Kawasan Wisata Puncak Dipadati Warga Jakarta saat Lebaran Petugas kepolisian terus memperketat pemeriksaan di perbatasan Puncak-Cianjur. (ANTARA/Ahmad Fikri)

MerahPutih.com - Warga Jakarta sepertinya masih membandel dengan nekat berpergian ke luar kota. Dalam masa pandemi COVID-19, warga masyarakat khususnya dari wilayah Jakarta masih cukup banyak yang ke kawasan Puncak, Bogor hanya untuk sekedar melepas penat.

Hal itu nampak pada Senin (25/5) kemarin atau pada hari Lebaran kedua. "Sempat terjadi kepadatan di daerah puncak, setelah kami amati hal ini dikarenakan banyak warga Jakarta yang naik ke puncak untuk sekedar melepas penat," ujar Kasatlantas Polresta Bogor AKP Fadli Amri dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (26/5).

Baca Juga:

Anies: yang Menentukan PSBB Diperpanjang atau Tidak Bukan Pemerintah

Berdasar hasil pengamatan di kawasan Puncak juga, masih ada beberapa tempat makan yang buka dan bisa melakukan makan di tempat.

Fadli menambahkan, tentunya ini menjadi hal temuan baru pasca Lebaran dan akan dikoordinasikan dengan gugus tugas di tingkat Pemerintah Kabupaten Bogor.

Petugas Polres Bogor saat melakukan pengawasan di check point PSBB. (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Petugas Polres Bogor saat melakukan pengawasan di check point PSBB. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

Sementara itu, Kapolresta Bogor AKBP Roland Ronaldy menambahkan, mengingat saat ini sedang adanya pandemi dan juga ada kebijakan regulasi mengenai pembatasan sosial berskala besar (PSBB), maka aturan itu harus dipatuhi oleh semua pihak.

"Aturan tetaplah aturan. Terkait masih ditemukannya rumah makan yang melayani makan di tempat hal ini akan segera kami tindak lanjuti bersama dengan Gugus Tugas," kata Roland.

Namun demikian, kata Roland, situasi arus lalu lintas khususnya di kawasan Puncak tetap dalam keadaan kondusif.

Pihaknya telah menyiagakan personel di setiap titik, baik yang tegabung dalam PSBB maupun Operasi Ketupat.

Baca Juga:

Pasien yang Dirawat di RS Wisma Atlet Nyaris 1.000 Orang


Ada 66 titik gatur, 17 pospam dan pelibatan 585 personel pada pengamanan Operasi Ketupat serta 639 personel dalam pengamanan PSBB di Kabupaten Bogor.

Lebih lanjut, dia mengatakan, berdasarkan pantauan personel yang bertugas di lapangan, kepadatan di Puncak disebabkan warga Jakarta yang ingin keluar kota, namun diputarbalikkan di perbatasan Pos PSBB Rindu Alam.

Ditambahkannya, masih ada restoran dan tempat makan lainnya yang memberlakukan dine in atau makan di tempat yang seharusnya take away.

"Kami sudah berkoordinasi dengan bupati selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten Bogor untuk menertibkan tempat-tempat makan yang masih melakukan dine in, khususnya di wilayah Puncak. Dan hari ini kami akan melaksanakan penertiban bersama oleh satpol PP," kata mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ini. (Knu)

Baca Juga:

Anies Siapkan Protokol Kesehatan untuk PSBB Gelombang Keempat


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH