Kata TPN Ganjar-Mahfud Ditanya Soal Putusan MK Nomor 90 oleh Anak Milenial

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 09 Desember 2023
Kata TPN Ganjar-Mahfud Ditanya Soal Putusan MK Nomor 90 oleh Anak Milenial
Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa dalam diskusi Millenial Bertanya Anti Gagal di Jakarta, Jumat (8/12/2023).(ANTARA/Devi Nindy)

MerahPutih.com - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang batasan usia calon presiden-calon wakil presiden yang kontroversial ternyata masih menarik perhatian kalangan milenial dan Gen Z.

Topik itu menjadi salah satu bahasan dalam diskusi bertajuk "Milenial Bertanya Antigagal" yang juga dihadiri Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa di Oktaf Coffee, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (8/12).

Seorang anak muda peserta diskusi bernama Prasetyo bertanya kepada Andika mengenai putusan MK Nomor 90 yang kontroversial.

Baca Juga:

Jubir Muda TPN: Ganjar-Mahfud Bukan Sosok yang Dapat Privilege

Menjawab itu, Andika mengatakan ada berbagai dimensi penafasiran dalam melihat putusan Nomor 90. Dari sisi hukum, vonis itu dari MK memang bersifat final dan mengikat.

“Artinya kalau kita berbicara masalah produk dari Mahkamah Konstitusi itu yang mengubah sedikit tentang usia, itu final dan mengikat. Artinya sah, sangat-sangat legal,” kata Andika Perkasa.

Namun, putusan Nomor 90 juga memiliki dimensi lain, yakni etika, karena belakangan muncul vonis Majelis Kehormatan MK (MKMK).

MKMK kemudian menemukan ada pelanggaran etika hakim konstitusi ketika memutuskan perkara Nomor 90. Ketua MK saat itu Anwar Usman bahkan dianggap melanggar etika berat, sehingga dicopot dari jabatan.

“Jadi memang tidak bisa dipungkiri walaupun keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90 itu final dan mengikat, tapi kan ada masalah yang diputuskan oleh Majelis Kehormatan, walaupun itu tidak kemudian membatalkan putusannya,” ujar Andika.

Baca Juga:

Ganjar Optimistis TNI dan Polri Bersikap Netral pada Pemilu 2024

Ini berarti bahwa putusan MK Nomor 90 itu sah secara hukum, namun bermasalah secara etika. Ini sebaiknya jadi pembelajaran untuk masyarakat.

"Jadi, ya, itulah fakta yang menurut saya juga merupakan pembelajaran bagi kita semua masyarakat Indonesia. Jadi ada sesuatu yang satu sisi itu legal, sah, mengikat, tapi juga sebetulnya ada masalah soal etika,” tegas Andika.

Di acara tersebut, hadir sejumlah Jubir Muda TPN yaitu Jutan Manik, Gita Permana, Wahyu Al Fajri, dan Darren Christian. Hadir juga tokoh muda nasional Fristian Griec. (Pon)

Baca Juga:

Ganjar Sebut Pelaku Usaha Mitra Strategis Atasi Masalah Ekonomi

#Ganjar Pranowo #Pilpres 2024
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Bagikan