Kebakaran Lahan Meluas, GAPKI: Ada Black Campaign Kebakaran Lahan Perkebunan Sawit (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Merahputih Peristiwa - Ketua Gabungan Pengusaha Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mengakui adanya dugaan kampanye hitam (black campaign) pada sawit di Indonesia. Hal ini terlihat adanya keganjalan pada lokasi terjadinya kabut asap yang terlihat tertanam bibit sawit di area kebakaran.

"Mana mungkin ditengah asap seperti ini ditanami sawit, ini ada apa?" kata Eddy saat menghadiri acara'Energi Kita' di Gedung Dewa Pers, Jakarta Pusat, Minggu (25/10).

Eddy menambahkan saat ini industri sawit dijadikan prioritas utama pemerintah sebagai bahan bakar nabati.

"Untuk satu hektar lahan sawit bisa memproduksi 6 juta ton, sedangkan untuk soybean satu hektare hanya memproduksi 1 juta ton" Papar Eddy.

Menurut Eddy, dirinya tidak ingin berspekulasi lebih jauh atas keadian itu. Saat ini para pengusaha sawit yang di bawah pantauan GAPKI akan diberikan penjelasan agar tidak melakukan pembukaan lahan seperti ini.

"Kami mengimbau kepada tim untuk melakukan investigasi apakah ada perusahaan yang dibawahinya ikut dalam melakukan pembakaran lahan atau masyarakat swadaya melakukan pembakaran tersebut," tuturnya. (Abi)

Baca Juga:

  1. Pungutan CPO Berdampak Terhadap Kenaikan Harga Sawit
  2. BPDP Tangkis Tudingan Perkebunan Sawit Dikuasai Asing
  3. Marak Kebakaran, Dirut BPDP Ingin Perkebunan Sawit Diperluas
  4. Pertemuan Jokowi dan PM Malaysia Terkait Kelapa Sawit
  5. PM Malaysia Kunjungi Istana Bogor untuk Kelapa Sawit


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH