Kasus WN Prancis Predator 305 Anak Dihentikan Konferensi pers kasus ekploitasi seksual anak dibawah umur yang dilakukan oleh warga negara asing (WNA) asal Prancis bernama Francois Abello Camille (FAC) alias Frans (65) oleh Polda Metro Jaya, Kamis

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya resmi menghentikan kasus pelecehan seksual terhadap ratusan anak di bawah umur yang menjerat WNA asal Prancis, Francois Abello Camille (FAC) alias Frans.

Hal ini, karena pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap 305 anak ini telah meninggal dunia.

Baca Juga

Kemensos dan KemenPPA Digandeng Beri Trauma Healing Bagi Korban Predator Anak WN Prancis

"Betul, kasusnya sudah kita hentikan," kata Yusri kepada wartawan, Rabu (22/7).

Yusri menjelaskan, meski kasus itu dihentikan, polisi tetap akan menyelidiki identitas para korban yang pernah disetubuhi oleh tersangka Frans.

Sebab, jelas dia, hal tersebut merupakan upaya kepolisian untuk memberikan rehabilitasi kepada para korban yang masih di bawah umur.

"Kita tetap mencari dan mengidentifikasi korban-korbannya," papar Yusri.

Konferensi pers kasus ekploitasi seksual anak dibawah umur yang dilakukan oleh warga negara asing (WNA) asal Prancis bernama Francois Abello Camille (FAC) alias Frans (65) oleh Polda Metro Jaya, Kamis (9/7/2020). ANTARA/Fianda Rassat

Adapun tersangka Frans mencoba melakukan bunuh diri dengan cara melilitkan kabel ke lehernya, Kamis (9/7) malam. Kabel itu ia raih dengan cara menaiki tembok kamar mandi di dalam sel tahanannya.

Petugas yang sedang melakukan patroli pun mendapati Frans sudah dalam kondisi lemas dan kabel dililitkan ke lehernya.

Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun, setelah menjalani perawatan medis selama tiga hari, ia dinyatakan meninggal dunia lantaran luka yang dialami cukup parah.

Meski kasusnya dihentikan, Yusri menyebut pihaknya tetap menyelidiki identitas dari korban-korban yang pernah disetubuhi oleh pelaku.Hal itu dilakukan sebagai upaya kepolisian untuk memberikan rehab kepada korban.

Baca Juga

WN Perancis Predator Seks 305 Anak Tewas Gantung Diri di Penjara

"Kita tetap mencari dan mengidentifikasi korban-korbannya," kata Yusri.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pencabulan 305 anak di bawah umur dengan tersangka Frans. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ribuan Hoaks Corona Bertebaran di Media Sosial
Indonesia
Ribuan Hoaks Corona Bertebaran di Media Sosial

Hoaks menambah berat beban psikologis bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi.

Eks Menpora Imam Nahrawi Dituntut 10 Tahun Bui
Indonesia
Eks Menpora Imam Nahrawi Dituntut 10 Tahun Bui

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga dijatuhi hukuman tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 19.154.203.882.

Kemen PUPR Selesai Bangun Pasar Klewer Timur, Pedagang Kirab Dua Gunungan
Indonesia
Kemen PUPR Selesai Bangun Pasar Klewer Timur, Pedagang Kirab Dua Gunungan

Kirab budaya tersebut sebagai wujud syukur pedagang setelah pasar selesai dibangun ulang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dengan dana senilai Rp48 miliar

Pemkot Jakpus Harap Kampung Tangguh Atasi Banjir di Tanah Abang
Indonesia
Catat, Visi-Misi Gibran-Teguh dan Bajo di Pilkada Solo
Indonesia
Catat, Visi-Misi Gibran-Teguh dan Bajo di Pilkada Solo

"Visi tersebut dijabarkan dalam tujuh misi antara lain memastikan agar tidak ada peningkatan kasus COVID-19 dan memberi aman kepada seluruh masyarakat," ujar Putut

Libur Imlek, Penumpang Kereta Api di Daop 6 Yogyakarta Naik 50 Persen
Indonesia
Libur Imlek, Penumpang Kereta Api di Daop 6 Yogyakarta Naik 50 Persen

"Kenaikan penumpang kereta api sebanyak 50 persen," ujar Supriyanto, Senin (15/2).

Anak Buahnya Dipanggil Ombudsman Gegara Selebgram, Begini Tanggapan Wagub
Indonesia
Anak Buahnya Dipanggil Ombudsman Gegara Selebgram, Begini Tanggapan Wagub

Inspektorat Provinsi DKI pun sudah turun tangan mendalami kasus tersebut

Datangi DPR, Muhammadiyah Pastikan Tolak Seluruh Draf RUU Cipta Kerja
Indonesia
Datangi DPR, Muhammadiyah Pastikan Tolak Seluruh Draf RUU Cipta Kerja

Draf tersebut hasil rekomendasi Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Forum Dekan Fakultas Hukum dan Sekolah Tinggi Hukum Muhammadiyah se-lndonesia.

KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Ilegal Berbendera Filipina dan Taiwan
Indonesia
KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Ilegal Berbendera Filipina dan Taiwan

Lebih lanjut Tb menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari perintah gerak kepada Kapal Pengawas Perikanan Orca 01 yang dinakhodai oleh Capt Priyo Kurniawan

Didi Kempot Dianggap Antitesa Dari K-Pop
Indonesia
Didi Kempot Dianggap Antitesa Dari K-Pop

Dahulu orang yang menggemari musik dangdut hingga campursari disebut tidak trendy