KBM: Rakernas Momentum Solidkan Kader PDIP Komunitas Banteng Muda. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan itu berlangsung pada Jumat-Minggu (10-12/1)

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin mengatakan, momentum Rakernas ini dapat menguatkan kader PDIP. Agar lanjut dia, partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri ini bisa bersatu membangun bangsa Indonesia yang baik.

Baca Juga

PDIP Yakini Ilmu Pengetahuan dan Riset Sebagai Kunci Kemakmuran Negeri

"Harapannya rakernas ini bisa mensolidkan kita lagi untuk partai ini supaya bisa bersatu membangun bangsa ini dengan baik," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) Komunitas Banteng Muda (KBM) ini di Jakarta.

"Jadi dengan adanya rakernas ini mari kader-kader PDIP baik yang muda tua kita saling gotong royong untuk mengembangkan ideologi Bung Karno," sambungnya.

KBM
Komunitas Banteng Muda. Foto: MP/Asropih

Saiful mengungkapkan, bahwa kaum melenial harus terjun ke dunia politik agar bisa memberikan sumbangsi kepada negara untuk memajukan Indonesia.

"Memang benar generasi-generasi anak muda ini perlu kita berikan suatu dorongan, bahwa politik ini juga bukan hanya yang tua-tua aja. Politik ini adalah yang muda-muda ini perlu juga diwadahi dalam satu wadah politik," paparnya.

Sementara itu, Plt Wali Kota yang juga Ketua PDIP Raharto Teno Prasetyo mendoakan agar kegiatan Rakernas ini berjalan dengan sukses dan lancar.

Baca Juga

KPK Bakal Periksa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Mas Teno sapaan akrab Raharto Teno ini menjelaskan dirinya kepincut dan ingin masuk PDIP karena partai berlambang moncong banteng putih itu pro kepada rakyat.

"Saya memilih PDIP, karena PDIP perjuangan adalah salah satu partai yang pro rakyat dan bisa mengispirasi masyarakat terhadap keinginan dan kembali kepada masyarakat sendiri," tuturnya.

Waketum KBM ini juga, menuturkan bahwa kader banteng muda akan selalu bersinergi dengan PDIP untuk menjalankan program-progran partai itu.

"KBM selalu bersinergi apa program program yang dicanangkan PDIP," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan, Ketua Umum KBM, Banyu Biru Djarot. Banyu menyambut bahagia, gembira dan penuh rasa semangat dalam pelaksanaan Rakernas PDIP hari ini hingga minggu nanti.

"Dengan segala antusiame kita sebagai kaum muda ya bangga melihat partai yang sudah berumur 47 tahun semakin berumur, tapi yang banyak gabung semakin muda," papar dia.

Banyu pun menilai, bahwa partai yang diketuai Megawati Soekarnonputri ini makin tua semakin dicintai masyarakat, terlihat dari generasi muda yang banyak menjadi kader.

"Tokoh muda di PDIP sangat banyak yah kita bisa liat mba Puan, Anas, Ganjar bahkan Kang Hengky gabung di sini jadi menunjukan daya tarik banteng rupanya makin kesini makin disukai," tuturnya.

Baca Juga

Berbeda dengan Gibran, Purnomo Mengaku Dapat Undangan Rakernas PDIP

Ia pun menilai, bergabungnya anak muda di PDI Perjuangan bertujuan untuk membangun dan memajukan bangsa Indonesia.

"Kita semua adalah pekerja merah putih yang nasional yang bernaung di PDI Perjuangan dan kita akan usahan apapun untuk ikut mensejahterahkan dan terutama untuk mensukseskan kepemimpinan pak Jokowi," tutupnya. (Asp).

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bajo Dapat Dukungan dari Ormas Solo Madani, Gibran Janjikan Kebijakan Berpihak pada Buruh
Indonesia
Bajo Dapat Dukungan dari Ormas Solo Madani, Gibran Janjikan Kebijakan Berpihak pada Buruh

"Kami bersyukur dan bangga mendapat dukungan dari Solo Madani yang memiliki banyak tokoh di Kota Bengawan," ujar Bagyo

Indonesia di Ambang Resesi, PKS Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM
Indonesia
Indonesia di Ambang Resesi, PKS Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

jika pada Kuartal III nanti pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali minus, maka mimpi buruk itu menjadi kenyataan.

Jumlah Sampah Warga Jakarta saat Malam Tahun Baru Capai 3,2 Ton
Indonesia
Jumlah Sampah Warga Jakarta saat Malam Tahun Baru Capai 3,2 Ton

Lanjut Syaripudin, jumlah tersebut turun drastis dari pengumpulan sampah tahun lalu yang mencapai 125 ton.

 Terungkap, Mayoritas Pelanggar PSBB Akui Malas Pakai Masker
Indonesia
Terungkap, Mayoritas Pelanggar PSBB Akui Malas Pakai Masker

"Pas diberhentikan, ditanya 'tahu gak harus pakai masker?' 'oh iya tahu'. Barulah masker keluar dari kantungnya, baru dia pakai. Dia tahu, tapi dia kurang perduli," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

DPR Setuju Pilkada Serentak Ditunda Jadi 9 Desember
Indonesia
DPR Setuju Pilkada Serentak Ditunda Jadi 9 Desember

Palu sidang pun diketuk dua kali oleh Ahmad Doli sebagai tanda sahnya keputusan tersebut.

Pemerintah Harus Segera Stabilkan Harga Kedelai
Indonesia
Pemerintah Harus Segera Stabilkan Harga Kedelai

Penting bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga kedelai agar produksi tahu tempe tetap berjalan dan harganya tetap terjangkau oleh masyarakat luas.

Atasi Banjir di Jakut, Dinas SDA Beli Pompa Seharga Rp22 Miliar Buatan Belanda
Indonesia
Atasi Banjir di Jakut, Dinas SDA Beli Pompa Seharga Rp22 Miliar Buatan Belanda

Empat pompa mobile dari negara kincir angin itu dilakukan uji coba di Kali Asin, Jalan Pluit Karang Barat, Penjaringan pada Kamis (17/12) siang.

[HOAKS atau FAKTA]: Rektor UIC Bogor Tweet Tiap Keluarga di DKI Dapat Bansos Rp1,2 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Rektor UIC Bogor Tweet Tiap Keluarga di DKI Dapat Bansos Rp1,2 Juta

Bansos yang diberikan Pemprov DKI Jakarta selama masa PSBB adalah sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga

Ormas Muslim Indonesia Geruduk Kedubes Prancis
Indonesia
Ormas Muslim Indonesia Geruduk Kedubes Prancis

"Umat Islam sedunia marah dengan Macron. Penghinaan ini bukan hanya sekali, tapi berkali-kali dan umat Islam selalu memaafkan. Kali ini tidak bisa memaafkan," jelas salah satu orator.

Ekspor Buah Lokal Indonesia Meningkat Drastis Saat Pandemi
Indonesia
Ekspor Buah Lokal Indonesia Meningkat Drastis Saat Pandemi

Produk Domestik Bruto pertanian tumbuh sebesar 16,24 persen pada triwulan II 2020 (q to q). Bahkan, sektor pertanian (year on year) tetap berkontribusi positif sebesar 2,19 persen.