Kebijakan Paypal Indonesia Makin Ketat Tapi Mempermudah Pebisnis Online Ilustrasi. (pctechmag.com)

ADA banyak sekali topik yang dibahas oleh para pebisnis online mengenai Paypal Indonesia. Kebanyakan, isu yang diperbincangkan mengenai cara verifikasi paypal. Isu ini sepertinya tak pernah berhenti untuk dibahas.

Mengapa? Tentu saja alasannya sederhana. Banyak orang Indonesia yang ingin memiliki akun Paypal tapi tidak bisa melakukan verifikasi. Anda harus tahu Paypal yang belum terverifikasi tidak bisa digunakan secara leluasa. Maka dari itu, pengguna Paypal ingin memiliki akun Paypal terverifikasi.

Kendalanya ada pada kartu kredit. Seperti yang Anda ketahui, banyak orang Indonesia yang tidak memiliki kartu kredit. Tentu mereka yang tidak mau memiliki kartu kredit memiliki alasan yang bermacam-macam. Ada yang memang tidak merasa perlu kartu kredit. Ada juga yang tidak ingin konsumtif lantaran memiliki kartu kredit.

Terlepas dari hal tersebut, kepemilikan kartu kredit menjadi salah satu syarat akun Paypal terverifikasi. Lalu, muncul cara lain verifikasi Paypal tanpa kartu kredit, yaitu dengan menggunakan VCC (Virtual Credit Card). Muncullah banyak sekali penyedia jasa VCC. Tentu saja Anda yang ingin mendapatkan pelayanan tersebut harus membayarkan sejumlah dana, mulai dari Rp 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung penyedia jasa yang Anda pakai.

Banyak yang mengatakan ini adalah kesalahan terbesar pihak Paypal. Jumlah calon pengguna Paypal itu sangat banyak mengingat semakin banyaknya orang yang terjun di bisnis online. Dan adanya kebijakan Paypal tersebut, mereka seolah semakin dipersulit?

Benarkah Paypal Mempersulit?

Pada dasarnya tidak. Faktanya, sekarang Paypal menawarkan cara lain melakukan verifikasi tanpa harus memiliki kartu kredit. Yaitu menggunakan VCC atau virtual credit card.

Lalu, mungkin muncul pertanyaan lainnya lagi. Apakah cara verifikasi Paypal dengan VCC itu legal? Sampai saat ini, tidak ada larangan dari pihak Paypal Indonesia. Dan masih banyak yang memanfaatkan cara ini. Bahkan, di dashboard Paypal, terdapat tampilan baru cara verifikasi Paypal.

Jadi, Anda yang tidak memiliki kartu kredit tetap bisa memiliki akun Paypal terverifikasi dan legal. Bagaimana caranya?

Berikut ini beberapa langkah yang perlu Anda lakukan.

1. Kunjungi Situs Paypal Indonesia

Jika Anda belum pernah melakukan pendaftaran, lakukan pendaftaran. Seperti halnya ketika Anda register di beberapa akun lainnya, ada beberapa informasi data diri yang harus Anda sisikan seperti biasa. Ikuti saja petunjuknya.

2.Verifikasi

Setelah Anda berhasil melakukan registrasi atau pendaftaran, Anda akan diminta untuk melakukan verifikasi. Dalam hal ini, Anda hanya perlu memasukkan VCC atau virtual credit card yang bisa Anda dapatkan dari penyedia jasa VCC.

3.Konfirmasi Kartu

Selanjutnya, sistem akan melakukan konfirmasi kartu. Tunggu beberapa saat dan proses verifikasi akan segera selesai.

4.Masukkan Kode

Hubungi pihak penyedia jasa VCC jika kartu VCC sudah diverifikasi. Anda akan diberikan 4 digit kode yang menjadi pertanda berakhirnya proses verifikasi Paypal. Anda bisa langsung menggunakan akun Paypal Anda.

Mudah, bukan?
Pada intinya, Paypal, dan sebenarnya semua layanan fintech atau financial technology lainnya, selalu memperbaharui sistem dan kebijakan dalam rangka melindungi pengguna dari segara macam kejahatan transaksi online. Jadi, hal tersebut jangan dianggap sebagai langkah Paypal mempersulit pengguna.


Paypal Limited Access

Selamat karena akun Paypal Anda sudah terverifikasi. Itu artinya Anda sudah bisa melakukan transaksi menggunakan Paypal, entah itu untuk mengirim atau menerima uang. Bahkan, Anda juga bisa mencairkan uang yang ada di akun Paypal.

