Kecepatan Internet Indonesia Peringkat 9 di ASEAN, Ini Strategi Menkominfo

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 25 Januari 2024
Kecepatan Internet Indonesia Peringkat 9 di ASEAN, Ini Strategi Menkominfo

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, saat memimpin Rapat Kordinasi Sosialisasi Program Pemerintah di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (23/1). Foto: ANTARA/Kemenparekraf

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kecepatan internet di Indonesia ternyata masih rendah. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi.

Ia menjelaskan, untuk kawasan ASEAN saja, Indonesia berada di peringkat sembilan dari 11 negara. Menurutnya, berdasarkan data per Desember 2023, kecepatan internet mobile Indonesia berkisar 24,96 Mbps. Sedangkan untuk jaringan fix broadband, hanya 27,87 Mbps.

“Kita perlu menemukan solusi konkret untuk mengatasi permasalahan ini,” ungkapnya dikutip di Jakarta, Kamis (25/1).

Baca juga: Menkominfo Klaim Konten Hoaks Pemilu 2024 Langsung Ditakedown Tak Sampai Sehari

Menkominfo, Budi Arie, menjelaskan tiga aspek untuk meningkatkan kecepatan internet di Indonesia
Menkominfo, Budi Arie, menjelaskan tiga aspek untuk meningkatkan kecepatan internet di Indonesia. Foto: dok. Kementerian Kominfo

Budi juga menegaskan, ada tiga aspek penting untuk meningkatkan kecepatan akses internet, yaitu melalui kesehatan industri, kualitas dan perluasan layanan, serta pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan data Direktorat Telekomunikasi Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Tahun 2023, tarif efektif layanan data melalui Jaringan Bergerak Seluler (Mobile Broadband) turun secara signifikan setiap tahun, dengan rata-rata tingkat penurunan setiap tahun (CAGR) periode 2017-2023 sebesar 17,72 persen.

Kemudian, proporsi beban biaya dibandingkan pendapatan pada operator seluler pada periode Q2 tahun 2023 berada pada kisaran 70 hingga 106 persen.

Jadi, cukup kecil peluang bagi operator seluler untuk menurunkan lagi tarif mobile broadband seperti periode-sebelumnya.

“Penerapan tarif ke depan perlu mempertimbangkan CAPEX (Capital Expenditure) untuk penggelaran 5G yang besarnya beberapa kali lipat dari CAPEX 4G,” jelas Budi Arie.

Baca juga: Alam Ganjar Suarakan Program Internet Gratis dan Satu Sarjana

Peluang operator seluler cukup kecil untuk turunkan tarif mobile broadband
Peluang operator seluler cukup kecil untuk turunkan tarif mobile broadband. Foto ilustrasi: Unsplash/JJ Ying

Melihat aspek pertumbuhan ekonomi, Menkominfo mengutip data International Telecommunication Union (ITU) Tahun 2022 yang menunjukkan, persentase tarif Mobile Broadband Indonesia terhadap Gross National Income (GNI) per kapita sebesar 1,1 persen (Tarif MBB 2GB USD3.78).

Sementara itu, tarif Fixed Broadband terhadap GNI per kapita sebesar 6,1 persen (Tarif FBB 20 Mbps USD20.97).

“Hal ini berarti jika biaya yang dialokasikan masyarakat untuk membeli layanan broadband makin tinggi persentasenya, maka semakin sulit masyarakat mendapatkan layanan broadband atau harga tidak terjangkau masyarakat,” sebut Budi.

Guna memperbaiki kualitas dan perluasan layanan, Budi Arie pun menekankan investasi CAPEX yang mencukupi. Sementara, menurutnya pembiayaan untuk CAPEX bergantung pada profitabilitas dan model pembiayaan lain yang menjadi beban operator.

“Makin besar permintaan layanan dari pengguna diperlukan upaya untuk mengurangi beban operator agar dapat memperbaiki dan memperluas layanannya,” jelasnya. (knu)

Baca juga: [HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Hentikan Bantuan dan Ingin Usir Pengungsi Rohingya

#Internet #Menkominfo #Jaringan Selular
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa M7,7 Guncang NTT: 200 BTS di 10 Kabupaten dan Kota Alami Gangguan
Sebanyak 200 BTS terdampak gempa M7,7 di Flores, NTT. BTS tersebut mengalami gangguan di 10 Kabupaten dan Kota NTT.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gempa M7,7 Guncang NTT: 200 BTS di 10 Kabupaten dan Kota Alami Gangguan
Indonesia
Beras Digital Tak Lagi Dirampas: Bebas dari Hangus, Terkunci Sengkarut Aturan Telco
Jadi, konsep masa aktif dan hangusnya saldo diciptakan secara sistematis buat mendaur ulang (recycle) nomor yang nggak produktif
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Beras Digital Tak Lagi Dirampas: Bebas dari Hangus, Terkunci Sengkarut Aturan Telco
Indonesia
Alasan MK Kabulkan Sebagian Gugatan Kuota Hangus dan Pilih Tafsir Jaminan Sisa Kuota
Putusan MK tidak sepenuhnya mengabulkan permohonan para pemohon yang meminta kewajiban data rollover.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
Alasan MK Kabulkan Sebagian Gugatan Kuota Hangus dan Pilih Tafsir Jaminan Sisa Kuota
Indonesia
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus, Operator Wajib Sediakan Layanan ini
Mahkamah Konstitusi memutuskan sisa kuota internet tak boleh hangus. Operator wajib menyediakan layanan ini.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus, Operator Wajib Sediakan Layanan ini
Lifestyle
Pengembangan Jaringan 5G Lelet, Indonesia Didesak Langsung Loncat ke Seluler 6G
Persiapan menuju 6G perlu dilakukan mulai sekarang agar Indonesia memiliki waktu yang cukup
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Pengembangan Jaringan 5G Lelet, Indonesia Didesak Langsung Loncat ke Seluler 6G
Indonesia
16.557 Sekolah Bakal Terkoneksi Internet Pada 2026 Ini
Seluruh satuan pendidikan wajib memiliki akses terhadap layanan pendidikan yang berkualitas, modern, dan berbasis teknologi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
16.557 Sekolah Bakal Terkoneksi Internet Pada 2026 Ini
Berita Foto
Registrasi SIM Berubah, NIK dan Biometrik Wajah Jadi Syarat Utama Mulai 1 Juli 2026
Seorang pengunjung melakukan sistem registrasi pelanggan layanan telekomunikasi berbasis data biometrik di Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 01 Juli 2026
Registrasi SIM Berubah, NIK dan Biometrik Wajah Jadi Syarat Utama Mulai 1 Juli 2026
Indonesia
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Masyarakat yang bekerja memiliki kontribusi penggunaan internet terbesar dengan penetrasi mencapai 84,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Indonesia
Pembatasan Akun Anak Berlaku: X & Bigo Live Paling Patuh, Grup Meta Masih 'Bandel'
Untuk penerapan awalnya berlaku kepada delapan platform digital yaitu YouTube, TikTok, Facebook, Threads, Instagram, X, Bigo Live, dan Roblox.
Wisnu Cipto - Sabtu, 28 Maret 2026
Pembatasan Akun Anak Berlaku: X & Bigo Live Paling Patuh, Grup Meta Masih 'Bandel'
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Layanan Internet Digratiskan Selama Bulan Ramadan
Informasi yang menyebut adanya program internet gratis selama Ramdaan 1477 H tengah viral di media sosial.
Frengky Aruan - Selasa, 03 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Layanan Internet Digratiskan Selama Bulan Ramadan
Bagikan