Kejagung Kembalikan Berkas Perkara Rizieq ke Bareskrim Pemindahan Rizieq ke Bareskrim. (Foto: Kanugrahan)

Merahputih.com - Tim Jaksa Peneliti Jampidum Kejaksaan Agung mengembalikan empat berkas perkara dugaan tindak pidana kekarantinaan kesehatan dengan tersangka Rizieq Shihab dan tersangka lainnya kepada penyidik Bareskrim Polri.

Pengembalian berkas perkara kepada penyidik disertai petunjuk dari Jaksa Peneliti untuk dilengkapi keempat berkas perkaranya. Berkas perkara dengan tersangka Rizieq dan Hari Ubaidillah (HU), Maman Suryadi (MS), Ahmad Sobri Lubis (ASL), Ali bin Ali Alatas (AAA) dan Idrus diserahkan bersamaan.

Baca Juga:

Jokowi Minta Rekomendasi Komnas HAM Soal Tewasnya Laskar FPI Ditindaklanjuti

"Dikembalikan kepada penyidik pada 27 Januari 2021," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Jumat (29/1).

Dalam perkara ini, Rizieq disangkaan melanggar Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 216 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, Hari Ubaidillah (HU), Maman Suryadi (MS), Ahmad Sobri Lubis (ASL), Ali bin Ali Alatas (AAA) dan Idrus disangkakan melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 216 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pemindahan Rizieq Shihab ke Bareskrim Polri. (Foto: Kanugrahan)

Sementara, berkas ketiga, yakni milik Direktur Utama Rumah Sakit UMMI Kota Bogor dokter Andi Tatat (AA) bersama Rizieq dengan sangkaan melanggar Pasal 14 dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 14 Ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan/atau Pasal 216 KUHP Jo. Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

"Dikembalikan kepada penyidik pada 28 Januari 2021," ujarnya.

Berkas keempat yang dikembalikan tim jaksa juga mengembalikan berkas Rizieq dengan sangkaan melanggar Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan/atau Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan/atau Pasal 216 KUHP untuk perkara yang terjadi di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Mega Mendung Bogor pada 13 November 2020, dikembalikan kepada penyidik pada 26 Januari 2021.

Baca Juga:

Menko Mahfud Buka-bukaan Isi Laporan Komnas HAM, Laskar FPI Bawa Senpi

Sementara Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan penyidik Bareskrim masih melengkapi petunjuk dari jaksa yang mengembalikan berkas kasus Rizieq.

"Penyidik masih melengkapi petunjuk P-19 dari JPU, yakni berkas Petamburan, Megamendung dan RS UMMI," kata Rian. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demo Formula E Ricuh, KPK Minta Laporan Dugaan Korupsi Lewat Saluran Dumas
Indonesia
Demo Formula E Ricuh, KPK Minta Laporan Dugaan Korupsi Lewat Saluran Dumas

Publik juga bisa memanfaatkan saluran online Pengaduan Masyarakat KPK

PT KAI Daop 1 Tertibkan Kawasan Pasar Gaplok
Indonesia
PT KAI Daop 1 Tertibkan Kawasan Pasar Gaplok

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 1 Jakarta melakukan penertiban warga di sekitar jalur rel Pasar Gaplok, kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat.

274.246 Dilakukan Tes, 49 Ribu di Antaranya Positif COVID-19
Indonesia
274.246 Dilakukan Tes, 49 Ribu di Antaranya Positif COVID-19

Kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia hingga saat ini masih belum bisa dikendalikan.

Anies Disarankan Maju Pilgub DKI Lewat Jalur Independen
Indonesia
Anies Disarankan Maju Pilgub DKI Lewat Jalur Independen

"Kalau memang dia yakin dan percaya diri dan merangkul rakyat dan percaya di berhasil saya sarankan dia jalur independen," kata Emrus

Geledah Rumah Ihsan Yunus PDIP, Penyidik KPK Bawa 2 Koper
Indonesia
Geledah Rumah Ihsan Yunus PDIP, Penyidik KPK Bawa 2 Koper

Penyidik KPK membawa dua koper usai menggeledah rumah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ihsan Yunus.

Politikus Demokrat: Risma Perlu Belajar Lagi di Kementerian Sosial
Indonesia
Politikus Demokrat: Risma Perlu Belajar Lagi di Kementerian Sosial

Risma diharapkan dapat mendongkrak kinerja Kabinet Indonesia Maju.

PPKM Darurat Pengaruhi Penjualan Hewan Kurban
Indonesia
PPKM Darurat Pengaruhi Penjualan Hewan Kurban

"Kondisi saat ini, kami hanya mampu menjual separuhnya saja," kata peternak hewan kurban.

[Hoaks atau Fakta]: Tetesan Jeruk Nipis Bisa Obati Mata Rabun Jauh
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Tetesan Jeruk Nipis Bisa Obati Mata Rabun Jauh

Jeruk nipis memang mengandung vitamin C yang merupakan antioksidan bagi mata, namun manfaat tersebut hanya akan didapatkan jika air perasan jeruk nipis dikonsumsi, bukan diteteskan ke mata.

ICW Ungkap Dua Penyebab Maraknya Pelaporan Kode Etik di KPK
Indonesia
ICW Ungkap Dua Penyebab Maraknya Pelaporan Kode Etik di KPK

Putusan terhadap Firli Bahuri yang semestinya dapat dikenakan pelanggaran berat namun hanya diganjar dengan teguran tertulis

Bandung Zona Merah COVID-19, Jalan Utama Ditutup di Akhir Pekan
Indonesia
Bandung Zona Merah COVID-19, Jalan Utama Ditutup di Akhir Pekan

Jika diperlukan, Senin sampai Kamis juga akan dilakukan penutupan. Penyekatan dilakukan pada pukul 14.00-16.00 WIB dan hanya dilakukan di Ring 1 dan Ring 2, yakni di pusat Kota Bandung.