Wisata Indonesia
Kedamaian Membumi di Danau Sentani Danau Sentani nan damai. (foto: Instagram @bro_ichay)

TANAH Papua punya banyak destinasi indah nan menyejukkan mata. Danau Sentani yang damai salah satunya. Danau seluas 9.360 hektare ini terletak di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops. Sedikitnya ada 21 pulau yang menghiasi danau dengan ketinggian 75 meter di atas permukaan laut ini. Semuanya membentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Tidak mengherankan jika Danau Sentani jadi danau terluas di Papua.

Nama Sentani pertama kali disebut pendeta Kristen, BL Bin, ketika melaksanakan misionaris di wilayah danau ini pada 1898. Kata Sentani berarti 'di sini kami tinggal dengan damai'. Nama itu terkesan pas sekali, mengingat kisah pengembara Papua Nugini di masa purba yang menjadi penghuni awal Danau Sentani.

BACA JUGA

Pangandaran Punya Gunung Bukan Hanya Pantai

Legenda Naga

danau sentani
Danau Sentani, danau terluas di Papua. (Foto: jayapurakab.go.id)

Kisah penduduk awal Danau Sentani diceritakan dalam legenda naga yang menjadi kendaraan orang Papua Nugini saat menjelajah mencari wilayah baru untuk ditempati dan menetap di sana. Di tengah perjalanan panjang tersebut, naga yang mereka tumpangi tak lagi mampu terbang sehingga jatuh ke sebuah danau besar. Naga pun mati terendam dalam danau tersebut.

danau sentani
Warga sekitar Danau Sentani percaya mereka keturunan pengembara dari Papua Nugini. (foto: Instagram @lostpacker)

Meskipun naga kendaraan mereka jatuh dan mati, para penduduk Papua Nugini tersebut justru selamat. Mereka terjebak di bagian tubuh naga yang menyembul di permukaan danau. Mereka akhirnya menetap dan tinggal di tubuh naga yang mati itu.

Berdasar legenda tersebut, kepala naga berubah menjadi pulau di sisi timur danau, bagian ekor menjadi pulau sisi barat, sedangkan tubuhnya menjadi pulau di bagian tengah yang dinamai Pulau Asei.

Tujuan Wisata Utama

danau sentani
Danau Sentani menjaga kekayaan budaya leluhur. (Foto: indonesia-tourism)

Kini, danau luas ini jadi tempat tinggal orang-orang Sentani yang masih menjaga kekayaan budaya leluhur. Ada 24 desa di sekitar Danau Sentani yang jadi tujuan wisata utama di Papua. Kamu bisa berkunjung dan berinteraksi langsung dengan warga di sana. umunya mereka bekerja sebagai nelayan dan mengandalkan kekayaan hasil perikanan danau sebagai mata pencaharian.

Dengan menempuh perjalanan 15 menit dari Bandara Sentani, kamu bisa langsung menyaksikan keindahan danau yang berada di wilayah Sentani, ibu kota Jayapura. Kamu akan merasakan sepoi angin yang sejuk dan rasa damai ketika memasuki wilayah Danau Sentani. Selain menikmati keindahan alam Danau Sentani, kamu dapat berkeliling dan mengunjungi pulau-pulau di Danau Sentani dengan menyewa perahu motor yang tersedia.

danau sentani
Fasilitas pariwisata tersedia di Danau Sentani. (foto: Instagram @sentanilake)

Ya, prasarana pariwisata di danau ini bisa dikatakan cukup tersedia. Danau ini sudah dikelola menjadi objek wisata unggulan Papua. Selain mengarungi danau dengan perahu motor, kamu juga bisa berenang, bersampan, menyelam, menikmati ski air, hingga berwisata kuliner.

