Kata Prabowo soal Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Foto: Facebook/Prabowo Subianto

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan masukan terkait dengan pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.

Melalui jubirnya, Dahnil Simanjuntak, Prabowo menyampaikan kepada seluruh anggota Fraksi Gerindra bahwa usulan pemindahan Ibu Kota sudah menjadi usulan rencana jangka panjang yang menjadi usulan Gerindra sejak 2014 lalu.

Baca Juga

Anak Buah Prabowo Anggap Pemindahan Ibu Kota Keputusan Gegabah

"Pada prinsipnya beliau dan Gerindra setuju dilakukan pemindahan Ibu Kota, dengan catatan," kata juru bicara pribadi Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam keterangannya, Senin (26/8).

Dahnil melanjutkan, Prabowo juga menekankan soal kapasitas negara dalam menyelesaikan kemiskinan, pengangguran, dan kedaulatan ekonomi seperti kedaulatan pangan, kedaulatan energi dan pertahanan dan keamanan.

"Prabowo menilai poin-poin tersebut merupakan masalah primer Indonesia sebagai bangsa dan negara," jelas Dahnil.

Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Foto: Facebook/Prabowo Subianto

Prabowo juga beranggapan pemindahan Ibu kota selain memperhatikan prioritas, kesenjangan ekonomi dan juga harus memperhatikan dampak sosial, budaya dan politik bagi persatuan dan kesatuan NKRI.

Baca Juga

Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Bagaimana Nasib Istana Negara?

Karena pemindahan Ibu kota tidak sekadar masalah ekonomi, namun ada masalah antropologis (budaya) dan masalah geopolitik, pertahanan, keamanan, juga masalah lingkungan hidup dll.

"Jadi tidak boleh pandangan pemindahan ibu kota sekadar dilihat dari sisi ekonomi," tutur Dahnil.

Prabowo ingin rencana pemindahan ibu kota tersebut bisa dipertanggungjawabkan kepada rakyat Indonesia.

"Pemindahan ibu kota harus didasari dengan kajian yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan, tidak grasa-grusu, dan menjadi program jangka panjang yang dipersiapkan dengan matang," ucap Dahnil.

Prabowo memberikan catatan bahwa pemindahan ibu kota harus didasarkan pandangan ekonomi oppourtunity cost selain tentunya financial cost yang fondasi dasarnya ialah prioritas.

"Jangan sampai rencana tersebut mengabaikan masalah paling dasar lain," kata Dahnil.

Baca Juga

DPR Pertanyakan Rancangan Akademis dan Dasar Hukum Pemindahan Ibu Kota

Pada prinsipnya, Prabowo dan Gerindra mendukung segala upaya baik yang pro-masa depan, bukan upaya yang miopik abai masa depan.

"Sukses selalu untuk Pak Jokowi dan jajarannya," sambung Dahnil. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH