Kecuali Rizieq Shihab, Lima Mantan Petinggi FPI Bebas dari Penjara Sidang Voniss Rizieq Shihab dan kawan-kawan. (Foto: Tangkapan Layar).

MerahPutih.com - Lima orang mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) bebas dari penjara pada Rabu (6/10). Kelimanya adalah Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Habib Ali Alwi Alatas, Idrus alias Idrus Al-Habsyi, dan Maman Suryadi.

“Insya Allah pada hari Rabu, 6 tanggal 29 Shaffar 1443 Hijriah/ 6 Oktober 2021 bebas, oleh karena telah berakhir masa penahanannya sesuai yang telah dijatuhkan Mahkamah Agung (MA),” kata tim penasihat hukum, Aziz Yanuar dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (6/10).

Baca Juga

Dua Tersangka Pembunuhan Anggota Laskar FPI Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Namun, tak ada nama tokoh utama Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang ikut bebas.

Usai bebas dari Rutan Bareskrim Mabes Polri, Shabri Lubis berencana akan ke Pondok Pesantren terlebih dahulu sebelum kembali ke rumahnya.

"Rencana ke rumah masing-masing. Tapi kayanya ke Ciseeng dulu, Kiyai Sobri pesantren," ujarnya.

Saat ditanya apakah bakal mengadakan acara syukuran atas bebasnya kliennya itu. Dirinya belum bisa memastikan hal tersebut.

"(Acara syukuran) nanti kita kabari," tutup Azis.

Kabagpenum Div Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, bebasnya Shabri Lubis dan kawan-kawan karena telah menjalani masa tahanan selama delapan bulan.

"Sekitar jam 09.30 Wib mereka dieksekusi oleh Jaksa, karena sudah 8 bulan menjalani tahanan sama dengan putusan banding di PT (Pengadilan Tinggi)," kata Ramadhan kepada wartawan, Rabu (6/10).

Sidang Rizieq. (Foto: Antara)
Vonis yang dijatuhkan hakim lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa. Dimana terdakwa Rizieq dituntut 2 tahun penjara dan lima lainnya satu tahun 6 bulan penjara.

Oleh karena itu, sesuai dengan hukum yang berlaku. Ahmad Shabri Lubis telah dapat menghirup udara bebas kembali.

"Sesuai KUHAP harus dikeluarkan demi hukum. Putusan kasasinya juga menolak permohonan kasasi. Jadi sudah inkracht," tegasnya.

Kelimanya menjadi narapidana dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan pada acara Maulid Nabi dan pernikahan anak Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/11). Mereka adalah panitia acara yang menimbulkan kerumunan tersebut.

Mereka terbukti bersalah karena terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putri keempat Rizieq. Mereka membantu dalam mempersiapkan sarana dan prasarana dengan menyiapkan tenda, panggung, dan lainnya.

Mereka terbukti melanggar Pasal 93 Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atas kerumunan sekitar 5.000 warga di Petamburan. Kelimanya divonis delapan bulan penjara. (Knu)

Baca Juga

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Eks Bos FPI Dkk

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polres Klaten Lakukan Penyekatan di Perbatasan Jateng-DIY
Indonesia
Polres Klaten Lakukan Penyekatan di Perbatasan Jateng-DIY

Kegiatan penyekatan dilakukan setelah pemerintah resmi mengeluarkan surat edaran larangan mudik Lebaran.

Besok Dua Sekolah di Solo Gelar PTM Terbatas
Indonesia
Besok Dua Sekolah di Solo Gelar PTM Terbatas

Pada Senin (6/8) pekan depan akan lebih banyak jumlah sekolah yang menggelar PTM

Kasus Dugaan Korupsi Pemakaman COVID-19, Polisi Periksa Tujuh Saksi
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi Pemakaman COVID-19, Polisi Periksa Tujuh Saksi

Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Jember memeriksa tujuh orang saksi kasus dugaan korupsi anggaran pemakaman jenazah COVID-19 di Kabupaten Jember

12 Terduga Teroris Merauke Ditetapkan Tadi Tersangka, Segera Dibawa ke Jakarta
Indonesia
12 Terduga Teroris Merauke Ditetapkan Tadi Tersangka, Segera Dibawa ke Jakarta

Semua tersangka teroris akan diterbangkan ke Jakarta

Penanganan COVID-19 Sektor Hulu Masih Perlu Perbaikan
Indonesia
Penanganan COVID-19 Sektor Hulu Masih Perlu Perbaikan

para pemangku kepentingan segera melakukan perbaikan dan upaya-upaya pengendalian di sektor hulu secara masif dan terukur.

Selama 8 Hari, Jokowi Akan Sibuk Dengan Pertemuan Internasional
Indonesia
Selama 8 Hari, Jokowi Akan Sibuk Dengan Pertemuan Internasional

Presiden diagendakan bertolak ke Roma, Italia, untuk menghadiri KTT Group of Twenty (G20) yang digelar pada tanggal 30-31 Oktober 2021.

Mutasi Polri: Mantan Ketua Timses Jenderal Listyo Diangkat Jadi Asisten SDM Kapolri
Indonesia
Mutasi Polri: Mantan Ketua Timses Jenderal Listyo Diangkat Jadi Asisten SDM Kapolri

Mantan ketua timses Listyo itu diangkat sebagai Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri.

Lebih dari 3 Ribu Wisudawan ITS Ikuti Wisuda Drive Thru
Indonesia
Lebih dari 3 Ribu Wisudawan ITS Ikuti Wisuda Drive Thru

“Prosesi wisuda saat ini spesial, sebab penyerahan ijazah secara daring dan kali pertama secara drive thru bagi wisudawan yang memenuhi syarat,” tutur Rektor ITS Mochamad Ashari

Mutasi COVID-19 B117 Disebut Lebih Cepat Menular dan Ganas, Ini Kata Kemenkes
Indonesia
Keterisian Tempat Tidur COVID-19 RSHS Capai 92,5 Persen, Pasokan Oksigen Aman
Indonesia
Keterisian Tempat Tidur COVID-19 RSHS Capai 92,5 Persen, Pasokan Oksigen Aman

Ketersediaan oksigen medis Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung sejauh ini dinyatakan aman.