Kebijakan New Normal Tambah Beban Tim Medis Petugas medis memeriksa pengunjung Pasar Kahayan di Palangka Raya, Selasa (26/5/2020). (ANTARA/HO Humas Polda Kalteng)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan masih mempertimbangkan apakah aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diteruskan atau dihentikan, yang selesai pada 4 Juni 2020 mendatang.

"Kita menyadari bahwa ini adalah pekan penentuan apakah pembatasan sosial akan diteruskan atau dituntaskan," kata Anies saat mengunjungi Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur bersama Wagub DKI, Ahmad Riza Patria, Jumat (29/5).

Baca Juga

Terapkan New Normal, Pemerintah Diminta Ambil Pelajaran dari Korsel

Lanjut dia, bila PSBB dituntaskan DKI akan mulai masuk masa transisi atau new normal (tatanan hidup baru). Di mana masa transisi ini masyarakat mulai berkegiatan di luar meskipun masih terbatas dengan menerapkan penerapkan protokol kesehatan.

Tenaga kesehatan yang bertugas menangani pasien COVID-19 dari rumah sakit swasta di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-Humas RSMR Kudus)
Tenaga kesehatan yang bertugas menangani pasien COVID-19 dari rumah sakit swasta di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-Humas RSMR Kudus)

"Kita tau virusnya menular lewat interaksi, bila ada yang terpapar maka beban terbesar yang akan menghadapi adalah jajaran tim kesehatan. Kalau fasilitas kesehatan harus bersiap untuk menyembuhkan mereka yang terpapar dan memiliki keluhan kesehatan," terang Anies.

Anies memastikan bahwa DKI Jakarta telah memiliki fasilitas kesehatan yang memadai hingga tingkat Puskesmas.

Baca Juga

Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Terus Merosot, Tak Lebih dari 700 Orang

"Alhamdulillah dari sini (Puskesmas Kramat Jati) nampak bahwa fasilitas kesehatan Jakarta siap dan insya allah bila nanti ternyata ini (PSBB) penghabisan kita mulai transisi, maka pertahanan kesehatannya sudah disiapkan,” tandasnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Marah Ancam Reshuffle Dianggap Refleksi Kecewa ke Diri Sendiri
Indonesia
Jokowi Marah Ancam Reshuffle Dianggap Refleksi Kecewa ke Diri Sendiri

Para menteri yang Jokowi tunjuk sendiri gagal dalam menangani krisis akibat pandemi COVID-19.

KPK Telusuri Aliran Duit Suap Bansos Mensos Juliari
Indonesia
KPK Telusuri Aliran Duit Suap Bansos Mensos Juliari

Termasuk menelusuri aliran dana dari korupsi tersebut.

Calon Wapres AS Berdebat Buat Gaet Pemilih
Dunia
Calon Wapres AS Berdebat Buat Gaet Pemilih

Di AS, debat wakil presiden dianggap sekunder dibandingkan dengan debat para kandidat presiden, yang biasanya menghasilkan momen-momen paling berkesan bagi para pemilih.

Jokowi Larang Pejabat Gelar Bukber Hingga Open House
Indonesia
Jokowi Larang Pejabat Gelar Bukber Hingga Open House

Dua kegiatan itu diminta untuk ditiadakan oleh Jokowi bukan tanpa sebab

Jiwa Anak-anak Terancam Jika Ikut Demo
Indonesia
Jiwa Anak-anak Terancam Jika Ikut Demo

Menyampaikan aspirasi itu merupakan hak anak tapi harus melalui saluran yang tepat dan tidak berisiko bagi jiwa anak.

Polisi Duga Pelaku Kerusuhan dari Luar Jakarta Difasilitasi Kereta hingga Uang
Indonesia
Polisi Duga Pelaku Kerusuhan dari Luar Jakarta Difasilitasi Kereta hingga Uang

Ribuan orang itu berasal dari berbagai daerah, antara lain Purwakarta, Karawang, Bogor, Banten, dan sebagainya.

Aplikasi Ini Bisa Pantau Kegiatan Hukum Orang Asing Selama di Indonesia
Indonesia
Aplikasi Ini Bisa Pantau Kegiatan Hukum Orang Asing Selama di Indonesia

Selama ini, pelaporan orang asing oleh pihak hotel, penginapan ataupun perusahaan dilakukan secara manual

Demokrat Kubu Moeldoko Bakal Beberkan Nama Pengurus, Termasuk Nazaruddin?
Indonesia
Demokrat Kubu Moeldoko Bakal Beberkan Nama Pengurus, Termasuk Nazaruddin?

Partai Demokrat (PD) kubu Moeldoko belum mengumumkan secara resmi nama-nama kepengurusannya.

PSSI Tegaskan Piala AFC U-16 dan U-19 2020 Masih Sesuai Jadwal
Indonesia
PSSI Tegaskan Piala AFC U-16 dan U-19 2020 Masih Sesuai Jadwal

Piala Asia U-19 AFC 2020 akan berlangsung di Uzbekistan pada 14-31 Oktober 2020

Jadi Tersangka, Ambroncius Nababan Langsung Dijemput Polisi
Indonesia
Jadi Tersangka, Ambroncius Nababan Langsung Dijemput Polisi

Ambroncius dilaporkan atas dugaan penyebaran ujaran kebencian bernada rasial