Akan tetapi, ada satu hal lagi yang harus Anda waspadai, yaitu Paypal Limited Access. Semoga saja dikemudian hari Anda tidak mendapatkan email notifikasi dari Paypal seperti ini. Your Access Account Has Been Limited. Artinya,, Paypal Anda dibatasi.

Apa itu artinya? Karena akun Paypal terkena limit, maka Anda tidak bisa menggunakan akun Paypal tersebut. Jadi, percuma saja kan jika punya Paypal terverifikasi tapi terkena limit?

Dalam hal ini, ada beberapa faktor penyebab Paypal Limited Access. Namun, terlebih dahulu, Anda harus tahu dampak yang terjadi jika akun Paypal Anda kena limited. Jika hal ini terjadi, Anda tidak lagi bisa mengirim dan menerima uang. Bahkan, Anda juga tidak bisa mencairkan uang yang ada di Paypal Anda.

Lalu, bagaimana solusinya? Sangat mudah sekali. Anda hanya perlu mengupload dokumen yang diminta oleh pihak Paypal Indonesia. Biasanya, Anda akan mendapatkan email berupa notifikasi di mana Anda bisa mengakses Paypal lagi dengan syarat Anda berikan data yang diminta oleh Paypal. Atau Anda bisa masuk ke akun Paypal Anda dan klik Resolution Center. Di sana, Anda bisa upload data yang dibutuhkan.

Akan tetapi, Anda juga perlu tahu bagaimana cara mencegah akun Paypal Limited, bukan? Untuk itu, Anda harus tahu apa saja penyebab yang membuat hal ini bisa terjadi.

1.Melanggar TOS

Banyak sekali pengguna Paypal yang asal mendaftarkan diri saja tanpa membaca secara detail TOS dari Paypal. Untuk itu, sekarang juga, sempatkan waktu untuk membawa TOS Paypal, mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam melakukan transaksi dengan menggunakan Paypal.

2.Transaksi Mencurigakan

Sebagai financial technology, ada kebijakan yang juga terkait dengan kebijakan pemerintah di mana Paypal akan melakukan limit kepada akun yang ditengarai digunakan untuk transaksi mencurigakan. Contohnya saja transaksi dari orang yang belum Anda kenal atau transaksi uang yang jumlahnya sangat banyak.

3.Login Di Tempat Yang Berbeda

Agar akun Paypal Anda tidak terkena limit, Anda sebaiknya mengakses Paypal di gadget yang sama. Akan lebih baik jika Anda juga menggunakan IP dan browser yang sama.

Setidaknya 3 hal tersebut yang sering terjadi ketika akun Paypal terkena limit. Namun, ada juga yang disebabkan oleh proses random screening. Ini adalah proses pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Paypal Indonesia secara acak.


Generasi Millennial Penting Untuk Memiliki Paypal

Jika Anda membuka akun Paypal, tentu Anda membutuhkan akun ini. Bagi generasi millennial, kebanyakan dari mereka membutukan akun Paypal ini. Bukan hanya untuk transaksi online yang dilakukan antar negara. Selain itu, banyak juga yang berprofesi sebagai freelancer, pekerja sambilan dari media luar negeri. Mau tidak mau, mereka membutuhkan Paypal untuk mendapatkan payment.

Cara mencairkan uang dengan menggunakan Paypal sangat mudah. Ada beberapa langkah sederhana yang harus Anda lakukan berikut ini:

-Login

Tentu saja Anda harus masuk ke dashboard akun Paypal Anda

- Klik TARIK atau WITHDRAW

Dalam menu ini, Anda harus masukkan rekening Bank yang Anda gunakan untuk menarik uang. Selain itu, isi dengan jumlah uang yang Anda inginkan

-Ketahui Kurs

Uang yang Anda simpan di Paypal berupa dollar. Dan ketika Anda ingin melakukan penarikan, maka dollar harus dikonversi ke rupiah. Ada baiknya Anda ketahui berapa kurs pada waktu yang ingin melakukan penarikan.

- Klik Kirimkan

Setelah data sudah dimasukkan, klik kirimkan. Tunggu kira-kira 2-4 hari waktu kerja. Saldo bank Anda akan bertambah dan Anda bisa melakukan pencairan.


Jadi, Paypal Indonesia kini semakin baik. Hal ini akan terus dilakukan dalam rangka membuat aman dan nyaman pengguna dalam melakukan transaksi online.
Lalu, apalagi yang Anda ragukan? (*)


Tags Artikel Ini

Thomas Kukuh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH