Kata Polda Soal Isu Sabotase sampai Kericuhan Pemicu Kebakaran Lapas Tangerang Foto udara kondisi Blok C2 usai kebakaran yang melanda Lapas Klas 1A Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Rabu, (8/9/2021). Merahputih.com/ho/Bagus Baik.

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya meminta masyarakat untuk tidak berasumsi dengan penyebab kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten pada Rabu (8/9) lalu.

Sebab, kini beredar sejumlah isu mengenai insiden tragis yang menewaskan 44 orang napi itu.

Mulai dari dugaan sabotase sampai adanya kericuhan di dalam Lapas sebelum terjadi kebakaran.

Baca Juga:

Tim DVI Polri Telah Dapat Data Ante Mortem 2 WNA Korban Kebakaran Lapas

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut, pihaknya masih terus menyelidiki kasus ini dan akan menyampaikan hasilnya langsung kepada masyarakat.

"Tolong jangan berasumsi yang macam-macam, di luar ada yang bilang itu karena perkelahian, kemudian ada yang disengaja,” tutur Yusri kepada wartawan yang dikutip Jumat (10/9).

Menurut Yusri, penyidik tengah bekerja keras mengungkap penyebab pasti kebakaran ini.

“Kami tegaskan, tim sedang bekerja, apa pun yang dihasilkan dari proses penyelidikan penyidik dan Puslabfor nanti akan kami sampaikan secara transparan," tegasnya menambahkan.

Foto udara kondisi Blok C2 usai kebakaran yang melanda Lapas Klas 1A Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Rabu, (8/9/). MerahPutih.com/ho/Bagus Baik.
Foto udara kondisi Blok C2 usai kebakaran yang melanda Lapas Klas 1A Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Rabu, (8/9/). MerahPutih.com/ho/Bagus Baik.

Lulusan Akpol tahun 1991 tersebut kemudian menyampaikan, saat ini tim penyidik telah menemukan titik terang terkait dengan penyebab dari peristiwa kebakaran.

Hanya saja, semua hasil tersebut masih terus diuji secara laboratoris untuk mendapatkan jawaban yang benar-benar tepat.

"Sudah ada titik terang sebenarnya, namun ini masih dilakukan uji labfor oleh pihak Puslabfor Polri," pungkas Yusri.

Baca Juga:

Pakar Nilai Pidana Aternatif Bisa Jadi Solusi Masalah Over Kapasitas Lapas

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah memeriksa 22 orang saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten pada Rabu (8/9) dini hari.

Yusri Yunus menyebut, 22 orang saksi tersebut berasal dari 3 klaster berbeda. Yakni petugas lapas yang berjaga pada waktu kejadian, warga binaan lapas yang selamat, serta warga pendamping warga binaan lapas. (Knu)

Baca Juga:

Lapas Tangerang Terbakar, Komnas HAM: Ini Sebenarnya Tragedi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bambang Susantono dan Petinggi Sinarmas Land Jadi Pimpinan Kepala Otorita IKN
Indonesia
Bambang Susantono dan Petinggi Sinarmas Land Jadi Pimpinan Kepala Otorita IKN

Jokowi memang kedapatan pernah bertemu dengan Donny. Pertemuan tersebut terjadi pada akhir tahun lalu, kala Jokowi berkunjung ke kawasan Green Office Park, BSD City.

M Taufik Dipecat Gerindra, Syarif: Dia Guru Bagi Saya
Indonesia
M Taufik Dipecat Gerindra, Syarif: Dia Guru Bagi Saya

Ia mengaku tak kuasa meneteskan air mata ketika mendengar kalimat perpisahan yang diucapkan Taufik setelah pemecatan tersebut.

Penundaan Pemilu 2024 Berpotensi Ancam Stabilitas, Langkah Tegas Jokowi Ditunggu
Indonesia
Penundaan Pemilu 2024 Berpotensi Ancam Stabilitas, Langkah Tegas Jokowi Ditunggu

Presiden Jokowi didesak harus bersikap tegas menolak wacana penundaan pelaksanaan Pemilu 2024.

Polri Pastikan Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan
Indonesia
Polri Pastikan Buka Ruang Kritik untuk Perbaikan

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya tidak antikritik dan membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat atau kritikannya agar institusi tersebut menjadi lebih baik.

Erick Thohir Pastikan BUMN akan Relokasi Hunian Sementara Korban Erupsi Semeru
Indonesia
Erick Thohir Pastikan BUMN akan Relokasi Hunian Sementara Korban Erupsi Semeru

"Kita sudah meminta BUMN untuk mendata dan menyiapkan relokasi bagi warga terdampak erupsi," kata Erick saat mengunjungi korban pengungsian erupsi Gunung Semeru, Minggu (12/12).

Demokrat Tetap Buka Komunikasi dengan PDIP
Indonesia
Demokrat Tetap Buka Komunikasi dengan PDIP

Partai Demokrat tetap terbuka menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan partai politik lainnya, termasuk dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pedagang Pasar Gondangdia tidak Jual Minyak Goreng Curah Minyakita
Indonesia
Pedagang Pasar Gondangdia tidak Jual Minyak Goreng Curah Minyakita

Dari pantauan MerahPutih.com di Pasar Gondangdia, Jakarta Pusat. Para pedagang tidak menjual Minyakita

Harapan DPR Dalam Setiap Pergantian Panglima TNI
Indonesia
Harapan DPR Dalam Setiap Pergantian Panglima TNI

Puan berharap TNI ke depan dapat merespons, mengantisipasi dinamika perkembangan geopolitik

Anies Minta Karang Taruna Semakin Bermanfaat bagi Warga
Indonesia
Anies Minta Karang Taruna Semakin Bermanfaat bagi Warga

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri puncak Bulan Bhakti Karang Taruna sekaligus peringatan 61 tahun Karang Taruna di RPTRA Karang Anyar.

Cara Pemkot Yogyakarta Tekan Kenaikan Kasus COVID-19 saat Libur Nataru
Indonesia
Cara Pemkot Yogyakarta Tekan Kenaikan Kasus COVID-19 saat Libur Nataru

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menjalankan sejumlah cara untuk menekan peningkatan kasus COVID-19 saat liburan Natal dan Tahun Baru 2022. Salah satunya mengaktifkan posko PPKM Mikro level Rukun Tetangga( RT).