Kebiasaan Anyar, Jadi Jurus Banyuwangi Atasi COVID-19 Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam tangkapan layar akun Youtube BNPB Indonesia saat menayangkan acara bincang-bincang Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang dipantau di Jakarta, Kami

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menerapkan "kebiasaan anyar" sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di tengah masyarakat.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, istilah dan penerapan “kebiasaan anyar” tersebut diadaptasi dari new normal yang disesuaikan dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Banyuwangi.

Baca Juga:

Pemkot Tangsel Beri 'Lampu Hijau' Restoran Layani Makan di Tempat

"Untuk new normal ini kami sebut di Banyuwangi adalah 'kebiasaan anyar' atau kebiasaan varu. (Kalau) new normal ini kan hanya dimengerti oleh golongan tertentu, jadi biar ibu-ibu juga tahu," jelas Bupati Azwar Anas.

Adapun "kebiasaan anyar" ini mulai diterapkan dari berbagai kegiatan pelayanan publik. Hal itu dilakukan mengingat pandemi COVID-19 belum dapat dipastikan kapan akan berakhir atau ditemukan vaksinnya.

Oleh sebab itu, Pemkab Banyuwangi akhirnya menerapkan pelayanan masyarakat mulai dari tingkat desa dengan standar operasional prosedur (SOP) tertentu yang disesuaikan dengan protokol kesehatan.

"Karena kita belum tahu sampai kapan COVID-19 ini akan berakhir, maka kita kemudian memulai bagaimana desa-desa memberikan pelayanan tapi dengan SOP," jelas Bupati Azwar Anas.

Adapun dalam penerapannya, Pemkab juga memberikan arahan kepada masyarakat agar selalu mematuhi dan melaksanakan apa yang telah dianjurkan dalam poin-poin "kebiasaan anyar", seperti aturan protokol kesehatan dalam pelayanan publik.

"Masker itu wajib. Kalau mereka tidak memakai masker tidak akan mendapat pelayanan. Kemudian sebelum masuk harus dicek dengan thermo gun, kalau tidak mau dicek, suruh keluar. Yang ketiga wajib cuci tangan sebelum masuk. Begitu masuk ke dalam harus berjaga jarak. Kemudian ibu-ibu yang sepuh agak batuk-batuk tidak boleh masuk," jelas Bupati Azwar Anas.

Suasana sebuah restoran saat Pemkab Banyuwangi melakukan sosialisasi era normal baru bidang kuliner di Banyuwangi. (ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi)
Suasana sebuah restoran saat Pemkab Banyuwangi melakukan sosialisasi era normal baru bidang kuliner di Banyuwangi. (ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi)

Hal itu juga berlaku bagi sektor pariwisata, mengingat Banyuwangi yang juga terkenal dengan julukan Sunrise of Java itu memiliki ragam destinasi wisata dan menjadi nafas perekonomian utama di ujung timur Pulau Jawa.

"Hotel ada yang sudah paket dengan rapid test. Bandara ada SOP untuk menjemput tamu. Ketika turun (dari pesawat) mereka (penumpang) harus diperiksa dan dites. Travel harus jelas. Restoran harus kita kurasi dan kami kasih stiker new normal. Semua tamu wajib dikasih hand sanitizer," jelas Bupati Azwar Anas.

Apa yang telah dilakukan Pemkab Banyuwangi dalam rangka menegakkan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dan tetap menjalankan roda ekonomi pariwisata itu sekaligus menjadikan Banyuwangi ditunjuk sebagai role model wilayah untuk re-opening pariwisata bersama Bali dan Pulau Bintan.

"Banyuwangi menjadi role model bersama Bali dan Bintan untuk re-opening pariwisata," ungkap Bupati Azwar Anas.

Selain penerapan "kebiasaan anyar", Pemkab Banyuwangi sebelumnya juga telah memperketat pintu masuk melalui jalur darat, baik dari jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) dan dari Jember, kemudian juga dari laut di Pelabuhan Ketapang.

Baca Juga:

Pemerintah Pusat dan Daerah Wajib Lakukan Penilaian Kemampuan Pelayanan Kesehatan

Bagi masyarakat yang masuk melalui tiga jalur tersebut akan didata dan wajib diperiksa serta didorong untuk melakukan isolasi di Gelanggang Olahraga, maupun di rumah-rumah khusus dan balai desa yang sudah disiapkan oleh Pemkab Banyuwangi.

