Kebakaran Hutan Mengamuk dekat Marseille, Prancis, Lebih dari 100 Orang Terluka

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 09 Juli 2025
 Kebakaran Hutan Mengamuk dekat Marseille, Prancis, Lebih dari 100 Orang Terluka

Ilustrasi (Foto: pexel/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEKITAR 110 orang terluka dalam kebakaran hutan yang bergerak cepat dan telah mencapai pinggiran Kota Marseille, kota terbesar kedua di Prancis.

Menteri Dalam Negeri Prancis Bruno Retailleau mengatakan sekitar 800 petugas pemadam kebakaran berada di lokasi. Upaya pemadaman akan berlanjut semalaman karena api belum sepenuhnya terkendali.

Wali Kota Marseille Benoit Payan sebelumnya mengatakan batalyon pemadam kebakaran laut sedang berperang gerilya dengan selang di tangan. Media Prancis melaporkan sedikitnya 400 orang dievakuasi dari rumah mereka. Sembilan petugas pemadam kebakaran dilaporkan terluka.

Warga diminta untuk tetap berada di dalam rumah dan tidak mengevakuasi diri kecuali ada instruksi resmi. Hal itu dilakukan agar jalanan tetap terbuka bagi kendaraan darurat. Seperti dilaporkan BBC, api menyebar dengan kecepatan 1,2 km per menit pada puncak kebakaran. Payan menyebut kombinasi angin kencang, vegetasi lebat, dan lereng curam sebagai kambing hitam kebakaran ini.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris, menyatakan dukungan untuk tim pemadam kebakaran dan meminta warga mematuhi instruksi keselamatan. “Kami bersimpati atas para korban luka dan seluruh warga,” tulisnya di X.

Baca juga:

Prancis Bakal Larang Anak di Bawah 15 Tahun Akses Media Sosial



Menteri Dalam Negeri Retailleau tiba di Marseille pada Selasa malam dan bertemu pejabat setempat. Bandara Marseille Provence telah ditutup selama beberapa jam sejak Selasa tengah hari. Mereka menyatakan akan buka kembali sebagian mulai pukul 21.30 waktu setempat. Julien Coffinier, presiden bandara, mengatakan ia belum pernah mengalami situasi sebesar ini.

Api, yang mulai menyala pada Selasa di dekat Pennes-Mirabeau, utara Marseille, disebut telah melahap sekitar 700 hektare lahan. Otoritas setempat mengatakan kebakaran dipicu sebuah mobil yang terbakar di jalan tol.

“Sangat mencolok, bahkan seperti kiamat,” kata Monique Baillard, warga kota tersebut, kepada kantor berita Reuters. Ia mengatakan banyak tetangganya sudah meninggalkan rumah.

Rekaman menunjukkan asap besar membumbung di atas Marseille saat api melahap area berbukit di utara kota. Wilayah Bouches-du-Rhone belum mencatat satu tetes hujan pun sejak 19 Mei.

Sementara itu, di wilayah Prancis lainnya, kebakaran hutan lain yang dimulai pada Senin di dekat Narbonne masih aktif, ditiup angin kencang berkecepatan 60 km/jam. Sekitar 2.000 hektare lahan telah terbakar.

Sebagian besar wilayah barat dan selatan Eropa dilanda gelombang panas yang menyengat di awal musim panas, memicu kebakaran yang menyebabkan ribuan orang mengungsi dari rumah mereka.(dwi)

Baca juga:

Gelombang Panas Parah Landa Eropa Selatan, Risiko Kebakaran Hutan dan Kematian Meningkat

#Kebakaran #Prancis #Gelombang Panas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tenant Makanan Stasiun Gambir Alami Kebakaran, Dalam 18 Menit Api Dapat Dipadamkan
Sebagai tindak lanjut, KAI Daop 1 Jakarta akan melakukan evaluasi bersama pihak terkait untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus meninjau kembali aspek keselamatan
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
Tenant Makanan Stasiun Gambir Alami Kebakaran, Dalam 18 Menit Api Dapat Dipadamkan
Dunia
Peretasan Freezer Eropa, Stok Darah Prancis Ikut Terancam
French Blood Establishment (EFS) mengatakan ruang pendingin tempat penyimpanan darah terdampak peretas.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Peretasan Freezer Eropa, Stok Darah Prancis Ikut Terancam
Dunia
Jumlah Narapidana di Prancis Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Penjara Makin Sesak
Jumlah narapidana di Prancis mencapai 90.937 orang, jauh melampaui kapasitas penjara. Hampir 9.000 orang terpaksa tidur di atas kasur lantai.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Jumlah Narapidana di Prancis Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Penjara Makin Sesak
Indonesia
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Penyidik Bareskrim Polri juga merekomendasikan pencabutan izin usaha terhadap 23 korporasi yang diduga terkait karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Berita Foto
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Warga mencari barang berharga yang masih tersisa pascakebakaran di permukiman padat penduduk kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Indonesia
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
RUU itu bertujuan mengatur "ganti rugi atas kerusakan akibat kekerasan atau perusakan yang dilakukan di ruang publik serta pemulihan kerugian."
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Dunia
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Seruan itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang diikeluarkan Kementerian Luar Negeri Qatar seusai Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Doha, Rabu (21/10).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Dunia
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Vinted, yang didirikan di Lituania pada 2008, telah berkembang menjadi salah satu pasar barang bekas terbesar di Eropa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Bagikan