Kata Pakar Traveling, Beginilah Cara Merencanakan Liburan Keluarga Lebih sulit merencanakan liburan keluarga daripada solo traveling (Foto: Pexels/Pixabay)

MERENCANAKAN liburan keluarga memang gampang-gampang susah. Enggak seperti saat kamu melakukan solo traveling atau bersama teman. Sebagai pemimpin keluarga, kamulah yang mengatur seluruh perencanaan liburan keluarga. Sehingga membuatmu mengemban tanggung jawab yang besar.

Lantas, bagaimana sih cara merencanakan liburan keluarga yang benar? Kalau kamu masih bingung, kamu bisa mengikuti cara yang dibagikan para ahli travel dari laman Huffington Post ini.

1. Jangan terlalu bergantung dengan google

Diskusikan tujuan wisata bersama keluarga (Foto: Pexels/Pixabay)

Google memang membantu banget untuk melakukan berbagai hal, termasuk untuk traveling. Tapi jangan terlalu bergantung dengan Google saat merencanakan liburan kamu. Daripada langsung googling rekomendasi tempat yang harus dikunjungi, lebih baik diskusikan bersama anggota keluarga kamu mengenai tujuan kalian.

Gunakan Google jika kamu dan keluarga kamu sudah menentukan destinasi wisata yang ingin dituju. Biarkan Google membantu hal-hal kecil seperti mengatur jadwal tur dan memberikan info jadwal penerbangan yang cocok. "Ada begitu banyak hal di luar sana dan Anda bahkan tidak tahu apa yang Anda cari (dengan Google)," kata Julie Danziger, direktur layanan perjalanan mewah di Ovation Vacations.

2. Dipersiapkan tapi tetap realistis

Punya rencana tapi jangan sampai keluarga kamu merasa terlalu diatur (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Kegiatan selama liburan di tempat wisata memang harus direncanakan dengan matang. Tapi tetap realistis. Maksudnya ialah jangan terlalu mengatur kegiatan dalam satu hari. Jangan sampai keluarga kamu merasa terlalu diatur saat liburan. Kamu cukup memiliki rencana secara garis besar. Misalnya hari ini kamu ingin pergi ke pantai. Enggak perlu memikirkan kegiatan apa yang ingin dilakukan selama berada di pantai.

Namun jika ingin tetap memiliki jadwal kegiatan berlibur yang sempurna kamu bisa meminta rekomendasi dari tempat kamu menginap. Terlebih jika kamu menginap di hotel berbintang 5, mereka memiliki rekomendasi tempat yang harus dikunjungi, sehingga bisa kamu jadikan bahan pertimbangan. "Mereka dapat memberi Anda rekomendasi tempat terbaik dengan cepat," ungkap Scott Steinberg, pemimpin redaksi Select Magazine.

3. Cari waktu liburan yang tepat

Cari waktu yang enggak terlalu ramai pengunjung (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Memang waktu libur anak sekolah bertepatan juga dengan momen pergantian tahun. Yang artinya memasuki peak season. Karena itu lebih baik rencanakan waktu liburan kamu setelah tahun baru, yaitu di Minggu awal bulan Januari yang enggak terlalu ramai.

Pergi pada waktu-waktu tersebut dapat mengkondisikan biaya perjalanan lebih baik lagi. Sehingga kamu masih memiliki biaya untuk keperluan lain selama berlibur yang mungkin enggak terduga. “Jika Anda memiliki anak kecil yang tidak bersekolah dan memiliki fleksibilitas dengan tanggal, yang terbaik adalah melakukan perjalanan di waktu yang tidak sibuk," tutur Michael Dolan, pemimpin tim dan konsultan perjalanan untuk Liberty Travel.

Bagaimana sahabat Merah Putih, sudah siap merencanakan liburan keluarga? (ikh)

Baca juga: Sakit Tetap Melancong, Bolehkah?

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH