Kata JK Soal e-KTP Multifungsi Gagasan Sandiaga Uno Wapres Jusuf Kalla. (Facebook/Jusuf Kalla)

MerahPutih.com - Wakil Presiden, Jusuf Kalla mengatakan teknologi di Indonesia saat ini belum bisa membuat kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP menjadi kartu multifungsi seperti untuk pelayanan perbankan, kesehatan dan pendidikan.

"Secara teknis bisa karena di situ (e-KTP;red) ada 'chip'-nya, tinggal diisi. Tetapi mungkin teknologi kita belum bisa cepat ke situ. Ya KTP saja masih ketinggalan, apalagi mau diisi segala macam di situ," kata JK seperti dilansir Antara, Selasa (19/3).

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.

JK menjelaskan gagasan awal Pemerintah mengadakan program e-KTP memang bertujuan untuk beragam fungsi, sehingga kartu tersebut tidak hanya dipakai sebagai identitas kependudukan.

"Ide awalnya e-KTP itu merangkap sebagai 'social security number'. Jadi bukan hanya (bisa) untuk (pelayanan) kesehatan, tapi bisa untuk SIM, mengurus macam-macam; jadi ada 'social security ID'-nya," jelasnya.

Sebelumnya dalam debat pilpres putaran ketiga, yang diikuti dua calon wapres, cawapres Sandiaga Uno mengatakan akan mengoptimalkan fungsi e-KTP sebagai kartu layanan kebutuhan masyarakat.

Sehingga, dengan satu kartu tersebut, Pemerintah tidak perlu menambah anggaran untuk menerbitkan kartu-kartu layanan lain seperti Kartu Sembako Murah, Kartu Pra-Kerja, dan Kartu Indonesia Pintar.

"Kita tidak ingin merepotkan dan membebani negara dengan menerbitkan kartu-kartu baru," kata Sandiaga saat debat cawapres di Jakarta, Minggu (15/3). (*)

Baca Juga: Wapres Jusuf Kalla Tidak Takut Kritiknya Gerus Elektabilitas Jokowi


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH