Direktur PT Trada Alam Minera dan Direktur PT Maxima Integra, dan LP sebagai Direktur Utama PT Prima Jaringan.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah mengumumkan kerugian negara dalam tindak pidana korupsi di PT Asabri, yaitu mencapai Rp 22,78 triliun. Kerugian negara itu timbul akibat adanya kecurangan dalam pengelolaan keuangan dana investasi PT Asabri selama periode 2012-2019.

Jaksa Agung ST Burhanuddin pun menyatakan, penyidik terus mengejar aset para tersangka dalam perkara dugaan korupsi PT Asabri. Saat ini, nilai aset yang telah disita penyidik dari para tersangka kira-kira Rp 13 triliun. (Knu)

Baca Juga:

Kejagung Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Korupsi Asabri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Badan POM Terus Kawal Vaksin COVID-19 Sampai Disuntikkan ke Masyarakat
Indonesia
Badan POM Terus Kawal Vaksin COVID-19 Sampai Disuntikkan ke Masyarakat

Vaksin yang dikirim langsung dari Tiongkok akan diperiksa oleh BPOM

Cuaca Jakarta Hari Ini Diprediksi Cerah Berawan
Indonesia
Cuaca Jakarta Hari Ini Diprediksi Cerah Berawan

"Memperkirakan cuaca cerah berawan akan mewarnai pagi hari di seluruh wilayah DKI Jakarta," tulis BMKG

Soal TWK KPK, LPPI: Ombudsman Diminta Lebih Teliti dan Cermat Baca UU
Indonesia
Soal TWK KPK, LPPI: Ombudsman Diminta Lebih Teliti dan Cermat Baca UU

"Kami menilai alasan ombudsman terlalu mengada-ada dan lebay, dan sangat tidak logis. Kami sebagai masyarakat tidak bisa menerima hasil rekomendasi ombudsman tersebut," kata Dedi

Minta Netizen Tak Perkeruh Kasusnya, Jerinx: Menang Jadi Arang Kalah Jadi Abu
Indonesia
Minta Netizen Tak Perkeruh Kasusnya, Jerinx: Menang Jadi Arang Kalah Jadi Abu

Adam Deni juga angkat bicara ihwal proses mediasi tersebut

Selama PPKM Level 4, Mobilitas Warga Jakarta Turun Drastis
Indonesia
Selama PPKM Level 4, Mobilitas Warga Jakarta Turun Drastis

"Kita bisa lihat dibandingkan dengan PPKM Mikro, PPKM Darurat, dan PPKM Level 4 di minggu pertama masih terjadi penurunan yang cukup signifikan," terang Sambodo

Sindikat Pemalsu Surat Hasil Swab dan Antigen Digulung Polisi
Indonesia
Sindikat Pemalsu Surat Hasil Swab dan Antigen Digulung Polisi

Selain menangkap para tersangka, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti

Bareskrim Polri Selamatkan Uang Negara Rp200 Miliar Lebih
Indonesia
Bareskrim Polri Selamatkan Uang Negara Rp200 Miliar Lebih

Pada tahun 2020, Bareskrim Polri tercatat menerima laporan terkait kasus tindak pidana korupsi sebanyak 1.346 perkara

Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris
Indonesia
Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris

Jokowi menyampaikan ucapan selamat kepada Joe Biden dan Kamala Harris atas pelantikan mereka sebagai Presiden dan Wakil Presiden AS.

Demokrat Minta Menkumham Taat UU Partai Saat Proses Administrasi Kubu Moeldoko
Indonesia
Demokrat Minta Menkumham Taat UU Partai Saat Proses Administrasi Kubu Moeldoko

Menkumham Yasonna Laoly diyakini bakal memutuskan perkara ini dengan objektif dan adil.

Jokowi: Kalau Sudah Divaksin Artinya Kita Sudah Kembali Normal Lagi
Indonesia