Kebun Binatang Bandung: Tidak Mungkin Semua Satwa Dibiarkan Mati Pelan-pelan Kebun Binatang Bandung (Foto: Rizal Sopian )

MerahPutih.com - Bencana nasional COVID-19 memicu krisis di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden. Tempat wisata satwa dengan 850 ekor binatang berbagai spesies ini terancam bangkrut jika terus-terusan ditutup karena pembatasan atau PPKM.

Pihak manajemen berharap Bandung Zoological Garden kembali dibuka dengan protokol kesehatan ketat. Manajemen menegaskan, Bandung Zoological Garden sudah memiliki Satgas COVID-19 yang sudah dinilai layak oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung beberapa waktu lalu.

“Harapannya kita bisa diizinkan buka kembali dengan pembatasan cukup, yang penting diizinkan buka dan patuh prokes,” kata Marketing Communication Bandung Zoological Garden Sulhan Syafii, Jumat (30/7).

Baca Juga:

Kebun Binatang di Ceko Buat Meeting Virtual untuk Primata

Tahun lalu, kata Sulhan, Bandung Zoological Garden telah membentuk Satgas COVID-19 secara internal yang tugasnya menjalankan prokes bagi pengunjung. Infrastruktur prokes juga telah disediakan, sehingga mendapat penilaian layak dari Dinkes Kota Bandung.

Sedangkan jumlah pengunjung dibatasi 30 persen sampai 50 persen. Itu pun, kata Sulhan, jumlah pengunjung tidak sampai memenuhi kapasitas tersebut. “Jadi dari sisi prokes kita sudah diperiksa Dinkes, Satgas kita layak,” katanya.

Menurutnya, jika penutupan Bandung Zoological Garden diperpanjang terus, maka lama-kelamaan kebun binatang ini akan bangkrut. Karena tidak ada pemasukan. Sedangkan operasional sehari-hari harus tetap jalan.

Ilustrasi - Seekor bayi gajah sumatera (Elephas maximus sumatrensis) di kandang Taman Safari Prigen, Pasuruan. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/wsj.
Ilustrasi - ANTARA FOTO/Umarul Faruq/wsj.

Dalam sehari, Bandung Zoological Garden mengeluarkan Rp 350 juta untuk pakan satwa. Belum lagi dengan gaji pegawai yang jumlahnya 84 orang. Jumlah pegawai ini telah dikurangi pada 2020 karena pendapatan yang terus merosot.

Gaji pegawai yang ada terpaksa dipotong dan dialihkan untuk pakan satwa. “Karyawan kudu sepakat, karena yang kerja di sini tidak semata cari uang, ada sisi kecintaan pada satwa,” terang Sulhan.

Ketika semua cara untuk bertahan telah dilakukan, Sulhan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan skenario terburuk. Menurutnya, tabungan Bandung Zoological Garden sudah terkuras habis.

Baca Juga:

4 Singa di Kebun Binatang Barcelona Positif COVID-19

Tabungan yang ada diperkirakan hanya cukup sampai September 2021. Setelah itu, pihak manajemen akan berkoordinasi dengan BKSDA untuk memberikan pakan hewan dari hewan yang ada, yaitu memberikan rusa atau angsa kepada hewan karnivora, seperti macan tutul dan harimau.

“Kalau sampai September kita akan lakukan (memberikan rusa dan angsa) karena tidak mungkin semua mati pelan-pelan. Kita akan koordinasi dengan BKSDA untuk itu,” ujarnya.

Setelah itu, kemunginan hewan-hewan endemik seperti harimau, macan tutul, akan diserahkan kepada negara. “Satwa tergantung pemerintah, kita kembalikan ke negara,” katanya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Kebun Binatang Tertua di Jepang Sambut Kelahiran Bayi Gajah Pertama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Baca Komik Doraemon
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Baca Komik Doraemon

Gambar Presiden Jokowi membaca komik Doraemon adalah salah. Gambar tersebut telah disunting pada bagian cover komik

[HOAKS atau FAKTA]: Infrastruktur Era Jokowi, Jalan Tol Trans Papua Belah Laut dan Bukit
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Infrastruktur Era Jokowi, Jalan Tol Trans Papua Belah Laut dan Bukit

kun Facebook Pemimpin Indonesia membagikan narasi dan video yang diklaim merupakan penampakan jalan tol Trans Papua yang dibangun di era Presiden Jokowi.

Menko PMK Imbau Masyarakat Manfaatkan Libur Akhir Tahun dengan Bijaksana
Indonesia
Menko PMK Imbau Masyarakat Manfaatkan Libur Akhir Tahun dengan Bijaksana

Masyarakat mesti memanfaatkan libur Natal dan akhir tahun dengan bijaksana.

AstraZeneca Kedaluwarsa Juni, Pemprov DKI Percepat Vaksinasi
Indonesia
AstraZeneca Kedaluwarsa Juni, Pemprov DKI Percepat Vaksinasi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal mempercepat program vaksinasi COVID-19 dari AstraZeneca menyusul akan memasuki masa kedaluwarsa pada bulan Juni.

[HOAKS atau FAKTA]: Takbier, Bir yang Sempat Jadi Kontroversi Diproduksi di Arab Saudi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Takbier, Bir yang Sempat Jadi Kontroversi Diproduksi di Arab Saudi

Beredar artikel berjudul “Takbier – Bir yang Sempat Jadi Kontroversi Diproduksi Di Arab Saudi!” yang dimuat di situs beergembira[dot]com pada 7 November 2018.

Novel Khawatir Sikap Dewas Bikin Firli Cs Semakin Berani Lakukan Pelanggaran
Indonesia
Novel Khawatir Sikap Dewas Bikin Firli Cs Semakin Berani Lakukan Pelanggaran

"Saya khawatir kalau sikap Dewas seperti ini justru membuat pimpinan KPK semakin berani untuk membuat pelanggaran-pelanggaran. Kenapa? Ya karena Dewasnya begitu berpihak," kata Novel

Awal Agustus Pengumuman Seleksi Administrasi PNS 2021, Pelamar Keberatan Bisa Protes
Indonesia
Awal Agustus Pengumuman Seleksi Administrasi PNS 2021, Pelamar Keberatan Bisa Protes

Semula pengumuman seleksi PNS 2021 dilaksanakan hari ini 28 - 29 Juli 2021.

Revisi UU ITE Masuk Prolegnas 2021?
Indonesia
Revisi UU ITE Masuk Prolegnas 2021?

Presiden menekankan bahwa penerapan UU ITE harus tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan

Kejaksaan Agung Didesak Cabut Aturan Penghapusan Uang Ganti Korupsi
Indonesia
Kejaksaan Agung Didesak Cabut Aturan Penghapusan Uang Ganti Korupsi

Peraturan Kejaksaan Agung ini dikhawatirkan membuka peluang permufakatan jahat untuk para koruptor.

Angka Kasus COVID-19 di Solo Melonjak, TNI AD Bikin RS Darurat di Benteng Vastenburg
Indonesia
Angka Kasus COVID-19 di Solo Melonjak, TNI AD Bikin RS Darurat di Benteng Vastenburg

TNI AD melalui Korem 074/Warastratama bakal membangun rumah sakit (RS) darurat COVID-19 di dalam kompleks Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah. Pendirian RS darurat tersebut dilakukan seiring tingginya kasus COVID-19 di Soloraya.