Keamanan Vaksin COVID-19 Yang Diuji Klinis di Bandung Terus Dipantau Lab Vaksin Bio Farma. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Vaksin COVID-19 buatan Sinovac, Tiongkok, yang sedang diuji klinis tahap tiga di Bandung, Jawa Barat, diklaim sudah berkali-kali dicek aspek keamanannya. Salah satunya, dengan terus melakukan pemantauan terhadap efek samping atau kejadian ikutan pasca-pemberian vaksin COVID-19.

"Lulus uji klinis fase tiga, vaksin ini bisa di pakai, di lanjutkan dengan post marketing surveillance. Jadi vaksin yang boleh digunakan sudah berkali-kali di cek keamanannya," kata Ketua Tim Peneliti Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Kusnandi Rusmil

Dia menuturkan, dalam uji klinis vaksin ada beberapa tahap seperti preklinik dan uji klinik. Dalam preklinik calon vaksin telah di uji secara fisika dan kimia pada tumbuh-tumbuhan dengan sangat ketat kemudian dilanjutkan uji pada tikus dan monyet dengan pemberian berbagai cara dan dosis.

Baca Juga:

Vaksin COVID-19 Jangan Jadi Lahan Bisnis

"Bila aman makan dilanjutkan pada manusia. Pada manusia ada empat tahap untuk melihat keamanan, imunogenisitas dan efikasinya," kata dia.

Manajer Integrasi Proyek Riset dan Pengembangan Bio Farma Neni Nurainy mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap efek samping atau kejadian ikutan pasca-pemberian vaksin COVID-19.

"Tidak ada satu obat pun yang sempurna sehingga pasti ada efek samping. Kita dalam uji klinis (vaksin COVID-19) akan memonitoring kejadian ikutan pasca imunisasi," ujar Neni dikutip Antara.

Lab Vaksin
Lab Vaksin Bio Farma. (Foto: bumn.go.id)

Dia mengatakan, apapun kejadian ikutannya setelah vaksinasi, ada formulir yang harus diisi para relawan vaksin. Data tersebut dikumpulkan dan akan dianalisis. Jadi, setelah 48 jam setelah vaksinasi akan dilihat reaksi lokal dan sistemnya kemudian selama 6 bulan tetap dipantau.

Saat ini, berdasarkan penelitian terhadap fase 1, fase 2 dan beberapa laporan dari fase 3, didapati bahwa gejala umum yang muncul adalah rasa sakit di tempat injeksi dan ada juga yang merasakan gejala demam dan pusing namun sangat sedikit.

Baca Juga:

Diplomasi Vaksin COVID-19 Ala Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Ayu Azhari yang Jual Senjata Ilegal Rupanya Teman Nongkrong Koboi Lamborghini
Indonesia
Anak Ayu Azhari yang Jual Senjata Ilegal Rupanya Teman Nongkrong Koboi Lamborghini

Axel Djody Gondokusumo terlibat penjualan senjata api ilegal ke pengemudi mobil super Lamborghini, Abdul Malik.

 Jurnalis Rawan Jadi Korban Kekerasan, Pemerintah Janji Lakukan Evaluasi
Indonesia
Jurnalis Rawan Jadi Korban Kekerasan, Pemerintah Janji Lakukan Evaluasi

"Komitmen pemerintah sekali lagi sekali lagi semua pihak harus melakukan evaluasi yang menyeluruh ya bahwa pers itu satu profesi yang juga dengan resiko yang besar khususnya keselamatan kerja," katanya

Transjakarta Puas Uji Coba Bus Listrik Selama Tiga Bulan
Indonesia
Transjakarta Puas Uji Coba Bus Listrik Selama Tiga Bulan

Dua bus listrik itu merupakan bus besutan BYD Auto tipe C6 dan K9 dengan kode rute EV1 Blok M-Balaikota telah beroperasi sejak Juli 2020

 Ahok Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Baru, Pengamat: Dia Tak Pandai Menata Kata-Kata
Indonesia
Ahok Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Baru, Pengamat: Dia Tak Pandai Menata Kata-Kata

"Kehadiran figur Ahok sebagai kepala otorita bisa langsung bekerja. Kalau yang lain kan belum teruji. Banyak yang pintar berkata-kata, tapi mereka belum tentu mampu menata kota.

 Pemprov DKI Imbau Pelajar Lebih Baik Tadarusan Daripada Rayakan Hari Valentine
Indonesia
Pemprov DKI Imbau Pelajar Lebih Baik Tadarusan Daripada Rayakan Hari Valentine

Wakil Kepala Disdik DKI Jakarta, Syaefulloh Hidayat mengatakan, daripada pelajar mengikuti budaya barat itu, alangkah baiknya mereka mengisi dengan kegiatan positif, seperti tadarusan Alquran di sekolah.

Setu Babakan Diprediksi Bakal Dibanjiri Wisatawan Hari Ini
Indonesia
Setu Babakan Diprediksi Bakal Dibanjiri Wisatawan Hari Ini

Pedagang juga tidak dibolehkan menyediakan tempat duduk lesehan

Bikin Kalung Penangkal COVID-19, Kementan Jangan Asal Inovasi
Indonesia
Bikin Kalung Penangkal COVID-19, Kementan Jangan Asal Inovasi

Balitbangtan Kementan telah memublikasikan produk antivirus Corona berupa kalung, "roll on", "in haler", salep, balsem dan "defuser" yang diklaim mampu mematikan COVID-19.

 Pemerintah Klaim Wisma Atlet Layak Jadi RS Darurat Penanganan Corona
Indonesia
Pemerintah Klaim Wisma Atlet Layak Jadi RS Darurat Penanganan Corona

"Sedangkan untuk bantuan alat-alat kesehatan akan dikoordinir oleh Kementerian BUMN. Jadi ini adalah bentuk sinergi Pemerintah untuk penanganan COVID-19," ujarnya.

Marak Kerajaan 'Abal-Abal' Efek Kekuatan Medsos dan Mitos Cepat Kaya
Indonesia
Marak Kerajaan 'Abal-Abal' Efek Kekuatan Medsos dan Mitos Cepat Kaya

Mereka menyasar para pengikutnya yang berharap masa depan lebih makmur, cepat kaya tanpa harus bekerja keras.

Jumat Siang, Kurs Rupiah Kian Anjlok Tembus di Atas Rp16.000 per Dolar
Indonesia
Jumat Siang, Kurs Rupiah Kian Anjlok Tembus di Atas Rp16.000 per Dolar

Pelemahan rupiah memang masih terbuka ke level tertinggi pada Juni 1998 lalu di Rp16.850 per dolar AS.