Kasus Wadas dan Kendeng bakal Gerus Elektabilitas Ganjar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui sejumlah warga Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Rabu (9/2/2022). ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng

MerahPutih.com - Penolakan proyek tambang batu andesit di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah, membuat masyarakat bergerak untuk menolak. Penolakan ini pun berakhir ricuh hingga berbuntut penangkapan warga oleh aparat.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai insiden yang terjadi di desa Wadas dapat merontokkan elektabilitas Ganjar Pranowo yang sedang didorong maju Pilpres 2024.

Baca Juga

Kisah Trauma Warga Desa Wadas Saat Bercerita ke Gubernur Ganjar Pranowo

Pasalnya, di Jateng sendiri yang jadi lumbung suara, Ganjar dihajar dua isu kemanusiaan yakni polemik tambang Desa Wadas, dan pembangunan Pabrik Semen Kendeng.

"Remuk babak belur Ganjar secara politik. Dan bisa saja akan menggerus elektabilitasnya. Itu biasa dalam kehidupan politik. Satu kasus akan meruntuhkan banyak kebaikan yang pernah dilakukan," kata Ujang kepada wartawan, Selasa (15/2).

Ganjar memang sudah turun meninjau lokasi desa Wadas. Ia langsung melakukan pertemuan dengan warga desa membahas persoalan terkait penolakan warga atas proyek tambang batu andesit tersebut.

Baca Juga

PDIP Diprediksi Kalah Pilpres jika Paksakan Duet Ganjar-Puan

Namun, Ujang menilai upaya politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu tidak akan cukup, jika tidak ada solusi yang diambil yang lebih pro kepada warga Wadas hang kontra terhadap penambangan.

"Tak selesai hanya dengan Ganjar datang. (Masalah ini) Akan selesai jika ada solusi dan keadilan," ujarnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini tak menampik jika kasus Kendeng dan Wadas akan terus membayangi Ganjar hingga Pilpres 2024 digelar.

"Itu yang menjadi kritikan publik pada Ganjar. Jika imejnya dekat dengan rakyat kecil, maka kebijakannya pun mesti pro rakyat kecil," tutup Ujang. (Pon)

Baca Juga

Pengamat: Ada Skenario Tak Usung Ganjar agar Anies Tak Maju Pilpres 2024

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Belasan Orang Ikut Terseret Kasus Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece
Indonesia
Belasan Orang Ikut Terseret Kasus Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Kepolisian telah memeriksa belasan saksi terkait dugaan kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece di rutan.

Demokrat Jakarta Distribusikan Bantuan bagi Warga Isolasi Mandiri
Indonesia
Demokrat Jakarta Distribusikan Bantuan bagi Warga Isolasi Mandiri

Bantuan itu berupa sarapan pagi, makan siang dan makan malam. Dia memastikan, Partai Demokrat selalu berkoalisi dengan rakyat.

LBH-HKTI Luncurkan Aplikasi Online Permudah Pengaduan Konflik Agraria
Indonesia
LBH-HKTI Luncurkan Aplikasi Online Permudah Pengaduan Konflik Agraria

LBH-HKTI DKI Jakarta yang baru dilantik dan dikukuhkan meluncurkan aplikasi/platform berbasis mobile untuk menampung dan menerima pengaduan bantuan hukum

Polisi Lakukan Patroli Pasar Pastikan Stok Pangan Aman di Jakarta
Indonesia
Polisi Lakukan Patroli Pasar Pastikan Stok Pangan Aman di Jakarta

Tingginya tingkat konsumsi warga saat bulan Ramadan mesti seiring dengan adanya ketersedediaan pangan dan sembako. Polisi pun melakukan patroli persediaan harga sembako di sejumlah pasar hingga gudang bahan pokok Jakarta Pusat, Senin (4/4).

Harapan Sri Sultan HB X dan Paku Alam terhadap Kepemimpinan Mangkunegara X
Indonesia
Harapan Sri Sultan HB X dan Paku Alam terhadap Kepemimpinan Mangkunegara X

Mangkunegara X wajib ikut menjamin budaya leluhur harus tetap dilestarikan.

Setelah Luhut, Kini Giliran Haris Azhar dan Fatia Kontras Bakal Dimintai Keterangan
Indonesia
Setelah Luhut, Kini Giliran Haris Azhar dan Fatia Kontras Bakal Dimintai Keterangan

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berencana memanggil aktivis Haris Azhar dan anggota Kontras Fatia Maulidiyanti.

Anies: Pemprov DKI Masih Bahas Gelaran Reuni 212 di Monas
Indonesia
Anies: Pemprov DKI Masih Bahas Gelaran Reuni 212 di Monas

Acara Reuni 212 itu masih didiskusikan oleh Pemerintah DKI, apakah nantinya diizinkan atau tidak.

KPK Garap Eks Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri
Indonesia
KPK Garap Eks Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri

Saat ini, Ardian sedang diperiksa oleh penyidik KPK

Pemudik Diminta Waspada Potensi Bencana akibat Hujan
Indonesia
Pemudik Diminta Waspada Potensi Bencana akibat Hujan

Para pemudik diharapkan selalu waspada ketika melewati daerah rawan bencana di Jawa Barat selama periode 29 April - 8 Mei mendatang.

Enam Prosedur yang Tak Bisa Dilakukan Buntut Kebakaran Gedung Cyber
Indonesia
Enam Prosedur yang Tak Bisa Dilakukan Buntut Kebakaran Gedung Cyber

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi