Kasus Suap Benur, KPK Dalami Pengumpulan Uang untuk Edhy Prabowo Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) mengenakan baju tahanan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11). ANTARA/Indrianto Eko Suwarso/aww

MerahPutih.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Suharjito, pemilik PT Dua Putra Perkasa dalam kasus suap terkait izin ekspor benih lobster atau benur pada Jumat (8/1) kemarin.

Dalam pemeriksaan itu, penyidik mendalami dugaan pengumpulan uang kepada bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Suharjito merupakan tersangka pemberi suap kepada Edhy Prabowo.

"Penyidik masih mendalami terkait dengan dugaan persiapan dan pengumpulan sejumlah uang yang akan diberikan kepada tersangka EP (Edhy Prabowo) melalui timnya," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Sabtu (9/10).

Baca Juga:

KPK Telisik Penunjukan Tigapilar Agro Utama sebagai Vendor Bansos COVID-19

Pada Jumat kemarin, penyidik juga memeriksa Mohamad Tabroni. Dalam pemeriksaan itu, penyidik mencecar Tabroni soal kartu anjungan tunai mandiri (ATM) yang digunakan Edhy untuk belanja barang mewah di Amerika Serikat.

"Dugaan penitipan kartu ATM milik Tsk AF kepada saksi yang untuk selanjutkan diberikan kepada tsk EP dan nantinya penggunaan kartu ATM tersebut, di antaranya untuk pembelanjaan berbagai barang mewah di Amerika Serikat," ujar Ali.

Menteri KP Edhy Prabowo. (Foto: KKP)
Mantan Menteri KP Edhy Prabowo. (Foto: KKP)

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka. Ketujuh tersangka itu yakni, Edhy Prabowo, tiga staf khusus Edhy, Andreau Pribadi Misanta, Safri serta Amril Mukminin; Siswadi selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo; Ainul Faqih selaku Staf istri Menteri KP; dan Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama.

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp 10,2 miliar dan USD 100 ribu dari Suharjito. Suap tersebut diberikan agar Edhy memberikan izin kepada PT Dua Putra Perkasa Pratama untuk menerima izin sebagai eksportir benur.

Baca Juga:

Indonesia Bakal Rugi Besar Jika Hentikan Ekspor Benih Lobster

Sebagian uang suap tersebut digunakan oleh Edhy dan istrinya Iis Rosyati Dewi untuk belanja barang mewah di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020. Sekitar Rp750 juta digunakan untuk membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton serta baju Old Navy. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Kata Anies Soal 2,7 Juta Warga DKI Belum Divaksin
Indonesia
Ini Kata Anies Soal 2,7 Juta Warga DKI Belum Divaksin

Pemprov DKI menyebut, masih terdapat 2,7 juta warga ber KTP Jakarta yang belum mengikuti vaksinasi.

Kata Kepala BKN Usai Diperiksa Komnas HAM Terkait Polemik TWK
Indonesia
Kata Kepala BKN Usai Diperiksa Komnas HAM Terkait Polemik TWK

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengaku telah menjelaskan perihal peran BKN dalam proses pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK.

Alasan Pemerintah Tidak Ajukan Revisi UU ITE di Prolegnas 2021
Indonesia
Alasan Pemerintah Tidak Ajukan Revisi UU ITE di Prolegnas 2021

"Kebijakan adalah prolegnas dievaluasi per semester maka lihat perkembangan selanjutnya (rencana memasukkan RUU ITE dalam Prolegnas 2021)," ujar Yasonna.

Babak Baru Kasus Penganiayaan Muhammad Kece, Polisi Bakal Gelar Prarekonstruksi
Indonesia
Babak Baru Kasus Penganiayaan Muhammad Kece, Polisi Bakal Gelar Prarekonstruksi

Polisi akan menggelar pra-rekonstruksi kasus penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama Muhammad Kece oleh Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri.

Aktivis Eggi Sudjana Jalani Pemeriksaan Lanjutan dalam Kasus Dugaan Makar
Indonesia
Aktivis Eggi Sudjana Jalani Pemeriksaan Lanjutan dalam Kasus Dugaan Makar

Eggi diketahui dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka

Eks Dirut Sarana Jaya Irit Bicara Usai Diperiksa KPK
Indonesia
Eks Dirut Sarana Jaya Irit Bicara Usai Diperiksa KPK

Yoory merupakan salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini

Begini Tahapan Pengguna Medsos Dapat Penghargaan Badge Awards
Indonesia
Begini Tahapan Pengguna Medsos Dapat Penghargaan Badge Awards

Bareskrim Polri memastikan, program Badge Awards diberikan kepada masyarakat yang dapat memberikan informasi terverifikasi.

Wakil Ketua MPR Desak Polisi Berikan Hukuman Berat bagi Muhammad Kece
Indonesia
Wakil Ketua MPR Desak Polisi Berikan Hukuman Berat bagi Muhammad Kece

Menurut HNW, hukuman berat sangat layak dijatuhkan kepada Muhammad Kece yang telah berulangkali meresahkan umat dengan penistaannya terhadap Agama Islam.

3 Orang Meninggal Ditembak di Cafe, PSBB Jakarta Lemah Penindakan
Indonesia
3 Orang Meninggal Ditembak di Cafe, PSBB Jakarta Lemah Penindakan

Terjadi penembakan oleh Bripka CS pada Kamis (25/2) dini hari di Kafe Raja Murah (RM) Cengkareng. Dalam peristiwa tersebut tiga orang meninggal dunia.

Pemkot Jakpus Klaim Pembuatan Embung Sukses Atasi Banjir
Indonesia
Pemkot Jakpus Klaim Pembuatan Embung Sukses Atasi Banjir

Irwandi juga menyebut program Gerebek Lumpur yang dilakukan sukses untuk menangani banjir.