Kebakaran Hutan dan Lahan Kembali Melanda Riau dan Sumut, KLHK? Kebakaran hutan di Riau. (FOTO Antara/FB Anggoro)

MerahPutih.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Riau dan Sumatra Utara akibat El Nino lemah pada Senin (19/2).

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berjibaku keras dengan menerjunkan Tim Satuan Tugas Gabungan dan Manggala Agni.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles B Panjaitan mengatakan berdasarkan laporan harian Manggala Agni Daops Pematangsiantar, Daops Sibolangit, dan Daops Laub di Sumatra Utara sudah tidak terpantau karhutla.

Kepulan asap dari pembakaran hutan untuk membuka lahan perkebunan di dataran tinggi Nisam Antara, Aceh Utara. (ANTARA FOTO/Rahmad)
Kepulan asap dari pembakaran hutan untuk membuka lahan perkebunan di dataran tinggi Nisam Antara, Aceh Utara. (ANTARA FOTO/Rahmad)

Adapun wilayah Riau, menurut pantauan patroli udara juga sudah mulai aman dari kebakaran hutan dan lahan, titik api sudah tidak terpantau di Talang Mandau, Bukit Batu, dan Giam Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

Namun, kebakaran lahan dan hutan masih terjadi di Mumugo (Kabupaten Rokan Hilir),Bangsal Aceh (Kota Dumai), dan Rupat (Bengkalis), pun berpotensi meluas.

Sementara, karhutla juga masih terjadi di Kampung Sialang Baru, Desa Sri Tanjung, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Adapun lahan yang terbakar di kampung tersebut mencapai 15 hektare.

Untuk diketahui, jumlah total titik panas indikasi karhutla di Indonesia berdasarkan citra satelit sebanyak 70.971 (2015), 3.844 (2016), 2.440 (2017), dan 9.025 (2018).



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH