Kedua Cawagub Minta Anies Pertimbangkan Formula E Terkait Corona Cawagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis minta Formula E dipertimbangkan kembali (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Kandidat Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI dari Gerindra, Ahmad Riza Patria menyarankan Pemprov DKI untuk mempertimbangkan kembali perhelatan Formula E di Jakarta. Pasalnya saat ini telah merebak wabah virus corona.

"Terkait masih ada corona, saya kira harus kita pertimbangkan kembali," kata Riza di Jakarta Jumat (6/3).

Baca Juga:

Panlih Sepakat Pemilihan Wagub DKI Jakarta Digelar 23 Maret

Riza menilai, persoalan COVID-19 tak boleh dianggap enteng lantaran negara seperti Arab Saudi sudah mengambil sikap untuk menghentikan sementara kunjungan ibadah umrah dan haji.

Cawagub DKI Ahmad Riza Patria bersama Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik
Calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria (tengah) dan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik (kanan). (Foto: MP/Asropih)

"Padahal itu sesuatu yang penting, itu ibadah lebih dari Formula E, menghadap ke Makkah, Madinah. Nah sekarang Formula E itu harus diteliti kembali, cermati kembali," papar dia.

Tambah kandidat Cawagub DKI yang berasal dari PKS Nurmansjah Lubis. Bang Ancah panggilan akrabnya Nurmansjah menuturkan event Formula E yang akan digelar 6 Juni 2020 mendatang harus memperhatikan pula kondisi dampak virus COVID-19.

Baca Juga:

DPRD Bakal Bentuk Panlih, Taufik: Fraksi PKS dan Gerindra Tak Bisa Jadi Ketua

Ia turut berkaca dari penundaan pemerintah Jerman dalam acara Internationale Tourismus-Börse Berlin (ITB Berlin) yang notabene merupakan ajang pariwisata terbesar di dunia.

"Itu aja ITB Berlin ditunda, itu kegiatan ajang Pariwisata terbesar di dunia ditunda sama pemerintah Jerman," tutupnya.(Asp)

Baca Juga:

Anggota Panlih Jaga Independensi Pemilihan Wagub DKI

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selama PSBB, Polri Diminta Tak Arogan dan Represif saat Melakukan Penegakan Hukum
Indonesia
Selama PSBB, Polri Diminta Tak Arogan dan Represif saat Melakukan Penegakan Hukum

Menurut Herman, kini rakyat sedang susah dan psikologis masyarakat Jakarta sedang tertekan COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA] Indomie Rasa Saksang Babi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Indomie Rasa Saksang Babi

"Indomie seleraku Rasa babi emmm endull"

Gerindra Nilai Pemberian Grasi ke Anas Maamun Tepat
Indonesia
Gerindra Nilai Pemberian Grasi ke Anas Maamun Tepat

"Kita gak bisa lihat kasus per kasus, kalau pak Anas saya kira sangat layak dapat grasi, dari segi usia, kesehatan," ujar Habiburokhman

Di Batam, Azan Mulai Dikumandangkan dengan Seruan Salat di Rumah
Indonesia
Di Batam, Azan Mulai Dikumandangkan dengan Seruan Salat di Rumah

Sebelum mengumandangkan azan, pengurus masjid juga meminta warga untuk tidak datang dan menggelar salat berjamaah.

"Ketakutan" Bakal Dicopot Jokowi, Para Menteri Langsung Tancap Gas
Indonesia
"Ketakutan" Bakal Dicopot Jokowi, Para Menteri Langsung Tancap Gas

Ada perkembangan cukup signifikan dan menteri makin semangat bekerja.

PKB Minta Pemerintah Berkontribusi Selesaikan Konflik Antarumat Beragama di India
Indonesia
PKB Minta Pemerintah Berkontribusi Selesaikan Konflik Antarumat Beragama di India

Revisi UU Kewarganegaraan di India dinilai melanggar resolusi Dewan HAM PBB Nomor 16/18

Eijkman Temukan Penyebab COVID-19 Lebih Menular di Indonesia
Indonesia
Eijkman Temukan Penyebab COVID-19 Lebih Menular di Indonesia

Mutasi pada virus SARS-CoV-2 itu menyebabkan virus menjadi lebih infeksius

Indonesia Bisa Kembali Bangkit dari Krisis, Jika...
Indonesia
Indonesia Bisa Kembali Bangkit dari Krisis, Jika...

Indonesia punya sejarah daya tahan yang panjang menghadapi situasi sulit selama ratusan tahun lamanya.

Mayoritas Pelaku Perusakan Aeon Mall Anak-anak
Indonesia
Mayoritas Pelaku Perusakan Aeon Mall Anak-anak

Polisi menetapkan delapan tersangka penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) kemarin.

Pasien COVID-19 Penuhi RS, Begini Respon Pemerintah Pusat
Indonesia
Pasien COVID-19 Penuhi RS, Begini Respon Pemerintah Pusat

"Pemerintah juga mendorong agar rumah sakit-rumah sakit yang ada di DKI atau yang di Jakarta, untuk dilakukan relaksasi terutama pasien-pasien yang posisinya sudah hampir sembuh," kata Airlangga.