Apabila tidak berkenan diisolasi, maka yang bersangkutan wajib dijemput oleh saudara dan melakukan isolasi mandiri di rumah dengan pemantauan dari pemerintah desa setempat.

Sebagai informasi, data mengenai kasus COVID-19 Banyuwangi didapatkan ada 9 orang positif, yang mana 3 dinyatakan sembuh, 5 dalam pengawasan dan 1 meninggal dunia.

Kemudian untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada 31 orang yang mana ada sebanyak 12 sudah dinyatakan sembuh, 10 dalam pengawasan dan 9 meninggal dunia.

Selanjutnya orang dalam pemantauan (ODP) ada 846 orang dengan rincian 820 sembuh, 25 dalam pemantauan dan 1 meninggal dunia.

Sedangkan orang dalam risiko (ODR) ada 8.513 yang mana sebanyak 8.114 sudah selesai dipantau. (Pon)

Baca Juga:

KLB Belum Dicabut, Kemenag Solo Minta Salat Jumat Besok Ditiadakan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menaker Butuh Waktu Sebelum Bantuan Rp600 Ribu Cair
Indonesia
Menaker Butuh Waktu Sebelum Bantuan Rp600 Ribu Cair

Semula bantuan subsidi dari pemerintah ini diperuntukkan bagi karyawan swasta yang bergaji di bawah Rp 5 juta

Hasil Negatif Corona Bukan Jaminan Seseorang Tidak Terinfeksi COVID-19
Indonesia
Hasil Negatif Corona Bukan Jaminan Seseorang Tidak Terinfeksi COVID-19

Namun, jika dalam dua kali pemeriksaan hasilnya tetap dinyatakan negatif, maka yang bersangkutan sedang tak terinfeksi

Dua Oknum Polisi Penyerang Novel Dituntut Setahun, Penegakan Hukum Dinilai Karut-marut
Indonesia
Dua Oknum Polisi Penyerang Novel Dituntut Setahun, Penegakan Hukum Dinilai Karut-marut

Tuntutan setahun penjara untuk dua penyerang Novel Baswedan menuai kecaman.

 Gaji dan THR Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Karyawan Demo Blokade Pintu Masuk Pabrik
Indonesia
Gaji dan THR Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Karyawan Demo Blokade Pintu Masuk Pabrik

"Kami semua berkerja penuh sepanjang bulan April, tetapi gaji sampai sekarang belum dibayarkan. Buruh datang ke sini menanyakan hak gaji dan THR yang belum dibayar," kata Mardiyanti.

Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Indonesia
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB

Sekolah di Zona Kuning Dipertimbangkan Dibuka, Peserta Didik Dibatasi Hanya 30 Persen
Indonesia
Sekolah di Zona Kuning Dipertimbangkan Dibuka, Peserta Didik Dibatasi Hanya 30 Persen

Doni yang juga jenderal bintang ini pun sudah menguraikan ketentuan jika sekolah di zona kuning dibuka.

Harapan Kapolres Jakarta Pusat Saat HUT Bhayangkara
Indonesia
Harapan Kapolres Jakarta Pusat Saat HUT Bhayangkara

HUT Bhayangkara kali ini mesti menjadi momentum bagi anggota Polri untuk berbenah

 Pembelajaran Jarak Jauh Dinilai Tak Ideal, Kurikulum Darurat Mendesak Diberlakukan
Indonesia
Pembelajaran Jarak Jauh Dinilai Tak Ideal, Kurikulum Darurat Mendesak Diberlakukan

Retno juga mengatakan, kebijakan merdeka belajar tidak bisa dengan mudah begitu saja diterapkan apalagi di tengah kondisi Covid-19.

Ide JHL Group Berikan Penghargaan 'Pahlawan Kemanusiaan' untuk Nakes Dinilai Bentuk Perhatian
Indonesia
Ide JHL Group Berikan Penghargaan 'Pahlawan Kemanusiaan' untuk Nakes Dinilai Bentuk Perhatian

"Memang tepat diberi penghargaan nakes yang meninggal saat menangani pandemi;" jelas Trubus

 KPK 'Pamer' Tersangka, ICW: Wajar Karena Filri Belum Mundur dari Polri
Indonesia
KPK 'Pamer' Tersangka, ICW: Wajar Karena Filri Belum Mundur dari Polri

Ini sekaligus menggambarkan bahwa Firli Bahuri belum memahami sepenuhnya kebiasaan-kebiasaan yang ada di KPK itu sendiri," kata Kurnia