Kebakaran Hong Kong, Kemenlu Sebut 22 WNI masih Hilang

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 03 Desember 2025
Kebakaran Hong Kong, Kemenlu Sebut 22 WNI masih Hilang

Pekerja migran korban kebakaran Hong Kong terjebak ke dalam ketidakpastian dan butuh dukungan.(foto: Instagram @hongkongfp/hillary leung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — KEMENTERIAN Luar Negeri menyebut 140 WNI tinggal di kompleks apartemen Wang Fuk Court, yang terbakar pada Rabu (26/11). Dari jumlah itu, sebanyak 108 WNI dinyatakan dalam kondisi aman. Sementara itu, 3 orang yang sebelumnya dilaporkan cedera, 2 di antaranya sudah pulih dan bisa keluar dari rumah sakit tempat mereka dirawat.

“Korban dirawat di RS kini 1 orang, terkonfirmasi selamat 108 orang,” jelas Kemenlu RI dalam keterangan tertulis, dikutip ANTARA, Selasa (2/12).

Sementara itu, jumlah WNI yang tewas dikonfirmasi berjumlah sembilan orang. Dengan informasi terbaru ini, tersisa 22 orang lagi yang belum ditemukan dan kondisinya masih belum dapat dipastikan. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong menyebut 140 WNI yang tinggal di Wang Fuk Court merupakan pekerja migran di sektor domestik.

Kebakaran besar yang melanda kompleks hunian Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, menyebabkan sekurangnya 151 orang tewas, 79 orang terluka, dan puluhan lainnya hilang. Otoritas Hong Kong memperingatkan bahwa angka kematian dapat terus bertambah seiring dengan pencarian dan identifikasi korban yang masih terus berlangsung. Sebanyak 14 orang dari pihak kontraktor utama, subkontraktor perancah, dan konsultan teknis telah ditahan terkait dengan kasus kebakaran besar tersebut.

Baca juga:

Kisah Pekerja Migran Indonesia dan Filipina dalam Kebakaran Hong Kong, antara Menjalankan Tugas dan Menyelamatkan Diri



Menurut penyelidik, perancah bambu dan lembaran plastik penutup jendela mempercepat penyebaran api hingga melalap beberapa lantai dalam hitungan menit.

Pada Minggu (30/11), juru bicara Kemenlu RI Yvonne Mewengkang memastikan KJRI Hong Kong telah membentuk tim koordinasi keluarga untuk membantu pemulangan jenazah WNI korban kebakaran.

Dia mengatakan tim tersebut bertugas memastikan semua informasi yang diperlukan serta berbagai pertanyaan dari keluarga WNI yang menjadi korban kebakaran tersebut dapat ditangani dengan baik.(*)

Baca juga:

Kebakaran Hong Kong, Pekerja ART Migran yang Jadi Korban Terjebak dalam Ketidakpastian dan kini Butuh Dukungan

#Kemenlu Ri #Hong Kong #Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Dunia
Kim Jong-un Dirumorkan Meninggal Dunia karena Pendarahan Otak, Korea Utara Langsung Bantah dengan Foto
Unggahan media sosial mengklaim Jong-un mengalami pendarahan otak parah.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Kim Jong-un Dirumorkan Meninggal Dunia karena Pendarahan Otak, Korea Utara Langsung Bantah dengan Foto
Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Menlu Baru RI Tegaskan Arah dan Sikap Politik Indonesia terhadap Palestina tak akan Berubah
Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina sampai hak-haknya terpenuhi.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menlu Baru RI Tegaskan Arah dan Sikap Politik Indonesia terhadap Palestina tak akan Berubah
Indonesia
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Dudung turut merespons pertanyaan mengenai dampak karhutla yang saat ini turut dialami negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Menlu China Sambut Menlu Arrmanatha, Ingin Dorong Pembangunan Senasib Sepenanggungan
China disebut bersedia terus bersama Indonesia, mengikuti arahan strategis kepala negara kedua negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Menlu China Sambut Menlu Arrmanatha, Ingin Dorong Pembangunan Senasib Sepenanggungan
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Bagikan