Kawasan Wisata Banten Lama sebagai Etalase Keberagaman dan Toleransi Sisa-sisa reruntuhan Keraton Kaibon. (Foto: MP/Ctr)

BANTEN Lama merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Provinsi Banten. Kawasan wisata berada di pesisir teluk di sebelah timur Kota Serang. Banten Lama merupakan pusat pemerintahan peninggalan Kesulatanan Banten abad ke-15.

Banten Girang kini menjadi kawasan wisata baik sejarah maupun religius. Di sana ada Masjid Agung Banten yang merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Di sana juga terdapat sebuah wihara tertua di Banten yang juga dibangun satu kompleks dengan masjid agung.

"Ya banten itu sejak masa kesultanannya memang terdapat banyak ragam etnis, suku, agama. Jadi sebenarnya monumen keberagaman kebinekaan itu ada di tempat bersejarah ini (Banten)," kata Gubernur Banten Wahidin Halim saat meninjau kawasan Banten Lama, Jumat (11/9), seperti dikutp Antara.

Vihara Avalokitesvara, Serang, Banten (Foto: merahputih.com/Sucitra)
Vihara Avalokitesvara, Serang, Banten (Foto: MP/Sucitra)

Keberagaman di balik sejumlah peninggalan sejarah, seperti bangunan Vihara Avalokitesvara dan Kompleks Masjid Agung Banten, yang masih tersisa utuh di kawasan Banten Lama menjadi bukti kuat toleransi pada masa Kesultanan Banten abad ke-16 Masehi. Kedua bangunan yang kini menjadi tempat bersejarah dan banyak dikunjungi.

Wahidin berharap, warga masyarakat dapat memahami dan belajar tentang nilai-nilai sejarah, agar selalu menjunjung sikap toleransi dan menghargai nilai keberagaman yang berkembang di masyarakat.

Kawasan Banten Lama yang kini dalam proses revitalisasi oleh pemerintah provinsi banten, mulai terlihat lebih rapih, bersih dan tak lagi kumuh, jauh dari kesemrawutan para pedagang kaki lima yang dulu sempat membuat bangunan cagar budaya ini tertutup keindahannya.

Meski demikian, sejumlah bagian bangunan tetap masih dalam kondisi kokoh, dan tidak banyak mengalami perubahan, tetap mempertahankan bangunan asli.

 Masjid Agung terletak di sebelah Barat alun-alun Banten. (Foto: disbudpar.bantenprov.go.id)
Masjid Agung terletak di sebelah Barat alun-alun Banten. (Foto: disbudpar.bantenprov.go.id)

"Kawasan Banten Lama terus kita benahi. Masjid Agung Banten tak hanya menjadi ikon wisata religi, tapi juga mempunyai jejak bernilai sejarah keberagaman dan toleransi," katanya.

Hal itu, kata dia, diperkuat dengan dibangunnya Vihara Avalokitesvara pada masa Sultan Ageng Tirtayasa, yang hingga kini masih berdiri berdekatan dengan kawasan Kesultanan Banten," ujarnya. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Pantai-pantai dengan Pemandangan Eksotis Batu Granit Raksasa, Dua Ada di Indonesia

Kredit : zulfikar

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH