Kawasan Glodok Dikeluhkan Karena Parkir dan PKL, Rano Karno: Itulah Uniknya Jakarta

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Februari 2026
Kawasan Glodok Dikeluhkan Karena Parkir dan PKL, Rano Karno: Itulah Uniknya Jakarta

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kondisi kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat mendapat kritik tajam dari masyarakat, lantaran dipenuhi parkir liar, dan pedagang kaki lima (PKL) sampai memakan badan trotoar dan jalan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai situasi tersebut sebagai bagian dari dinamika khas ibu kota. Menurutnya, aktivitas ekonomi yang padat memang menjadi warna tersendiri bagi Jakarta, termasuk di kawasan bersejarah seperti Glodok.

"Itulah uniknya Jakarta ya, teman-teman. Dari sudut memang Pak Gubernur (Pramono Anung) sendiri mengharapkan tidak boleh berjualan di pedestrian. Tapi Jakarta uniknya seperti itu," ujar Rano kepada wartawan, Jakarta Pusat, Rabu (11/2).

Meski memahami karakter kawasan tersebut, Rano menegaskan Pemerintah DKI Jakarta tidak akan membiarkan kondisi semrawut berlangsung tanpa penanganan.

Baca juga:

Simak Rangkaian Perayaan Imlek 2026 di Jakarta, dari Lapangan Banteng hingga Glodok

Lebih lanjut, politikus PDI Perjuangan ini memastikan pendekatan yang diambil bukan dengan pelarangan total, melainkan penataan yang mempertimbangkan keberlangsungan aktivitas ekonomi warga.

"Kami atur, bukan kami larang. Kami atur supaya apa? Distribusi jalur itu enggak terganggu. Intinya sebetulnya itu. Kami tahu Glodok itu sangat spesifik, karakteristiknya memang seperti itu, tapi itulah kehidupan di sana," ucapnya.

Penataan diperlukan agar fungsi trotoar dan jalan tetap berjalan sebagaimana mestinya tanpa mematikan denyut perdagangan yang sudah lama tumbuh di kawasan tersebut.

Terlebih, Glodok kerap menjadi magnet wisata, khususnya menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yang meningkatkan arus kunjungan.

Ia pun optimistis para pedagang dan masyarakat setempat dapat diajak bekerja sama demi menciptakan kawasan yang lebih tertib dan nyaman.

"Tapi saya sangat yakin mereka siap untuk diatur. Kami mengatur untuk apa? Melancarkan sebetulnya. Ya artinya kalau kunjungan wisata banyak, terganggu dengan area, itu juga barangkali nilai jualnya atau perdagangan juga menjadi terhambat,"katanya. (Asp)

#Glodok #Rano Karno #Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Selain penguatan surveilans, Pemda juga memastikan kesiapan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Olahraga
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Persija Jakarta terpaksa menjamu Arema FC di Stadion Patriot Bekasi imbas SUGBK dan JIS dipakai konser. Shin Tae-yong ungkap kekecewaannya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Indonesia
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Langkah tersebut diambil demi memastikan fasilitas pendidikan tidak hanya layak dan nyaman, tetapi juga aman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Seluruh transaksi parkir on-street wajib menggunakan kanal pembayaran resmi yang terintegrasi dan terverifikasi, bukan rekening pribadi juru parkir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Berita Foto
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Tersangka dan pihak swasta, Bima Setiawan (206) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026)
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Berita Foto
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Indonesia
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Persoalan tersebut bermula ketika pembahasan APBD 2026 dilakukan pada 2025. Saat itu, besaran UMP Jakarta 2026 belum ditetapkan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Bagikan