Kata Habiburokhman Soal Menteri Kelautan dan Perikanan Jatah Gerindra Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman. Foto: MP/Ponco Sulaksono

MerahPutih.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman membantah anggapan yang menyatakan bahwa jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan merupakan jatah untuk partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Hal tersebut diungkapkan merespons isu reshuffle atau perombakan kabinet yang dikabarkan akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat.

Menurut anggota Komisi III DPR ini, tidak ada istilah jatah untuk partai politik dalam penunjukkan menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Baca Juga:

Gegara Edhy Prabowo, Elektabiltas Prabowo dan Gerindra Turun

"Enggak ada lah. Enggak ada jatah menjatah," kata Habib kepada pewarta di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/12).

Habib menekankan, perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai presiden. Gerindra, kata dia, tidak mau berspekulasi dan mengintervensi masalah perombakan kabinet.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) di gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) di gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Habib kemudian merespons isu yang menyebutkan bahwa Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono bakal menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo.

Menurutnya, Gerindra tidak memiliki kapasitas untuk mengusulkan Trenggono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga:

Reshuffle Hak Jokowi, Gerindra Tak Bahas Pengganti Edhy Prabowo

Ia meminta tidak ada pihak yang mengartikan bahwa Gerindra mengusulkan nama Trenggono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan karena Trenggono memiliki kedekatan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

"Terlepas memang Trenggono itu dengan Pak Prabowo kan baik sekali hubungannya. Beliau berdua itu di Kemenhan sangat harmonis. Tapi jangan diartikan kami yang mengusulkan juga, karena kami enggak ada kewenangan di situ," kata Habib. (Pon)

Baca Juga:

Edhy Prabowo Diciduk KPK, Gerindra Minta Maaf

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selama Pandemi, Jumlah Penduduk Kabupaten Bogor Berkurang 500 Ribu
Indonesia
Selama Pandemi, Jumlah Penduduk Kabupaten Bogor Berkurang 500 Ribu

Pengurangan penduduk terjadi karena banyak faktor, mulai dari perpindahan penduduk hingga meninggal dunia.

Pemprov DKI Dirikan Sentra Vaksin di Tempat Pengungsian Banjir
Indonesia
Pemprov DKI Dirikan Sentra Vaksin di Tempat Pengungsian Banjir

Pemprov DKI Jakarta akan mendirikan sentra vaksin COVID-19 di posko pengungsian bencana banjir ibu kota.

KPK Bidik Pihak Lain yang Terlibat dalam Korupsi Lahan DKI
Indonesia
KPK Bidik Pihak Lain yang Terlibat dalam Korupsi Lahan DKI

KPK masih membidik sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

IDI Jatim Curigai Kasus COVID-19 di Bangkalan Dari Virus Varian Baru
Indonesia
IDI Jatim Curigai Kasus COVID-19 di Bangkalan Dari Virus Varian Baru

Kasus di Madura, bisa juga model varian baru COVID-19. Sebab, dari informasi yang ada adalah memang banyak pendatang dari tempat lain, yang itu dicurigai sebagai pembawa virus.

KPK Ultimatum Kepala Sekolah SMKN 7 Tangsel
Indonesia
KPK Ultimatum Kepala Sekolah SMKN 7 Tangsel

Pemeriksaan dilakukan di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang

Kafe di Kuningan Jaksel Ditutup dan Didenda Rp 50 Juta
Indonesia
Kafe di Kuningan Jaksel Ditutup dan Didenda Rp 50 Juta

Polisi terpaksa bertindak melakukan penyegelan terhadap sebuah bar di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan.

Ada Upaya Menjegal AHY Jelang Pilpres 2024
Indonesia
Ada Upaya Menjegal AHY Jelang Pilpres 2024

Gerakan tersebut, menurut Jerry, sebagai upaya menjegal Partai Demokrat pada pilkada 2022 jika tak ada aral melintang atau ditunda sampai 2024, tapi masih menunggu keputusan DPR.

Momok Tren Lonjakan Kasus COVID-19 Libur Panjang Hantui Indonesia
Indonesia
Momok Tren Lonjakan Kasus COVID-19 Libur Panjang Hantui Indonesia

Terakhir, kenaikan kasus signifikan terjadi pada masa libur Idul Fitri tahun 2021

Gubernur Khofifah Dinyatakan Negatif COVID-19
Indonesia
Gubernur Khofifah Dinyatakan Negatif COVID-19

Usai jalani isolasi mandiri, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa sudah dinyatakan negatif COVID-19, Jumat (2/7) malam.

Mobilitas di Jalan Tol Turun Drastis Selama PPKM Darurat
Indonesia