Kejagung Lelang 3 Aset Milik Terpidana Korupsi Udar Pristono, Berminat? Udar Pristono - Antara

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) melelang barang rampasan terpidana kasus korupsi eks Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Udar Pristono.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simajuntak mengungkapkan, barang rampasan yang dilelang adalah tiga kondominium hotel (kondotel) di Bali.

Baca Juga

Lelang Aset Kapal Kasus Asabri, Kejagung Dinilai Tidak Cukup Berpegang Pada KUHAP

Rinciannya, satu unit Condotel Mercure Bali-Legian No Unit 416 A lantai 4 type deluxe Balcony, SHGB (Induk) No 26 Badung atas nama PT Budi Mulia Prima Realty berkedudukan di Jakarta, Luas 28,2 M2 Semigross, terletak di Jalan Sriwijaya No 1 Legian Kabupaten Badung Bali dengan harga limit senilai Rp 1.113.280.000,- dan dengan uang jaminan penawaran lelang Rp 225 juta.

Satu unit Condotel The Legian Nirwana Suites No unit 1322, Garden View, type Standar, Wing 1 lantai 3 atas nama Imelda Nursanti Rimba, Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun No 243/III/ Wing 1. Badung atas nama PT Mitra Asian Properti berkedudukan di Jakarta Pusat, Luas 43,70 M2, terletak di Jalan Melasti No 1 Lingkungan Legian Kelod, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta Kabupaten Badung Bali. Saat ini dikenal Pullman Bali Legian Nirwana dengan harga limit senilai Rp 1.327.900.000,- dan dengan uang jaminan penawaran lelang Rp 270 juta.

Satu unit Condotel The Legian Nirwana Suites No. unit 1406, type Standar, Wing 1 lantai 4 atas nama Wibisono Soedjalmo, Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun No 405/IV/Wing 1 Badung atas nama PT Mitra Asian Properti berkedudukan di Jakarta Pusat, Luas 43.90 M2, terletak di Jalan Melasti No 1 Lingkungan Legian Kelod, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta Kabupaten Badung Bali (saat ini dikenal Pullman Bali Legian Nirwana) dengan harga limit senilai Rp 1.333.780.000,- dan dengan uang jaminan penawaran lelang Rp 272 juta.

"Lelang eksekusi barang rampasan negara tersebut pada Rabu, 28 Juli 2021 pukul 08.45-09.45 WIB (Waktu Server Aplikasi Lelang Internet) atau pukul 09.45-10.45 WITA," tutur Leonard kepada wartawan, Rabu (15/7).

Mantan Kadishub DKI Jakarta Udar Pristono memberikan kesaksian pada sidang dugaan korupsi Bus Transjakarta dengan terdakwa Drajad Adhyaksa dan Seyito Luhu di pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (3/11). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Mantan Kadishub DKI Jakarta Udar Pristono memberikan kesaksian pada sidang dugaan korupsi Bus Transjakarta dengan terdakwa Drajad Adhyaksa dan Seyito Luhu di pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (3/11). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Ia mengatakan bahwa ketiga kondetel tersebut dilelang KNPNL Denpasar Bali pada Rabu (28/7) nanti. Tujuannya, untuk pengembalian kerugian negara dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan bus Transjakarta tahun anggaran 2012-2013.

"Berdasarkan putusan MA, barang bukti dalam perkara tersebut yaitu berupa tiga unit kondotel dinyatakan dirampas untuk negara dan untuk pelaksanaan eksekusi harus dilelang secara umum melalui KPKNL," tuturnya.

Sekedar informasi, Udar Pristono adalah terpidana kasus korupsi pengadaan bus Transjakarta tahun anggaran 2012- 2013 dan tindak pidana pencucian uang.

Pada tingkatan kasasi, Ketua Hakim Mahkamah Agung (MA) Artidjo Alkostar memvonis mantan Kepala Dinas Perhubungan pada era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) tersebut hukuman 13 tahun penjara.

Lalu denda sebesar Rp1 miliar subdider 1 tahun penjara karena terbukti melakukan korupsi dan pencucian uang.

Selain itu, terpidana juga ditambah hukuman harus membayar uang pengganti sebesar Rp 6,709 miliar subsider 4 tahun penjara dan semua barang bukti dirampas untuk negara. (Knu)

Baca Juga

17 Kapal Sitaan TPPU Kasus PT Asabri Dilelang, Ini Kisaran Harganya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Akhir Pekan Ini Berencana Gelar Perkara Kasus yang Menyeret Nama Jerinx
Indonesia
BMKG: Belum Ada Laporan Kerusakan Akibat Gempa di Sukabumi
Indonesia
BMKG: Belum Ada Laporan Kerusakan Akibat Gempa di Sukabumi

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," urainya

Ledakan Kilang Minyak, Ribuan Warga Desa Balongan Mengungsi
Indonesia
Ledakan Kilang Minyak, Ribuan Warga Desa Balongan Mengungsi

Kurang lebih 1.000 warga Blok Kosambi mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Prasasti Penghormatan Tenaga Medis Melawan COVID-19 Bakal Dibangun di JPO Sudirman
Indonesia
Prasasti Penghormatan Tenaga Medis Melawan COVID-19 Bakal Dibangun di JPO Sudirman

Revitalisasi JPO Karet Sudirman juga ditujukan untuk peningkatan pelayanan mobilitas aktif

Digusur Piala Dunia U-20, PKL Selter Manahan Resah Tak Kunjung Dapat Kepastian
Indonesia
Digusur Piala Dunia U-20, PKL Selter Manahan Resah Tak Kunjung Dapat Kepastian

Pemkot Solo belum memberikan kepastian terkait rencana pemindahan pedagang.

Penjelasan Polisi soal Kasus Raffi Ahmad, Lanjut atau Tidak?
Indonesia
Penjelasan Polisi soal Kasus Raffi Ahmad, Lanjut atau Tidak?

Polisi memastikan kerumunan acara ulang tahun Ricardo Gelael, ayah dari Sean Gelael yang dihadiri presenter Raffi Ahmad tidak melanggar protokol kesehatan.

Puluhan Warga Gagal Dapat Vaksin Dosis Kedua, Gibran Minta Maaf
Indonesia
Puluhan Warga Gagal Dapat Vaksin Dosis Kedua, Gibran Minta Maaf

Puluhan warga gagal mendapatkan vaksin dosis kedua saat mengikuti vaksinasi massal yang diadakan 074/Warastratama, Kamis (12/8).

Korban dan Kerusakan Akibat Siklon Seroja di Sabu Raijua Belum Terdata
Indonesia
Korban dan Kerusakan Akibat Siklon Seroja di Sabu Raijua Belum Terdata

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kerahkan enam helikopter guna penanganan darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 12 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Disdik DKI Akui Kesulitan Atasi Kerumunan Orang Tua saat PTM
Indonesia
Disdik DKI Akui Kesulitan Atasi Kerumunan Orang Tua saat PTM

Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengaku kesulitan mengatasi kerumunan orang tua saat mengantarkan anaknya hari pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Polda Metro Jaya Ciduk Buronan Penipuan Rp11 Miliar
Indonesia
Polda Metro Jaya Ciduk Buronan Penipuan Rp11 Miliar

AW melakukan perbuatan pidana dugaan penipuan sebesar Rp11 Miliar dengan memalsukan keterangan dalam akte notaris.