Kasus Suntik Vaksin Kosong, Seorang Vaksinator Terancam 9 Tahun Penjara Konferensi pers terakait kasus suntik vaksin kosong di wilayah Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara. (Foto: MP/Humas Polda Metro Jaya)

MerahPutih.com - Kasus suntik vaksin kosong di wilayah Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya menemukan titik terang. Kepolisian menetapkan vaksinator sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, vaksinator yang menyuntik warga itu merupakan seorang perawat yang juga relawan.

Pelaku berinisial EO sudah ditetapkan jadi tersangka.

Baca Juga:

Masifkan Vaksinasi Merdeka, Kapolda Metro Harap Jakarta Cepat Kembali Bergairah

“Usai dicek berhasil mengamankan EO yaitu tenaga kesehatan yang melakukan penyuntikan sesuai video,” tutur Yusri di Polres Jakarta Utara, Selasa (10/8).

Yusri melanjutkan, saat ini pihaknya masih mendalami motif vaksinator yang tidak menyuntikkan vaksin COVID-19 ke warga itu.

“Kasus ini masih proses ya,” ucap Yusri.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Ancaman hukuman sembilan tahun penjara ya,” pungkasnya.

Oknum perawat EO menangis saat mengakui kelalaiannya dalam kasus suntikan dosis vaksin kosong yang viral di media sosial di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (10/8/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)
Oknum perawat EO menangis saat mengakui kelalaiannya dalam kasus suntikan dosis vaksin kosong yang viral di media sosial di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (10/8/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)

Diberitakan sebelumnya, ramai di media sosial seorang nakes diduga menyuntikkan vaksin kosong ke warga di sentra vaksinasi Sekolah IPEKA Pluit, Jakarta Utara.

Dalam video tersebut, seorang tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada seorang anak. Namun, suntikan itu terlihat kosong.

Baca Juga:

Cakupan Vaksinasi COVID-19 Jabar Baru 17,61 Persen

Dalam unggahan akun Twitter @Irwan2yah, peristiwa itu disebut terjadi di sentra vaksinasi di Sekolah IPK Pluit, Jakarta Utara, pada Jumat (6/8) siang.

"Saya ingin berbagi informasi. Kejadian di Sekolah IPK Pluit Timur. Tgl 6/8/21. Jam 12.30 suntikan vaksinasi, ternyata suntik kosong. Setelah Protes dan cuma kata maaf, akhirnya disuntik kembali. Agar dpt diperhatikan. Sebarkan agar suster tersebut diproses," tulis akun tersebut.

Selanjutnya, polisi menyelidikinya dan terakhir telah memeriksa enam orang saksi. (Knu)

Baca Juga:

DKI Jakarta Naikkan Target Vaksinasi COVID-19 Jadi 11 Juta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Harap Tak Ada Warga Tutupi Kasus COVID-19
Indonesia
Anies Harap Tak Ada Warga Tutupi Kasus COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengharapkan tidak ada warga ibu kota yang menutup-nutupi jika terdapat kasus COVID-19 di lingkungannya.

 Pemprov DKI-Kabupaten Gorontalo Kerja Sama di Bidang Pangan
Indonesia
Jakarta Diperkirakan Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Indonesia
KPK Periksa Pihak Swasta Terkait Kasus Dugaan Korupsi Lahan DKI
Indonesia
KPK Periksa Pihak Swasta Terkait Kasus Dugaan Korupsi Lahan DKI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pihak swasta berinisial SE terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Pemprov DKI di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Harumkan Nama Solo, Gibran Berikan Dana Apresiasi 12 Atlet Binaan PMS
Indonesia
Harumkan Nama Solo, Gibran Berikan Dana Apresiasi 12 Atlet Binaan PMS

Sebanyak 12 atlet asal Solo dari berbagai cabang olahraga telah mencatatkan prestasi. Hal itu mendapatkan perhatian dari Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dengan menyerahkan dana apresiasi kepada atlet tersebut.

KPK Garap 4 Legislator Muara Enim
Indonesia
KPK Garap 4 Legislator Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, Senin (11/10).

Tolak Vaksin COVID-19, Warga Bogor Bakal Dihentikan Bantuan Sosialnya
Indonesia
Tolak Vaksin COVID-19, Warga Bogor Bakal Dihentikan Bantuan Sosialnya

Namun, sanksi tersebut dikecualikan bagi warga yang tidak divaksinasi karena alasan medis

11 Juta Dosis Vaksin Telah Dapat Sertifikat Kualitas BPOM
Indonesia
11 Juta Dosis Vaksin Telah Dapat Sertifikat Kualitas BPOM

Dari pengiriman bulk gelombang pertama, sebanyak 16,5 Juta dosis, seluruh proses filled and finished nya sudah selesai dilakukan di Bio Farma,

Revisi UU ITE Masuk Prolegnas 2021?
Indonesia
Revisi UU ITE Masuk Prolegnas 2021?

Presiden menekankan bahwa penerapan UU ITE harus tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan

KPK Berencana Ajukan Kasasi Atas Putusan Bebas Samin Tan
Indonesia
KPK Berencana Ajukan Kasasi Atas Putusan Bebas Samin Tan

"KPK juga meyakini bahwa terdapat bukti permulaan yang cukup, yang kemudian diperdalam pada proses penyidikan," kata Ali.