Buat kamu yang suka memancing, kamu bisa lho melakukan hobi memancingmu di danau ini. Beberapa spesies ikan air tawar endemik hidup di danau ini. Spesies ikan gabus Danau Sentani (Oxyeleotris heterodon), ikan pelangi Sentani (Chilatherina sentaniensis), ikan pelangi merah (Glossolepis incisus), dan hiu gergaji (Pristis microdon) hidup di danau indah ini. Selain itu, Danau Sentani juga kaya akan beragam biota laut dan sudah dimanfaatkan untuk budi daya ikan air tawar.

danau sentani
Warga sekitar Danau Sentani hidup dari perikanan. (foto: Instagram @sentanilake)

Selain kaya akan spesies ikan endemik, Danau Sentani juga kaya akan keanekaragaman hayati. Pohon matoa, pinang juga kayu putih menjadi tanaman khas yang banyak dijumpai di sekitar danau. Jika sehari berada di Danau Sentani buat kamu enggak cukup, kamu bisa menginap di lokasi tersebut dengan harga yang masuk akal.

Yang juga tak boleh kamu lewatkan, Festival Danau Sentani yang digelar setiap tahun di pertengahan Juni. Di ajang itu, kamu bisa menyaksikan kekayaan budaya, kesenian, dan kuliner Sentani.

Ayo, melancong ke Danau Sentani! (dwi)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pelesiran di Negeri Aing: ke Taman Makam Pahlawan Kalibata
Travel
6 Fase Pandemi COVID-19 yang Dilewati Sebelum Kembali Traveling
Travel
6 Fase Pandemi COVID-19 yang Dilewati Sebelum Kembali Traveling

Berikut ini enam fase menuju 'aman' di dunia wisata.

Pertunjukan Wayang Daring Diganjar Rekor MURI
Tradisi
Pertunjukan Wayang Daring Diganjar Rekor MURI

Gelar pertunjukan wayang secara daring selama 7 hari 7 malam, warga Mojokerto raih rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

Jangan Dilewatkan, Destinasi Sarat Sejarah di Sekitar Danau Toba
Travel
Jangan Dilewatkan, Destinasi Sarat Sejarah di Sekitar Danau Toba

Sejumlah situs sarat sejarah dan legenda di sekitar Danau Toba amatlah unik.

Bali Siap Menyambut Pelancong di bulan Oktober
Travel
Bali Siap Menyambut Pelancong di bulan Oktober

Pemerintah sedang mempertimbangkan membuka kembali Bali antara bulan Juni dan Oktober

Bujuk Soebardjo Demi Menemukan Lokasi Penculikan Sukarno-Hatta
Indonesiaku
Bujuk Soebardjo Demi Menemukan Lokasi Penculikan Sukarno-Hatta

Begitu sosoknya muncul, Soebardjo langsung menegur keras

Wisata Religi Kuil Dewi Kwam Im di Atas Gunung Batu
Tradisi
Wisata Religi Kuil Dewi Kwam Im di Atas Gunung Batu

Pengunjung mendatangi Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa atau lebih dikenal dengan Kuil Dewi Kwan Im di Desa Kertajaya, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa, (10/3/2020). Vihara tersebut merupakan tempat ibadah Buddhisme Thailand yang dibangun oleh WNI dari etnis Thailand yang bernama Anothai Kamonwathin (Mama Airin) pada 8 Agustus 2000. Vihara tersebut dibangun diatas gunung batu yang langsung menghadap laut. Uniknya pintu masuk Vihara tersebut berupa rentetan anak tangga berjumlah sekitar 300. Anak tangga diapit sepasang ornamen naga khas Thailand yang berkepala tujuh dan sepasang singa batu

Minuman Persahabatan Orang Flores
Kuliner
Minuman Persahabatan Orang Flores

Moke jadi ciri khas pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.

Cara Asyik Makan Buah, Rujakin Aja
Kuliner
Cara Asyik Makan Buah, Rujakin Aja

Ya, rujak memang pas dijadikan camilan segar.

Selisik Salah Kaprah Ngohiong, Bukan Nama Makanan, Tapi?
Kuliner
Selisik Salah Kaprah Ngohiong, Bukan Nama Makanan, Tapi?

Orang Jawa Tengah atau Timur menyebut makanan tersebut ngoyang.