Kehati-hatian Pemerintah Terkait Izin FPI Sudah Tepat Imam Besar FPI Rizieq Shihab. (Foto: Youtube/FRONT TV)

MerahPutih.com – Direktur Eksekutif Indopolling Network Wempy Hadir menilai bahwa sikap kehati-hatian pemerintah untuk menerbitkan izin ormas FPI sudah tepat.

“Saya kira sikap pemerintah yang sangat hati-hati untuk memperpanjang surat izin FPI merupakan langkah yang benar,” kata Wempy kepada wartawan, Selasa (3/12).

Baca Juga:

Akademisi: FPI dan Rizieq Bukan Ancaman terhadap Keutuhan Bangsa

Karena menurut Wempy, apa pun organisasi yang ingin bergerak di Indonesia harus patuh kepada Pancasila sebagai ideologi bangsa. Tidak boleh ada organisasi apa pun yang menganut ideologi lain, apalagi bertentangan dengan ideologi yang dianut di dalam negeri.

Logo FPI (Foto: Antara/Istimewa)
Logo FPI (Foto: Antara/Istimewa)

“Sebagai negara yang Pancasila, maka seluruh ormas atau apa pun tidak boleh bertentangan dengan ideologi negara,” ujarnya.

Jika ingin tetap hidup di Indonesia, Wempy meminta agar FPI sebaiknya patuh saja dengan aturan yang ada.

“Nah, FPI mesti paham bahwa mereka hidup di negara Indonesia. Oleh karena itu mereka mesti tertib terhadap segala aturan yang berlaku,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Wempy menilai, sebenarnya pemerintah Indonesia tidak pernah menghalangi siapa pun menjalankan organisasi, begitu juga dengan FPI. Selama organisasi itu ikuti aturan, maka negara tidak boleh melarangnya.

Baca Juga:

Akademisi: FPI dan Rizieq Bukan Ancaman terhadap Keutuhan Bangsa

“Pemerintah sebenarnya sudah punya niat baik untuk semua ormas termasuk FPI. Banyak sekali ormas yang ada di Indonesia tidak bermasalah dengan izin mereka karena mereka taat dan patuh terhadap aturan dan ketentuan yang ada,” jelas Wempy.

Pengamat Politik Wempy Hadir (MP/Kanu)
Pengamat Politik Wempy Hadir (MP/Kanu)

Terakhir, Wempy mengharapkan dengan tegas agar FPI sebaiknya benar-benar patuh terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia, bukan yang lain termasuk khilafah islamiyah.

Pernyataan patuh pada Pancasila pun tidak hanya di mulut saja, akan tetapi juga dimaktubkan di dalam dokumen resmi termasuk anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.

“Kalau mau FPI tetap eksis, jalan satu-satunya jalan adalah dengan menyatakan kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila bukan terhadap khilafah,” tutupnya. (Knu)

Baca Juga:

Eks Ketua GNPF MUI Minta Pemerintah-FPI Duduk Bareng


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH