KCR 60 Meter Diluncurkan, Siap Kejar Cita-Cita Jadi Tuan di Darat, Laut dan Udara Sendiri Menhan Prabowo Subianto saat meluncurkan KCR 60 Meter, di Ship Lift Divisi Kapal Perang PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (5/12). (ANTARA/HO-Humas Setjen Kemhan)

Merahputih.com - Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 Meter yang kelima produksi galangan kapal industri pertahanan dalam negeri PT PAL Indonesia (Persero) resmi diluncurkan. Peluncuran digelar di Ship Lift Divisi Kapal Perang PT PAL, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (5/12).

Hadir dalam acara tersebut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, dan Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Kaharuddin Djenod.

Baca Juga

Kasal Ingatkan Bahayanya Penggunaan Pukat Harimau

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa tanpa kekuatan maritim yang kuat, tidak mungkin Indonesia kuat. Sehingga dengan industri pertahanan yang kuat akan membuat Indonesia menjadi negara yang mandiri.

“Kita punya cita-cita besar, harus jadi tuan di laut, darat, dan udara kita sendiri. Kita bersahabat dengan semua negara tapi kita akan mempertahankan kedaulatan dengan segala cara," kata mantan Danjen Kopassus ini dalam siaran persnya, Minggu (5/11).

Pembangunan kapal ini untuk memperkuat dan memodernisasi kebutuhan alutsista di jajaran TNI AL sekaligus merupakan bagian dari kemandirian pemenuhan alutsista sesuai dengan amanah Undang-Undang No 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan.

Kapal KCR masuk dalam kategori Offshore Patrol Vessel (OPV) yang memiliki kemampuan manuver yang lincah, mampu bergerak cepat, sesuai fungsi, pengamanan wilayah maritim, dan mengejar kapal asing yang melanggar wilayah teritorial laut Indonesia.

Baca Juga

Kapal Tiongkok Gentayangan di Natuna, Prabowo dan Luhut Harus Bersikap

Peluncuran kapal KCR kelima ini kembali menjadi bukti atas kemampuan dan kompetensi yang dimiliki anak bangsa di PT PAL sebagai industri pertahanan dalam negeri.

“KCR ini diharapkan menjadi armada laut yang tangguh untuk menjaga kedaulatan Indonesia," kata Dirut PT PAL Kaharuddin Djenod.

Pembangunan kapal KCR kelima yang rencananya diberi nama KRI Kapak ini tidak hanya meliputi pembangunan platform, tetapi termasuk instalasi sistem sensor dan senjata.

Kapal KCR 60 Meter kelima ini memiliki panjang 60 meter dan lebar 8,10 meter. Kapal tersebut mampu mengakomodasi kru sebanyak 55 orang, memiliki berat 500 ton, dan dapat melaju dengan kecepatan maksimal 28 knot pada kondisi "full load" serta "endurance" 5 hari. Kapal ini memiliki jarak jelajah 2.400 Nm pada kecepatan 20 knot.

Sebelumnya PT PAL Indonesia (Persero) telah membangun empat unit platform KCR 60 Meter, yaitu KRI Sampari-628, KRI Tombak-629, KRI Halasan-630, dan KRI Kerambit-627.

Baca Juga

Kasal Yudo Margono Sampaikan Pandangan Tentang RUU Landas Kontinen

Setelah diluncurkan, KCR 60 Meter kelima ini selanjutnya akan menjalani berbagai serangkaian proses pengujian dari para ahli dan teknisi sebelum diserahterimakan kepada TNI AL sebagai pengguna.

Dalam kunjungannya ke Surabaya, Menhan Prabowo mengungkapkan duka mendalam dan perhatiannya kepada warga yang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru.

Kemhan senantiasa mendukung TNI, kementerian, dan lembaga lainnya dalam upaya menangani bencana ini. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Dijadwalkan Bertemu Presiden Xi Jinping pada Selasa Sore
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Bertemu Presiden Xi Jinping pada Selasa Sore

Jokowi melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok dan telah tiba di Beijing pada Senin (25/7) malam.

Rajai Survei Pilgub Jateng, Gibran: Saya Fokus Dulu di Solo
Indonesia
Rajai Survei Pilgub Jateng, Gibran: Saya Fokus Dulu di Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku telah mengetahui hasil survei itu

Mayoritas Kasus COVID-19 Omicron di Indonesia Didominasi Gejala Pilek dan Batuk
Indonesia
Mayoritas Kasus COVID-19 Omicron di Indonesia Didominasi Gejala Pilek dan Batuk

Penambahan kasus COVID-19 Omicron di Indonesia terus terjadi. Kini, ada 92 kasus konfirmasi baru varian Omicron pada 4 Januari 2021.

Payung Hukum Novel Cs Sangat Kuat, Kinerja Polri Diprediksi Meroket
Indonesia
Payung Hukum Novel Cs Sangat Kuat, Kinerja Polri Diprediksi Meroket

Mereka juga sudah mengikuti tes identifikasi jabatan dan seleksi kompetensi

Telkom Bangun Pusat Data neuCentriIX di IKN Nusantara
Indonesia
Telkom Bangun Pusat Data neuCentriIX di IKN Nusantara

Adanya data center selain untuk bisnis perusahaan teknologi maupun telekomunikasi, tapi juga untuk membantu ekonomi lokal

Xi Jinping Janjikan Tiongkok Lebih Terbuka Usai Terpilih 3 Periode
Indonesia
Xi Jinping Janjikan Tiongkok Lebih Terbuka Usai Terpilih 3 Periode

Xi Jinping mengungkapkan bahwa Tiongkok tidak bisa berkembang hanya dengan mengisolasi diri. Sebaliknya kata Xi, dunia juga membutuhkan Tiongkok untuk berkembang atau membangun.

Wagub DKI Pastikan tidak Ada Penyekatan saat Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Wagub DKI Pastikan tidak Ada Penyekatan saat Libur Natal dan Tahun Baru

"Insya Allah tidak ada penyekatan, namun nanti akan didirikan pos-pos pelayanan yang dibuat oleh Pemprov DKI, oleh Dishub, oleh Polda Metro dan instansi terkait ya," ucap Ahmad Riza Patria di Condet, Jakarta Timur, Minggu (12/12).

Kasus COVID-19 di DPR, 142 Orang Terkonfirmasi Positif Corona
Indonesia
Kasus COVID-19 di DPR, 142 Orang Terkonfirmasi Positif Corona

"Jadi untuk hari ini yang positif saya sebut positif itu kemarin 97 kemarin sore ditambah 45 orang jadi 142 orang," kata Sekjen DPR RI Indra Iskandar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/2).

ITS-Unair Kolaborasi Kembangkan Alat Pemeriksaan Pendengaran
Indonesia
ITS-Unair Kolaborasi Kembangkan Alat Pemeriksaan Pendengaran

Alat ini dibesut oleh Laboratorium Vibrasi dan Akustik (Vibrastik) Departemen Teknik Fisika ITS dan didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Anak Buah Ferdy Sambo, Kompol CP Dipecat dari Kepolisian
Indonesia
Anak Buah Ferdy Sambo, Kompol CP Dipecat dari Kepolisian

Polri telah menggelar sidang etik terhadap Kompol CP yang merupakan tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.