Kebijakan Penenggelaman Kapal, Menteri Susi: Saya Sejak Dulu Sudah Banyak Jelaskan Menteri Susi (tengah) bersama Menko Kemaritiman Luhut (kiri) dan Presiden Jokowi saat rapat terbatas. (setkab.go.id)

MerahPutih.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan bahwa penenggelaman kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia sudah banyak dibahas, sehingga tidak perlu diragukan lagi oleh berbagai pihak.

"Saya sejak dulu sudah banyak menjelaskan dari awal sampai akhir. Penenggelaman kapal sudah banyak dibahas," kata Menteri Susi dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (11/1).

Seperti dilansir Antara, Menteri Susi juga mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo juga telah menjelaskan mengenai tindakan penenggelaman terhadap kapal pencuri ikan yang ditangkap aparat.

Saat ini muncul isu penghentian kebijakan penenggelaman kapal. Desakan penghentian itu di antaranya datang dari Wapres Jusuf Kalla dan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan. Keduanya menyatakan tidak ada lagi kebijakan penenggelaman kapal dan Indonesia kini fokus pada peningkatan produksi ikan.

Di Twitter isu penghentian penghancuran kapal itu ramai diperbincangkan. Tidak terkecuali sang pemilik kebijakan, Menteri Susi. Dukungan salah satunya datang dari tokoh agama A Mustofa Bisri atau Gus Mus. "Menurutku, ibu @susipudjiastuti hanya menjaga dan membela kepentingan Indonesia dan nelayan/rakyat Indonesia. Semoga Allah menjaga dan membela beliau," kata Gus Mus melalui cuitan di @gusmugusmu.

Pernyataan Gus Mus itu menyikapi permintaan Menko Maritim Luhut Panjaitan, yang juga seperti Wapres JK, meminta penghentian kebijakan penenggelaman kapal. Menteri Susi juga membalas dukungan Gus Mus dengan mencuit, "Terimakasih Gus Mus. Salam hormat."

Netizen lain juga banyak mendukung Menteri Susi, "Bu @susipudjiastuti maju terus, gosah didengerin. Tenggelamkan lebih banyak lagi kapal-kapal maling," kata akun @azzbhn.

Ada juga netizen yang mempertanyakan apa hubungan antara menghentikan penenggelaman kapal dengan meningkatkan ekspor ikan? Sebagian netizen menyebut bahwa Menteri Susi harus melanjutkan kebijakan penenggelaman kapal para pencuri.

Sementara Presiden Joko Widodo menanggapi kebijakan Menteri Susi, dia mengemukakan bahwa kebijakan penenggelaman kapal asing yang melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia merupakan upaya penegakan hukum.

"Kita tidak main-main dengan illegal fishing, terhadap pencurian ikan tidak main main. Oleh sebab itu yang paling seram ya ditenggelamkan," ujar Presiden Jokowi di Jakarta, Rabu (10/1). (*)



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH