Kedepankan Restorative Justice di Kasus Lois Owien, Polisi Dapat Apresiasi Ketua Indonesia Civilian Police Watch (ICPW), Bambang Suranto (Ist)

Merahputih.com - Ketua Indonesia Civilian Police Watch (ICPW), Bambang Suranto menilai langkah Polri mengambil tindakan 'restoratif justice' atau keadilan restoratif dalam menyelesaikan kasus ITE yang menjerat dokter Lois Owien, merupakan langkah tepat. Semuanya dinilai telah dipertimbangkan dari berbagai aspek.

"Termasuk didalamnya implementasi Polri yang Presisi," kata Bamsur melalui keterangan tertulis, Kamis (15/7).

Baca Juga:

Penyidik Duga Dokter Lois Owien Sebar Hoaks Kematian Pasien COVID-19

Sebab, memenjarakan seseorang dalam kasus ITE tersebut bukan upaya satu-satunya, melainkan upaya terakhir dalam penegakan hukum atau diistilahkan dengan 'ultimum remidium'. Sehingga, Polri dalam hal ini, terus mengedepankan upaya preventif, dalam menyelesaikan perkara kasus ITE itu.

"Agar perbuatan seperti ini tidak diikuti oleh pihak lain dikemudian hari," tegasnya.

Saat ini Indonesia sedang berupaya menekan angka penyebaran pandemi, dan jangan lagi menambah persoalan di negara ini. "Karena aparat kepolisian dan tenaga kesehatan untuk fokus tangani masalah Covid dalam masa PPKM Darurat ini," terangnya.

Berkaca dari kasus ini, diharapkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial (Medsos).

Dr Lois Owien (baju kuning) saat digiring ke Bareskrim Polri. Foto: MP/Kanu

Untuk diketahui sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi mengatakan Lois Owien telah memberikan sejumlah klarifikasi atas pernyataannya selaku dokter atas fenomena pandemi COVID-19.

Bahkan, Lois mengakui kesalahannya atas sejumlah opini mengenai COVID-19 kala menjalani seragkaian pemeriksaan secara intensif di kepolisian. Lois juga mengakui opininya di media sosial membutuhkan penjelasan medis. Namun, hal itu justru bias karena di media sosial hanyalah debat kusir yang tidak ada ujungnya.

Baca Juga:

Penampakan dr Lois Owien Digiring ke Bareskrim Polri

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, kami dapatkan kesimpulan bahwa yang bersangkutan, tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak akan menghilangkan barang bukti mengingat seluruh barang bukti sudah kami miliki," terangnya.

Sehingga langkah Polri dalam mewujudkan keadilan restoratif adalah sebuah pendekatan yang kedepannya dapat mengurangi kejahatan tindak pidana. Maka terciptalah kesimbangan demi terwujudnya Polri yang Presisi. (Ayu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiba di Polda Metro, Munarman Diborgol dan Mata Ditutup Kain Hitam
Indonesia
Tiba di Polda Metro, Munarman Diborgol dan Mata Ditutup Kain Hitam

Munarman tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 19.40 WIB. Pengacara Rizieq Shihab itu datang dengan mata tertutup kain hitam dan tangan diborgol.

Setelah Dinyatakan Teroris, TNI-Polri Dikirim Lagi ke Ilaga Buru KKB
Indonesia
Setelah Dinyatakan Teroris, TNI-Polri Dikirim Lagi ke Ilaga Buru KKB

pengiriman pasukan TNI dan polisi ke Ilaga itu tidak lepas dari semakin masifnya kelompok bersenjata menebar teror dan kekerasan terhadap masyarakat maupun aparat keamanan.

Dirjen KKP Ngaku Pernah Diminta Edhy Prabowo Percepat Izin Eksportir Benur
Indonesia
Dirjen KKP Ngaku Pernah Diminta Edhy Prabowo Percepat Izin Eksportir Benur

Namun, ia enggan menandatangani izin ekspor untuk lima perusahaan tersebut

DPR Sahkan RUU Otsus Papua Jadi Undang-Undang
Indonesia
DPR Sahkan RUU Otsus Papua Jadi Undang-Undang

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua (Otsus Papua) jadi Undang-Undang.

Mudik Dilarang, Kendaraan Pekerja di Surabaya Dikasih Stiker Khusus
Indonesia
Mudik Dilarang, Kendaraan Pekerja di Surabaya Dikasih Stiker Khusus

Untuk pegawai swasta dari luar rayon yang hendak keluar-masuk di Surabaya wajib membawa surat tugas, minimal ID Card atau KTP.

Stafsus Jokowi Minta Masyarakat Bijak Sampaikan Informasi Terkait Sriwijaya Air
Indonesia
Stafsus Jokowi Minta Masyarakat Bijak Sampaikan Informasi Terkait Sriwijaya Air

Saat ini tim gabungan terus mencari bukti-bukti lain

Jadi Tersangka, Eks Anggota DPRD Jabar Siti Aisyah Ditahan KPK
Indonesia
Jadi Tersangka, Eks Anggota DPRD Jabar Siti Aisyah Ditahan KPK

KPK menahan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) periode 2014-2019 Siti Aisyah Tuti Handayani dan anggota DPRD Provinsi Jabar periode 2019-2024 Ade Barkah Surahman.

BMKG Prediksi Sebagian Jakarta Diguyur Hujan saat Malam Takbiran
Indonesia
BMKG Prediksi Sebagian Jakarta Diguyur Hujan saat Malam Takbiran

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian Kota Jakarta diguyur hujan saat malam takbiran Idul Adha, Senin (19/7).

Warga Kesulitan Dapatkan Tabung Oksigen dan Harga Melambung
Indonesia
Warga Kesulitan Dapatkan Tabung Oksigen dan Harga Melambung

Warga mengaku kelimpungan mendapat tabung gas oksigen untuk pengobatan orang tuanya yang tengah dirawat di rumah.

Dijadwalkan Diperiksa Polda Metro Hari Ini, Jerinx Hadir Enggak Ya?
Indonesia
Dijadwalkan Diperiksa Polda Metro Hari Ini, Jerinx Hadir Enggak Ya?

Kasus ini berawal dari tuduhan Jerinx SID kepada Adam Deni