KCI Lakukan Pemeriksaan Antigen Secara Acak di 4 Stasiun Commuter Line. Foto:@CommuterLine

MerahPutih.com - Kepadatan penumpang di sejumlah stasiun mendapatkan teguran dari Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Ia meminta PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk lebih memperketat pengawasan protokol kesehatan.

Untuk itu, KCI melaksanakan tes antigen COVID-19 secara acak kepada para pengguna KRL menyusul terjadinya penumpukan penumpang di dalam gerbong.

Baca Juga

Penumpang KRL Diwajibkan Pakai KMT, KCI Dinilai Raup Untung dari Jualan Kartu

Tes antigen tersebut dilakukan di empat stasiun yakni Stasiun Manggarai, Bogor, Bekasi, dan Tangerang. Tes COVID-19 tersebut dilakukan pada Sabtu (15/5) dan Minggu (16/5)

"Di empat stasiun yang jumlah penggunanya cukup banyak selama masa libur lebaran ini," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba di Jakarta, Minggu (16/5).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (dua kanan) berbincang dengan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri saat keduanya meninjau Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (14/5/2021). ANTARA/Ahmad Wijaya

Anne melanjutkan, tes antigen acak dilakukan sebelum pengguna bertransaksi untuk membeli tiket ataupun tap masuk di gate elektronik stasiun. Bagi para pengguna yang hasilnya negatif akan dipersilakan melanjutkan perjalanan dengan KRL.

"Sementara para pengguna yang hasilnya positif akan tidak diizinkan naik KRL dan datanya dilaporkan ke satgas COVID-19 setempat," terangnya.

KAI Commuter mengajak para calon pengguna yang ingin memeriksakan diri untuk secara sukarela dapat menjalani tes ini.

Para pengguna yang ditunjuk secara acak oleh petugas juga kami minta dapat mengikuti tes untuk kesehatan diri sendiri dan sesama pengguna KRL. (Asp)

Baca Juga

PT KCI Tambah Jumlah Perjalanan KRL di 2021

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PT KAI Bolehkan Penumpang Bawa Hasil Tes PCR dari Luar Stasiun
Indonesia
PT KAI Bolehkan Penumpang Bawa Hasil Tes PCR dari Luar Stasiun

Selain itu, ada beberapa syarat dan ketentuan untuk pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN)

Keganjilan Interpelasi Formula E Versi Anies
Indonesia
Keganjilan Interpelasi Formula E Versi Anies

Anggota yang hadir dalam ruangan Rapur cuma 27 orang

Puan Kirim Sinyal Tak Lagi Jadi Caleg 2024
Indonesia
Puan Kirim Sinyal Tak Lagi Jadi Caleg 2024

"Pemilu 2024 itu mungkin sebelum Lebaran, mungkin setelah Lebaran. Pokoknya semua harus siap," kata Puan.

Sudah Disegel Masih Nekat Beroperasi, Bar Flow Terancam Dicabut Izinnya
Indonesia
Sudah Disegel Masih Nekat Beroperasi, Bar Flow Terancam Dicabut Izinnya

"Kalau sudah diberi sanksi jangan lagi melanggar. Nanti bisa kami cabut izinnya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (11/11) malam.

Sampai Pertengahan Juni, Singapura Bakal Berlakukan Kembali WFH
Dunia
Sampai Pertengahan Juni, Singapura Bakal Berlakukan Kembali WFH

Strain mutan COVID-19 dari India, juga telah di Singapura, menurut data WHO.

Pemprov Jabar Berencana Hidupkan Kembali Wisata Rindu Alam Puncak
Indonesia
Pemprov Jabar Berencana Hidupkan Kembali Wisata Rindu Alam Puncak

Kawasan wisata Rindu Alam, Puncak, Bogor, Jawa Barat, yang sudah berhenti beroperasi sejak setahun lalu kini direncanakan akan dihidupkan kembali.

3.385 Personel Gabungan Amankan Demo Tolak PPKM di Jakarta
Indonesia
3.385 Personel Gabungan Amankan Demo Tolak PPKM di Jakarta

"Ada 3.385 orang siap mengamankan demo," ucap Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Marsudianto

Kader Gerindra Minta Anies Mundur, Ini Penjelasan Wagub DKI
Indonesia
Kader Gerindra Minta Anies Mundur, Ini Penjelasan Wagub DKI

Gerindra DKI Jakarta tak mempersoalkan bila ada kadernya yang mengkritik kinerja Gubernur Anies Baswedan dalam memimpin ibu kota.

Jika Terjadi Gelombang Ke-2 COVID-19, Beban RS Semakin Berat
Indonesia
Jika Terjadi Gelombang Ke-2 COVID-19, Beban RS Semakin Berat

Berdasarkan update terbaru pemeriksaan Whole Genome Sequencing, per 17 Mei 2020, Indonesia menemukan varian baru COVID-19.

Begini Kata Wagub DKI Soal Fraksi PDIP Ancam Coret Anggaran Formula E
Indonesia
Begini Kata Wagub DKI Soal Fraksi PDIP Ancam Coret Anggaran Formula E

Pemprov DKI Jakarta menanggapi santai ancaman Fraksi PDI Perjuangan yang ingin mencoret anggaran terkait kegiatan penyelenggaraan Formula E di APBD Perubahan dan Rancangan APBD 2022.